fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Stock Opname: Pengertian, Tujuan, dan Manfaatnya untuk Bisnis

Stock Opname

Sebagai pemilik bisnis, kamu pasti ingin memastikan secara berkala bahwa jumlah barang yang tersedia sama dengan yang tercatat. Jika sampai ada selisih, kamu biasanya akan langsung menelusuri dan mencari apa penyebabnya. Kegiatan “cross check” tersebut dalam akuntansi adalah stock opname.

Pentingkah kegiatan tersebut? Jelas. Coba bayangkan ketika ada konsumen yang ingin membeli produkmu, tapi ternyata stoknya kosong. Padahal menurut catatan, stok barang harusnya masih ada. Kamu menyesal karena tidak pernah mengecek antara catatan dan jumlahnya secara nyata.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Pahami stock opname, maka bisnismu akan “selamat”, begitu katanya.

Pengertian Stock Opname

Stock opname adalah kegiatan menghitung barang di gudang atau yang ada dalam bisnis, kemudian membandingkan atau mencocokkannya dengan yang ada dalam catatan. Penghitungan yang kamu lakukan tidak hanya untuk barang dagangan saja, melainkan juga semua barang-barang inventaris. Intinya, kamu melakukan cross check, apakah jumlahnya sudah sama? Jika sudah, berarti tidak ada masalah. Namun jika tidak sama, berarti ada sesuatu yang harus kamu selidiki lebih lanjut. Ada yang mencuri barangmu, ada yang merusaknya, dan mengalami penyusutan karena terlalu lama kamu simpan di gudang adalah beberapa contoh penyebab terjadinya ketidaksamaan.

Tujuan Stock Opname

Kegiatan stock opname ini sejatinya tidak semata-mata menghitung fisik untuk mencocokkan jumlahnya saja, melainkan memiliki beberapa tujuan krusial yang sangat berpengaruh pada perjalanan bisnismu.Tujuan itu adalah:

  1. Mengetahui informasi yang benar atas jumlah barang-barang

Kamu tak boleh hanya main percaya-percaya saja dengan catatan barang-barang dalam bisnismu sebelum membuktikannya sendiri bahwa jumlahnya memang benar sama. Untuk itulah, secara berkala kamu harus menghitungnya melalui kegiatan stock opname.

  1. Membuat strategi yang lebih tepat di masa depan

Saat stock opname, kamu akan menemui beragam kondisi mulai dari barang rusak, hilang, kekurangan, hingga kelebihan stok. Hal-hal tersebut bisa menjadi bahan evaluasi / alat kontrol untuk membuat strategi yang lebih tepat lagi di masa depan. Misalnya, kamu tak lagi menimbun terlalu banyak barang dagang daripada bersisa banyak atau kamu tak lagi menyimpan barang-barang tersebut di tempat tersembunyi daripada rusak.

  1. Mendapatkan nilai Harga Pokok Penjualan atau HPP

Mendapatkan nilai Harga Pokok Penjualan berguna dalam menghitung laba / rugi bisnismu. Untuk menghitung HPP, kamu membutuhkan informasi keuangan terkait persediaan awal, total pembelian, dan persediaan akhir secara akurat.

Tiga poin di atas menekankan betapa pentingnya stock opname. Kegiatan tersebut tak bisa dilewatkan hanya karena kamu sudah punya catatan.

Stock Opname

Waktu yang Tepat untuk Stock Opname

Selanjutnya adalah waktu yang tepat untuk melakukan stock opname. Sebenarnya, tidak ada keharusan stock opname di waktu-waktu tertentu. Semuanya kembali pada kebijakan masing-masing pebisnis. Kamu bisa melakukannya per tiga bulan sekali, per empat bulan sekali, per semester, atau bahkan satu tahun sekali. Semua terserah padamu. Hanya saja, yang perlu kamu tahu dan pertimbangkan adalah kegiatan tersebut butuh waktu sedikit lebih lama. Kamu harus menyisihkan waktu untuk menghitung dengan detail dan menyeluruh. Kamu butuh konsentrasi serta ketelitian yang tinggi agar tak sampai bekerja dua kali.

Untuk melakukan stock opname kamu harus membuat waktu seolah berhenti. Ya, seperti itu ibaratnya. Dengan kata lain, kamu harus menyetop pergerakan barang-barang dalam bisnismu agar data yang kamu dapat nantinya benar-benar akurat. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah langkah-langkahnya:

  1. Tentukan waktunya, misalnya hari libur saat toko tutup (tidak ada konsumen) sehingga asumsinya adalah barang tidak keluar masuk. Kamu pun tidak kehilangan kesempatan penjualan karena memang melakukan kegiatan tersebut di hari saat toko sedang sepi / tutup.
  2. Jika bisnismu masih berskala kecil, stock opname bisa kamu lakukan secara manual (hitung kemudian catat di kertas atau Excel). Namun jika bisnismu berskala besar, kamu bisa menggunakan bantuan barcode atau aplikasi untuk memudahkan.
  3. Pisahkan barang-barang yang kondisinya masih baik, sedikit rusak, dan rusak berat untuk mendapatkan perlakukan serta treatment yang berbeda.
  4. Untuk mencegah perhitungan ganda, kamu bisa menandai barang-barang yang sudah kamu hitung.
  5. Jika kamu membutuhkan bantuan, pilihlah staf atau karyawan yang bisa kamu percaya untuk melakukan stock opname untuk meminimalisir fraud atau kecurangan.

