fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Spam Broadcasting untuk Bisnis, Yuk Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

spam broadcasting 01

Spam broadcasting merupakan salah satu strategi marketing yang memungkinkan brand mengirim pesan ke konsumen. Di era 4.0, brand menjadi semakin mudah melakukan komunikasi dengan konsumen. Salah satu caranya adalah menggunakan spam broadcasting untuk berbagi informasi, promosi, sosialisasi, bahkan melakukan survei kepada konsumennya.  

Tapi, apa sebenarnya spam broadcasting itu? Apa kelebihan dan kekurangannya bagi bisnis? Benarkah ini menjadi salah satu cara ampuh untuk memenangkan persaingan? Nah, simak paparannya dalam artikel ini ya. 

Apa itu Spam Broadcasting?

Spam broadcasting adalah fitur atau layanan untuk mengiklankan produk atau bisnis tertentu. Penggunanya bahkan bisa memanfaatkan fitur tersebut untuk menyiarkan pesan sosial politik secara secara masif. Istilah ini juga disebut sebagai pesan iklan promosi penjualan atau pesan iklan yang dikirim secara bersamaan. 

Baca juga: Tools Wajib Punya Buat Promosi Jualan Online (lummoshop.co.id)

Spam broadcasting bisa berupa pesan singkat melalui SMS, email hingga komentar-komentar di konten media sosial milik orang lain. Sebagai contoh, konten media sosial milik artis maupun influencer, biasanya akan dengan mudah menjadi sasaran empuk bagi orang yang ingin melakukan spam broadcasting untuk mempromosikan produk atau layanannya.

Berdasarkan jenis medianya, spam broadcasting terbagi menjadi dua yaitu:

  • Pesan broadcast SMS
  • Pesan broadcast email

 

spam broadcasting 02

Kelebihan Spam Broadcasting

Meskipun terkadang keberadaan pesan broadcast mengganggu, tapi sebenarnya bagi pebisnis, pesan broadcast ini juga memiliki kelebihan. Beberapa kelebihannya, seperti:

      1. Menjangkau khalayak yang lebih luas

Baik pesan broadcast melalui email atau SMS, keduanya memiliki kemampuan untuk menjangkau khalayak yang lebih luas. Apalagi saat ini penggunaan ponsel pintar sudah menjadi keseharian masyarakat. Berdasarkan data Statista.com, pengguna ponsel pintar di Indonesia mencapai sekitar 199,2 juta pengguna pada tahun 2021.

Potensi penggunaan spam broadcasting ini sangat besar bagi bisnis atau brand. Kamu dapat dengan mudah menjangkau target audiens yang luas melalui pesan teks atau menggunakan email. Dengan SMS broadcasting, misalnya, kamu dapat menjangkau siapa saja yang memiliki ponsel di seluruh Indonesia hanya dengan satu klik. 

Baca juga: Curi Perhatian Konsumen di Media Sosial dengan Cara Ini (lummoshop.co.id)

Sementara penggunaan email broadcasting juga masih sangat memungkinkan karena saat ini banyak orang yang mengakses email di ponsel mereka. Bila SMS broadcast hanya dapat mengirimkan berupa text, email broadcast lebih kreatif dalam hal penyampaian pesan dengan desain yang atraktif. 

     2. Biaya yang Lebih Terjangkau

Penggunaan spam broadcasting merupakan salah satu opsi marketing yang lebih terjangkau daripada opsi marketing dan periklanan lainnya. Bahkan lebih murah daripada menggunakan iklan media sosial (social media ads). 

SMS broadcast masih menjadi pilihan yang terjangkau, namun berdampak bagus untuk bisnis yang baru mulai. Anggaran untuk memulainya pun tidak besar. Biasanya, patokan tarif untuk SMS broadcast sekitar Rp50 hingga Rp100. Untuk pengiriman dalam jumlah banyak pun masih terasa murah ketimbang beriklan di media konvensional. 

Sedangkan dengan penggunaan email juga akan jauh lebih terjangkau karena ada banyak email marketing tools gratis seperti Mailchimp yang bisa kamu manfaatkan. Atau kalaupun berbayar, harga untuk berlangganan fitur tersebut tiap bulannya masih terjangkau.

     3. Melengkapi Strategi Marketing Lainnya

Kamu tak perlu khawatir menggunakan spam broadcasting akan mengganggu strategi marketing lainnya. SMS dan email broadcast ini bekerja dengan baik dengan jenis marketing lainnya. Kamu bisa menggunakan SMS broadcast bersamaan dengan strategi marketing lainnya untuk mempromosikan bisnis kamu. 

Baca juga: Cara Mulai Bisnis Secara Online (lummoshop.co.id)

Contohnya, kamu bisa menggunakan SMS broadcasting untuk membuat pelanggan mengikuti bisnis kamu di media sosial. Atau kamu juga bisa menawarkan diskon kepada mereka yang membeli produk melalui toko online kamu. 

Melalui SMS broadcasting dan email broadcasting, kamu dapat menikmati lebih banyak keterlibatan konsumen dan mendapatkan pendapatan tinggi sebagai imbalannya. Dan semua ini memungkinkan dengan cara yang sederhana dan terjangkau

Kekurangan Spam Broadcasting

Terlepas dari kelebihan spam broadcasting, ada baiknya kita juga membahas tentang kekurangannya. Hal ini untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang salah satu cara marketing ini. Berikut kekurangan dari spam broadcasting:

      1. Konsumen Cenderung Mengabaikan

Biasanya orang akan cenderung mengabaikan pesan broadcast. Bahkan tak jarang orang merespons secara negatif pesan broadcast yang tidak diinginkan. Untuk pesan broadcast email atau email marketing, terdapat fitur unsubscribe yang memungkinkan penerima berhenti menerima email dari brand atau bisnis. 

Sedangkan pesan broadcast SMS juga memungkinkan pengguna memblokir nomor brand atau bisnis yang mengirimkan pesan. Oleh sebab itu pastikan kamu memiliki izin untuk mengirim pesan teks atau email marketing serta mematuhi aturan privasi dan perlindungan data. Hal ini wajar saja, mengingat orang semakin berhati-hati menanggapi spam broadcasting karena meningkatnya penipuan melalui SMS maupun email.

Baca juga: Meningkatkan Kepercayaan Konsumen (lummoshop.co.id)

     2. Seperti Spam

Sesuai dengan namanya, spam broadcasting akan mengganggu dan terasa seperti spam bila brand atau bisnis mengirim terlalu banyak pesan. SMS broadcast atau pun email broadcast memang terlalu mudah untuk dianggap sebagai spam. Jadi jangan pernah membombardir konsumen dengan pesan broadcast yang terlalu sering. 

      3. Berpotensi Merusak Reputasi Bisnis

Sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. Demikian juga mengirimkan pesan broadcast setiap hari, atau bahkan sehari 2 hingga 3 kali sangatlah mengganggu penerima yang menjadi target market kamu. Alih-alih membuat mereka tertarik dengan produk atau layanan kamu, justru membuat mereka enggan berurusan dengan bisnis kamu. Apalagi kalau sampai membuat penerima pesan menganggap bisnis kamu buruk karena menghujani mereka dengan pesan broadcast

 

spam broadcasting 03

Tips untuk Bisnis

Menimbang kelebihan dan kekurangan spam broadcasting sebagaimana bahasan sebelumnya, maka ada sejumlah hal yang sebaiknya kamu tahu sebelum terjun membuat spam broadcasting ini. 

     1. Gunakan bahasa yang sederhana 

Dalam membuat pesan broadcast, buatlah dengan bahasa yang sederhana dan pastikan pesannya tersampaikan dengan jelas. Hindari jumlah tautan atau gambar yang terlalu berlebihan. Selain itu, hindari juga terlalu banyak teks yang cetak tebal, digarisbawahi atau multi warna. 

      2. Buat konten yang menarik dan atraktif

Buatlah konten promosi yang autentik, tidak plagiat, menarik, serta tidak misleading yang berpotensi membuat penerima mengalami kebingungan. Sertakan juga call-to-action yang jelas dalam pesan broadcast tersebut. 

Baca juga: Manfaat dan Tips Praktis Konten Marketing Bagi Bisnis (lummoshop.co.id)

      3. Hindari lampiran

Kalau kamu mempunyai database ratusan kontak, hindari mengirimkan pesan broadcast dengan lampiran apapun. Pasalnya, pada email marketing, pesan dengan lampiran akan mendapatkan bendera merah dan dianggap sebagai spam. 

     4. Temukan frekuensi pengiriman

Alasan nomor satu orang berhenti berlangganan pesan broadcast adalah karena mereka merasa terganggu dengan seringnya menerima pesan. Praktik terbaik untuk menjalankan pesan broadcast adalah maksimum satu pesan broadcast per minggu. Lebih dari itu, biasanya berisiko lebih tinggi orang memblokir Anda atau berhenti berlangganan. Anda harus menemukan apa yang terbaik untuk Anda.

Demikianlah pembahasan seputar spam broadcasting mulai dari definisi, kelebihan, kekurangan dan tips membuat spam broadcast. Semoga artikel ini bisa memberikan pencerahan untuk strategi bisnis atau brand kamu. 

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP