fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Strategi Bisnis Spesial Bulan Ramadan, Ikuti 9 Tips Ini

strategi bisnis spesial ramadan 01

Strategi Bisnis Spesial Bulan Ramadan, Ikuti 9 Tips Ini

Pebisnis lumrah meluncurkan program-program promosi spesial saat Ramadan, memunculkan situasi persaingan sangat ketat. Semua pemain berlomba-lomba mempersiapkan strategi bisnis spesial Bulan Ramadan yang terbaik untuk memperebutkan cuan.

Ramadan merupakan momen penting bagi para pebisnis untuk menaikkan omzet dan laba penjualan. Kalangan marketer mengenal periode itu sebagai salah satu peak season yang menjanjikan keuntungan besar karena permintaan melonjak. Perilaku konsumsi masyarakat cenderung meningkat dan sifat konsumerisme biasanya lebih terpacu, misal pembelian makanan, pakaian dan kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Selaku pebisnis muda penuh semangat, kamu sudah menyiapkan strategi apa aja untuk menghadapi persaingan ketat saat Ramadan? Simak 9 tips strategi bisnis saat Ramadan ini dan raih keuntungan menjanjikan selama bulan yang penuh berkah.

  1. Mainkan Sales Promo yang Efektif dan Kreatif

Sudah menjadi kebiasaan di kalangan pebisnis, orang menjalankan strategi bisnis Ramadan lewat sales gede-gedean untuk menggaet konsumen. Beberapa di antaranya, diskon 70%, obral, bonus, buy 2 get 3, voucher belanja dan lain-lain.

Diskon memang ampuh untuk merayu konsumen, tapi sebaiknya kamu memainkan beragam tools sales promotion secara efektif dan kreatif. Tanpa perencanaan yang matang, program Ramadan kamu hanya akan menghabiskan anggaran tanpa hasil yang memuaskan.

  1. Bikin Promosi Berjangka Waktu 

Tips nomor 1 bukan berarti larangan untuk menggelar program promosi Ramadan dengan harga miring, ya. Menggelar promosi spesial Ramadan atau promosi Lebaran sebagai strategi bisnis merupakan hakmu sebagai pebisnis. Namun sebaiknya, kamu menentukan jangka waktunya agar tidak terlalu cepat maupun  terlalu lambat. Lantaran demikian, kamu dapat mengganti program promosi setiap pekan. Tujuannya agar konsumen segera melakukan closing karena takut ketinggalan.

  1. Bikin Program Bundling

Ini salah satu strategi bisnis bulan Ramadan yang efektif untuk meningkatkan penjualan sekaligus menarik traffic jualan produk yang selama ini slow moving.

Buatlah paket bundling dengan menggabungkan dua produk atau lebih menjadi satu kemasan dengan harga lebih murah. Bentuk lainnya, berikan bonus berupa produk yang tidak ada hubungannya dengan momen Lebaran. Dengan demikian, semua produk bisa sama-sama laku. Untuk menarik lebih banyak konsumen, tegaskan kalau paket tersebut hanya berlaku selama Ramadan.

  1. Keluarkan Produk Edisi Khusus Ramadan

Momen Ramadan perlu kamu manfaatkan sebaik dan sekreatif mungkin dalam menentukan pilihan produk yang akan menarik perhatian konsumen. Seumpama budget-nya memungkinkan, cobalah keluarkan produk spesial edisi Ramadan dengan edisi terbatas.

Misal, kamu yang berbisnis fashion, dapat merilis aneka gamis dan baju muslim terbaru edisi couple-ibu dan anak-. Taruh pemikat, seperti stok produk itu terbatas supaya konsumen makin tertarik untuk segera closing.

 

strategi bisnis spesial ramadan 02     5. Touch Their Heart

Puasa Ramadan dan mudik Lebaran merupakan tradisi tahunan yang sangat emosional bagi umat muslim. Menurut konsultan marketing Yuswohady, periode ini adalah moment of truth yang membawa kesan mendalam, alhasil brand akan gampang masuk ke hati konsumen. Oleh karena itu, kamu bisa menyentuh hati mereka lewat program-program promosi yang emosional dan menyentuh.

Ingat brand obat maag yang dari tahun ke tahun konsisten memberikan tips-tips agar konsumen lancar menjalankan puasa? Kamu bisa mencontohnya dengan memberikan tips-tips kesehatan dan hal lain terkait bulan Ramadan. Andai kata berkecimpung dalam bisnis fashion, kamu bisa memberikan tips busana sekeluarga yang selaras dalam menyambut Lebaran nanti.

6. Buat Konten Menarik di Media Sosial

Nah, masih terkait dengan upaya menyentuh hati konsumen, kamu juga bisa melakukannya melalui media sosial. Bagaimana pun juga, penggunaan media sosial di zaman serba digital sekarang merupakan strategi bisnis yang sangat penting, mengingat hampir semua orang menggunakannya.

Manfaatkan media sosial sebagai strategi bisnis bulan Ramadan, agar kamu tetap terhubung dengan calon konsumen. Buat konten menarik selama Ramadan dan memaksimalkan ide konten untuk menjangkau lebih banyak konsumen -agar mereka kenal produkmu lebih dalam-.

Misal, bagi kamu yang berbisnis kuliner, membuat konten tentang menu spesial untuk sahur dan buka puasa. Seumpama berjualan mukena, kamu dapat membuat konten edukasi tentang jenis-jenis material kain yang nyaman untuk tarawih. Di situ kamu bisa ‘mencuri momen’ dengan memasukkan konten terkait jualanmu.

Informasikan semua hal terkait produk, sampai promosi yang sedang berjalan. Intinya, membuat konten yang relevan dengan momen bulan puasa dan target market-mu. Hal itu sangat penting bagi kamu untuk memahami kebutuhan konsumen. Satu hal penting saat melakukan strategi digital online, demi menjaga kondusivitas bisnis, jangan lupa untuk selalu fast response terhadap konsumen, ya.

7. Temukan Prime Time untuk Promosi

Ramadan akan mengubah keseharian orang-orang yang menjalani puasa. Tak hanya kebiasaan makan dan minum, tapi juga pola tidur dan kebiasaan dalam mengakses smartphone.

Cobalah mengamati, pola keaktifan pengguna media sosial dan berinternet akan mengalami perubahan selama bulan suci tersebut. Biasanya, pada hari biasa, konsumen mengakses media sosial pada siang -saat jam makan dan istirahat-. Sementara itu, pada Ramadan, keaktifan pengguna media sosial bertambah dengan sore menjelang jam buka puasa dan saat sahur mendekati azan subuh. Itulah waktu yang sangat tepat untuk membagikan konten-konten atau promosi di media sosial.

8.  Help Customer, Berikan Layanan Pesan Antar

Help customer, perlihatkan bahwa kamu tidak hanya peduli isi dompet mereka, tapi turut memahami kebutuhan dan berusaha memberikan solusi. Kalau biasanya kamu hanya melayani konsumen di jam kerja, cobalah tambah jam layanan di waktu yang tepat. Contoh, menjelang waktu sahur dan setelahnya, juga waktu menjelang buka puasa. Kesempatan ini juga menjadi momentum bagus untuk lebih mendekatkan diri dengan konsumen.

Apalagi di masa pandemi ini, kebanyakan orang cenderung enggan untuk membeli barang langsung ke toko. Bakal sangat membantu ketika kamu menawarkan layanan pesan antar. Selain menjaga jarak dari banyak orang, layanan pesan antar juga akan menghemat waktu beserta tenaga mereka saat perut lapar.

Perihal itu, kamu bisa menjalin kerja sama dengan bisnis lain yang mendukung penjualan produk kamu, misal jasa ekspedisi atau ojek online. Agar lebih menarik, sediakan promosi khusus sebagai strategi bisnis bulan Ramadan, seperti dengan penawaran diskon ongkos kirim untuk pembelian nominal tertentu.

  1. Perhatikan Keamanan Stok dan Waktu Tunggu

Sebagai antisipasi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi pada bulan puasa, kamu pun mesti memikirkan strategi bisnis Ramadan yang berbeda dengan kondisi biasa. Selain pemasaran lebih gencar, perhatikan juga batas aman stok barang (safety stock) dan waktu tunggu (lead time).

Dua komponen tersebut bisa jadi masih aman di awal Ramadan karena transportasi cenderung masih stabil dan tidak terlalu padat. Namun, mendekati Lebaran, biasanya arus transportasi akan lebih padat dan ramai. Oleh karena itu, kamu perlu betul-betul memperhatikan kondisi stok dan waktu tunggu sesuai keperluan agar bisnismu tetap berjalan lancar sebagaimana target.

Coba terapkan 9 tips di atas untuk menciptakan interaksi yang lebih menarik dengan para konsumenmu di bulan Ramadhan, agar mereka tertarik melakukan pembelian. Siap?

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP