fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Siapa Saja Target Pasar Hampers dan Parcel serta Karakteristiknya

Target pasar hampers dan parcel 01

Lebaran adalah salah satu momentum untuk mulai berbisnis hampers dan parcel. Meskipun sifatnya musiman, tetapi bila kamu serius menggarapnya, hasilnya lumayan menjanjikan, lho. Salah satu faktor penting agar bisnis kamu berhasil adalah menentukan target pasar hampers dan parcel. Kenapa hal ini penting? Yuk, kita bahas!

Hampers dan Parcel, Apa Bedanya?

Sebelum menggali lebih dalam mengenai target pasar hampers dan parcel, kamu perlu tahu perbedaan istilah hampers dan parcel. Mengutip majoo,id, sebenarnya, jika dilihat dari perlakuan, asal kata, serta artinya dalam bahasa Indonesia, hampers dan parcel tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Namun, dalam bisnis keduanya memiliki persepsi yang sangat jauh berbeda.

Sebagai kata yang baru beberapa tahun terakhir ini digunakan, kata hampers dianggap memiliki kesan yang lebih modern, terutama jika dibandingkan dengan parcel yang sudah digunakannya sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Perbedaan kesan ini kemudian mengarah pada perbedaan citra dari kedua istilah yang sebenarnya merujuk pada hal yang hampir sama.

Hampers yang lebih modern dianggap memiliki citra yang lebih positif, sesuatu yang baru dibanding parcel yang dianggap kuno. Tidak adanya perbedaan penulisan hampers dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, juga membuatnya terasa lebih “keren”. 

Karakteristik hampers sejak awal kemunculannya selalu memperhatikan estetika, yaitu pengemasannya yang cantik, elegan, relatif simpel, dan tidak menggunakan warna-warna mencolok. Berbeda dengan parcel yang cenderung dikemas dengan meriah dan warna-warni cerah. Selain itu, karakteristik parcel identik dengan Lebaran atau hari raya keagamaan lain. Sementara hampers lebih luwes, tak terbatas pada momentum tertentu.

Dalam dunia bisnis, tak jarang sebuah merek dicitrakan dengan istilah asing untuk menaikkan daya jualnya sebagai sebuah peluang bisnis. Pun demikian dengan istilah hampers. Sebagian ahli marketing menyarankan pebisnis untuk menggunakan istilah hampers, untuk menambah nilai jual dari produk yang ditawarkannya. Terutama jika pasar yang ditarget untuk produk tersebut memang berkisar di segmen usia belasan hingga dua puluh-tiga puluh tahun yang mungkin lebih familier dan lebih nyaman dalam menggunakan istilah-istilah dalam bahasa asing. 

Sementara itu, jika kamu menyasar konsumen usia empat puluh-enam puluh tahun dengan demografi dan geografi tertentu, istilah parcel mungkin lebih familier dengan mereka.

Target Pasar: Kenapa Penting?

 Target pasar hampers dan parcel 02Bisnis parcel dan hampers memang cukup menjanjikan. Banyak yang berhasil, tetapi ada juga yang gagal. Salah satunya karena tidak fokus terhadap target pasarnya. Bisa jadi, kamu menyasar target pasar hampers dan parcel untuk kelas menengah, tetapi harga hampers atau parcel-nya tinggi, lebih cocok untuk kelas atas. Lantas, apa sih yang dimaksud dengan target pasar?

Mengutip IDN Times, target pasar adalah sekelompok orang yang menjadi target penjualan produk. Biasanya mereka memiliki karakteristik yang sama, baik dari sisi kebiasaan, umur, hobi, kebutuhan, dan yang lainnya. Singkatnya, target pasar adalah kelompok yang akan dilayani sebagai konsumen.

Sebelum memulai bisnis, amatlah penting untuk menentukan target pasar. Kemudian, setelahnya baru memberikan informasi dan promosi produk pada target pasar yang tepat tersebut. Menurut Awanda Muthia Sari, seorang Affiliate Marketing Specialist, target pasar akan menjadi ujung tombak bisnis dan mencegah pebisnis membuang-buang uang, waktu, dan tenaga untuk menjual ke sembarang orang. Selain itu, target pasar juga akan mengurangi risiko produknya susah laku.

Dalam menetapkan target pasar, kamu perlu terlebih dulu melakukan segmentasi pasar dengan cara mengelompokkan konsumen ke dalam kelompok dengan ciri yang hampir sama. Hal ini penting, karena kamu tidak mampu melayani semua konsumen di pasar, karena beragamnya kebutuhan dan keinginan. Oleh karena itu, kamu perlu mengidentifikasi bagian pasar mana yang akan kamu layani.

Supaya lebih jelas, berikut ini beberapa keuntungan yang akan kamu dapatkan, jika menentukan target pasar sebelum memulai bisnis, seperti dikutip dari Jurnal Entrepreneur.

  • Strategi pemasaran jadi lebih terarah.
  • Lebih mudah mengenal kompetitor dalam segmen yang sama. 
  • Dapat memberikan pelayanan lebih baik pada konsumen.
  • Mengelompokkan budget yang dimiliki secara tepat.
  • Menjadikan bisnismu berada di posisi yang lebih baik.

Menentukan Target Pasar yang Tepat

Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui target pasar hampers dan parcel yang akan kamu jual. Masih mengutip IDN Times, berikut beberapa caranya.

1. Memulai dengan asumsi

Kamu pasti sudah mengenal produk milikmu dan siapa yang membutuhkan. Kemudian, kamu membayangkan kira-kira siapa target pasar yang tepat dari informasi tersebut. Misalnya, hampers atau parcel yang kamu produksi adalah kue khas Lebaran dalam stoples yang unik. Nah, kamu sudah bisa mengira-ngira, target pasar hampers dan parcel produksi kamu adalah wanita dengan profesi ibu rumah tangga atau pekerja kantoran, yang tidak memiliki waktu untuk membuat sendiri kue Lebaran.

2. Mencermati persaingan pasar. 

Saat ini kompetitor di bidang hampers dan parcel sudah sangat banyak. Hampers dan parcel sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian orang saat hari raya. Maka, mengetahui target pasar akan membantu kamu mengetahui kelemahan dan kelebihan produk kompetitor. Sehingga kamu bisa membuat produk yang lebih baik. Kamu dapat mempelajari misalnya harga hampers atau parcel kompetitor, keunikan yang kompetitor miliki, dan cara kompetitor tersebut memasarkan produk hampers atau parcelnya.

3. Menyesuaikan dengan budget

Ada beragam variasi hampers dan parcel di pasaran. Mulai dari makanan, peralatan makan/minum, perlengkapan ibadah, produk kesehatan, hingga barang elektronik. Isi hampers dan parcel tentu saja akan menentukan harga dan sasaran konsumen. 

Oleh karena itu, fokuslah pada target konsumen tertentu, sebelum menentukan isi hampers atau parcel yang akan kamu jual. Misalnya, jika modal yang kamu miliki tidak banyak, sasarlah konsumen menengah ke bawah dengan berfokus pada hampers atau parcel makanan.

4. Menentukan berdasarkan segmentasi

Penentuan target pasar hampers dan parcel juga dapat kamu tentukan berdasarkan beberapa segmentasi berikut.

  • Demografi

Segmentasi ini paling mendasar dan penting. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah produk kamu cocok dengan klasifikasi tersebut. Contohnya, hampers atau parcel berisi tea set, cocok ditujukan untuk perempuan usia tiga puluh-lima puluh tahun yang tinggal di perkotaan.

  • Geografi

Segmentasi ini merupakan pengelompokkan target pasar berdasarkan lokasi atau wilayah, dengan harapan setiap wilayah memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga dapat kamu cocokan dengan karakteristik hampers atau parcel produksi kamu. 

  • Psikografis

Kamu Anda dapat membagi target pasar hampers dan parcel berdasarkan kelas ekonomi, kepribadian, minat, atau preferensi gaya hidup. Melansir dari glints.com, psikografis sering dianggap mirip dengan demografis. Jika dianalogikan, demografi menjelaskan siapa pembeli potensial produk kita, sementara psikografis cenderung menjelaskan mengapa mereka melakukan pembelian

Contoh Target Pasar Hampers dan Parcel

 Target pasar hampers dan parcel 03Dari penjelasan di atas, berikut LummoSHOP beri tahu kamu beberapa contoh sederhana target pasar hampers dan parcel. 

  • Kue kering: Cocok untuk perempuan pekerja kantoran atau ibu rumah tangga usia tiga puluh hingga lima puluh tahun.
  • Hampers/parcel cup cakes atau cheese cake: Cocok untuk mahasiswa atau karyawan muda, usia 20 hingga tiga puluh tahun.
  • Perlengkapan ibadah: Cocok untuk konsumen lintas gender, laki-laki dan perempuan, di wilayah mana saja, terutama usia dua puluh lima tahun ke atas. Kamu bisa juga mengkhususkan pada hampers mukena. Kalau ini tentu saja hanya cocok untuk perempuan Muslimah.
  • Hampers/parcel kopi dengan peralatan barista: Cocok untuk laki-laki usia tiga puluh hingga lima puluh tahun.
  • Hampers/parcel produk skin care: Cocok untuk perempuan dengan usia tergantung jenis skin care yang kamu tawarkan. Misalnya, hampers customized berisi skin care untuk mencegah penuaan dini, cocok untuk konsumen perempuan usia empat puluh hingga lima puluh tahun.
  • Peralatan makan dan minuman: Cocok untuk ibu rumah tangga.
  • Produk kesehatan, misalnya berisi vitamin, madu, hand sanitizer, masker customized, dan lilin aroma terapi. Hampers/parcel ini cocok untuk pria dan wanita, pekerja kantoran usia dua puluh lima hingga empat puluh tahun.
  • Dan, masih banyak lagi ragam hampers dan parcel yang dapat kamu kreasikan, dan sesuaikan dengan target pasar yang kamu sasar.

 

Setelah menyimak paparan di atas, apakah kamu makin tertarik untuk terjun dalam bisnis hampers dan parcel? Kalau ya, yuk, manfaatkan momentum Lebaran kali ini!