Langkah-langkah di atas sejatinya tidak terlalu sulit, bukan? Yang paling kamu perlukan adalah mengalokasikan waktu. Namun, mengingat manfaat stock opname ini nyata, maka kamu harus banget menyisihkan waktu untuk hal tersebut.

Pentingnya Stock Opname bagi Perusahaan

Kegiatan stock opname atau perhitungan stok produk bagi bisnis merupakan hal penting yang wajib dilakukan. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa stock opname penting bagi bisnis :

  • Kegiatan perhitungan stok mampu meningkatkan akurasi pesanan terhadap stok suatu produk.
  • Membantu mengatur gudang dengan baik sehingga lebih tertata dan memudahkan untuk mencari stok yang dibutuhkan.
  • Menghemat waktu dan biaya karena akurasi data lebih terpercaya dan tidak perlu melakukan perhitungan ulang.
  • Meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan karena didukung oleh teknologi barcode scanner ataupun software.
  • Kegiatan perhitungan yang rutin akan meningkatkan repeat order karena pelayanan cenderung cepat dan tepat waktu.

5 Manfaat Stock Opname untuk Bisnis

Sebagaimana yang sudah artikel ini singgung, stock opname sejatinya sangat bermanfaat untuk kelangsungan bisnis. Jika kamu ingin menjabarkannya, beberapa poin di bawah ini adalah jawabannya.

  1. Menganalisa ketersediaan barang dagang

Misalnya, ternyata stok produk A menipis meskipun harganya mahal sedangkan produk B masih banyak meskipun harganya murah. Atau, stok produk C melimpah padahal promosi yang kamu lakukan sudah sangat gencar. Nah, dari tiga contoh kondisi tersebut saja, kamu sudah bisa mencari sebabnya mengapa bisa demikian dan apa yang harus kamu lakukan.

  1. Mengetahui adanya fraud atau tidak

Ada kalanya jumlah barang di catatan dan di kenyataan bisa jauh berbeda. Tahukah bahwa bisa jadi hal tersebut mengindikasikan kecurangan, salah satu pegawaimu mengambil barang di gudang misalnya. Dengan adanya stock opname atau pengecekan secara rutin, hal-hal semacam itu bisa diminimalisir. “Enggak mau ngutil deh, takut ketahuan saat penghitungan barang nanti”. Komentar tersebut tak akan keluar jika kamu tak pernah melakukan kegiatan pengecekan barang.

Stock Opname

  1. Respon cepat jika terjadi sesuatu

Bayangkan jika kamu tak pernah melakukan pengecekan, kemudian saat kamu butuh karena ada konsumen yang membeli barangmu, kamu baru tahu bahwa tak ada satu pun barang di gudang yang layak jual. Semuanya sudah termakan tikus dan rayap, misalnya. Pastinya, kamu sebagai pebisnis akan rugi. Tidak hanya itu, konsumen bisa tidak percaya lagi padamu. Nah, dengan adanya pengecekan barang secara berkala, hal-hal tersebut bisa kamu hindari. Ketika kamu menemukan kondisi fisik barang tak sesuai dengan harapan misalnya, kamu bisa segera mengambil tindakan.

  1. Kualitas produk bisa terkontrol

Berkaitan dengan poin-poin sebelumnya, karena kamu melakukan pengecekkan secara berkala, maka sudah pasti kualitas produk bisa dengan mudah kamu kontrol. Tentu saja, hal tersebut akan memengaruhi bisnismu, konsumen makin percaya padamu.

  1. Kamu bisa menghindari penyimpanan barang terlalu lama

Ketika jarang mengecek, kamu bisa lupa bahwa ternyata di gudangmu masih ada barang A B C D E F G. Tahu-tahu, ada bau tidak sedap, misalnya. Barang yang jarang kamu “tengok” ibarat keluarga yang anak yang tidak kamu rawat. Tahu-tahu sudah besar. Tahu-tahu begini, begitu, atau melakukan hal-hal yang membuat syok. Barang pun demikian. Dengan mengeceknya secara berkala, kamu jadi hafal barang apa saja yang masih ada di gudang dan bagaimana agar mereka bisa terserap di pasaran. Sehingga, tak ada lagi istilah lupa kalau punya barang ini dan itu.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Kesimpulan

Setelah membaca artikel ini, tidak berlebihan jika kamu bilang stock opname memengaruhi kelangsungan hidup bisnismu. Merawat barang-barangmu berarti merawat bisnismu. Memperlakukan mereka dengan baik berarti memperlakukan konsumen juga dengan cara yang sama. Jika konsumen bahagia karena barang-barangmu terjaga kualitasnya, yang senang kamu juga, kan. Jangan malas melakukan pengecekkan secara berkala, ya.

Baca juga artikel terkait lainnya :

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP