fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Strategi Digital Marketing yang Efektif untuk Bisnis Mainan Anak

bisnis mainan anak

Setelah mengalami masa suram akibat pandemi Covid-19, bisnis mainan anak mulai menunjukkan kurva positif di tahun 2021 kemarin. Order mulai berdatangan, terutama dengan mulai pulihnya demand online dari luar negeri karena stok mereka mulai menipis.  Data Kementerian Perindustrian mencatat, pengapalan mainan anak tembus nilai USD343 juta per Desember 2021. 

Dalam kondisi normal, jualan mainan anak masih sangat menjanjikan. Kalaupun kamu main di pasar lokal, pasarnya masih sangat besar.  Populasi anak di Indonesia yang mencapai 85 juta jiwa, dan mereka punya kecenderungan mudah bosan sehingga perlu mainan baru. 

Lantas, berapa modal yang dibutuhkan untuk mulai jualan mainan anak? Jenis mainan anak apa yang menguntungkan? Bagaimana strategi jualan mainan anak online secara direct to consumer (D2C) yang bisa untung besar? Simak artikel ini sampai habis. 

  • Kelebihan Jualan Mainan Anak

Selain potensi pasarnya yang menjanjikan, keuntungan jualan mainan anak secara online adalah modal yang dibutuhkan relatif tidak terlalu besar. Dengan rupiah di bawah Rp10 juta saja, kamu sudah bisa jualan mainan anak. Bahkan sejumlah marketplace menyediakan paket usaha mainan anak dengan modal ratusan ribu saja.

Bisnis mainan anak memiliki pangsa pasar yang luas. Usia, jenis kelamin dan kategori mainan menjadi pasar sendiri-sendiri. Bahkan kalau jeli, toko online kamu bisa dikembangkan sekaligus menjadi penyewaan mainan anak. 

Jualan mainan anak tak mengenal istilah kadaluarsa, sehingga risiko kerugian sangat kecil jika dibanding dengan usaha makanan.  Ada banyak jenis mainan anak yang akan tetap laku dijual di pasaran. Namun, untuk itu perlu strategi pemasaran yang tepat. 

Jika kamu tertarik jualan jenis-jenis mainan dan hobi secara direct-to-customer (D2C), kamu bisa bergabung dengan LummoSHOP. Tak perlu pusing membuat toko online, karena masing-masing merchant akan disediakan web sendiri. 

  • Jenis Mainan Anak 

Sebagai pebisnis, kamu harus selalu update tren mainan anak. Saat pandemi, jenis mainan anak yang diminati pasar lokal adalah mainan edukasi dan mainan keluarga.  Mainan semacam ular tangga dan monopoli diminati untuk mengisi waktu luang. 

Puzzle, balok kayu, kartu alfabet, atau lego adalah beberapa contoh mainan edukasi yang bisa  membantu anak mengenal hal-hal baru dengan cara menyenangkan. Mainan edukasi juga membantu perkembangan anak, baik kemampuan motorik, sensorik maupun verbal. 

Boneka menjadi jenis mainan anak yang tak pernah sepi peminat, khususnya anak perempuan. Usaha ini bisa kamu jalankan dengan sistem reseller atau dropship. Saat ini juga tersedia paket usaha boneka second import. Di salah satu marketplace tersedia paket dengan harga Rp5.950.000 untuk satu bal isi kurang lebih 200 boneka campur stok sisa ekspor, display, preloved dari luar negeri. Hitung saja potensi marginnya, jika kamu bisa jualan online dengan harga Rp35-50 ribu/pc.

Ada juga mainan anak yang dijual rentengan dengan harga seragam seperti serba Rp 5000 atau Rp10.000, seperti aksesoris kuncir rambut, gantungan kunci, jepitan dan sebagainya. Untuk mendapatkan harga grosir caranya mudah. Pada beberapa marketplace tersedia paket usaha mainan rentengan dengan harga mulai dari Rp30.000, mendapat mainan 50 unit, sehingga jika dijual seharga Rp 1000/pc kamu sudah untung.  

Beberapa mainan tradisional seperti congklak, bekel, layang-layang atau kelereng masih diminati. Asal dibarengi dengan strategi yang baik, mainan ini bisa laku di semua musim. 

Kolam portable termasuk mainan yang banyak peminat, khususnya bagi mereka yang masih memiliki anak balita. Kolam portable ini tidak hanya bisa diisi air lho, tapi bisa pula diisi bola atau balon.

bisnis mainan anak

  • Tips Memulai Jualan Mainan Anak 

Berikut tips sukses untuk kamu yang ingin jualan mainan anak secara direct to consumer (D2C) 

    • Lokasi strategis. Lokasi yang strategis, dekat dengan keramaian, misalnya di pasar, dekat stasiun, sekolah, atau di sekitar perumahan akan membuat bisnis mainan anakmu kian moncer. Jika kesulitan menemukan lokasi yang pas, kamu bisa jualan online. Dengan cara ini kamu tak perlu mengeluarkan biaya sewa dan operasional.

    • Tentukan jenis mainan. Sebelum memilih kategori mainan anak yang bakal dijual, tentukan dulu target yang disasar. Sebab, rentang usia mempengaruhi jenis mainan yang cocok untuk anak-anak di usia tersebut.

    • Cari supplier yang tepat. Banyak keuntungan yang bisa kamu dapat dengan membeli mainan melalui supplier. Salah satunya mendapat harga jauh di bawah pasaran. Dengan demikian kamu bisa menjual dengan harga bersaing.  Namun harus diingat, turun harga bukan berarti kamu harus mengorbankan kualitas atau malah rugi. Jadi pintar-pintarlah menghitung margin keuntungan. Agar dapat menjual harga murah, manfaatkan pembelian secara grosir atau sale dari distributor yang biasa dilakukan pada waktu tertentu.

    • Perhatikan momen. Manfaatkan momen lebaran, akhir tahun, dan libur kenaikan kelas. Kamu harus peka dengan momen-momen seperti ini. Terapkan strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan di luar momen-momen tersebut. Misalnya dengan membuat promo diskon, harga bundling, atau cuci gudang agar penjualan tetap stabil.

    • Rutin evaluasi jenis mainan. Agar toko kamu selalu ramai pengunjung, lakukan evaluasi jenis mainan secara berkala. Aktivitas ini bisa membantu kamu mengetahui jenis mainan anak yang diminati dan mainan yang kurang diminati. Segera lepas mainan yang kurang diminati dengan memberikan diskon besar agar gudang kamu tidak penuh dengan tumpukan mainan. Evaluasi rutin juga akan melancarkan perputaran uang.

    • Layanan terbaik.  Agar bisnis jualan mainan anak kamu punya nilai lebih, berikan pelayanan yang beda. Misalnya, layanan antar yang siap mengantar sampai alamat konsumen. Tapi, untuk layanan ini tetap perhatikan juga batas minimal pengiriman. Perhatikan juga kapasitas toko, agar kamu tetap cuan.

    • Strategi pemasaran. Bisnis mainan anak tidak akan bisa berjalan jika tidak disertai strategi pemasaran yang baik. Sebagus apa pun toko mainan yang kamu miliki, akan sepi pengunjung bila tidak ada promosi. 

Promosi mainan anak sebenarnya tak terlalu sulit. Cukup mendatangi tempat yang banyak dikunjungi anak-anak. Tentu alat promosi seperti pamflet, poster, spanduk, juga promo di media sosial tetap dibutuhkan. 

Promosi mainan anak harus sesuai dengan umur anak.  Ragam kartun, karakter lucu bisa membangkitkan minat anak untuk membeli jualan kamu. Trik berpromosi dengan buy 2 get 1 bisa ditempuh untuk mendongkrak penjualan. Begitu juga diskon, bebas ongkos kirim, dan bonus.

bisnis mainan anak

  • Catat ini, orang tua = decision maker pembelian mainan anak

Bisnis yang menyasar anak-anak harus memperhatikan peran orang tua karena merekalah yang punya kuasa dalam mengambil keputusan pembelian. Karena itu, selalu perhatikan kriteria produk yang memenuhi kebutuhan anak-anak sesuai persepsi orang tua dengan beberapa kriteria di bawah ini. 

    • Tampilan Menarik dan Aman. Menarik lebih mengacu pada anak sebagai calon konsumen. Warna, bentuk, kemasan, hingga pernak-pernik layanan menjadi hal yang sangat penting untuk menarik minat anak-anak. Warna-warna cerah, dan karakter yang sangat akrab bagi anak-anak misalnya karakter tokoh kartun akan menjadi daya tarik tersendiri.

Mungkin anak tak memperhatikan kualitas bahan, tetapi bagi orang tua ini sangat penting. Karena itu, perhatikan betul bahan atau material yang digunakan. Penggunaan bahan yang berkualitas dan aman akan menarik kepercayaan konsumen di masa datang. 

Mainan dengan bentuk menarik, tidak berbahaya, tidak memiliki sisi yang tajam, tidak mudah tertelan, tidak mudah terbakar menjadi aspek penting terutama untuk mainan bagi anak usia 3 tahun ke bawah.

Di Indonesia sudah ada standar nasional Indonesia yang memberi sertifikasi setiap produk yang dipasarkan termasuk mainan anak. Makin banyak orang tua yang sadar dengan sertifikat SNI ini.

    • Nilai Edukasi. Mainan anak dengan unsur edukasi yang bisa digunakan untuk bermain dan belajar, masih jarang dijumpai. Orang tua akan senang jika anak mereka mendapat pengetahuan tambahan. Demikian juga anak-anak akan tertarik, karena ada hal lain yang bisa mereka ketahui.

Tambahan kata-kata edukatif saat promosi mainan jualan kamu. Contohnya: mainan anak edukatif, Lego, mengasah kecerdasan anak Anda, akan mampu menarik minat orang tua. 

    • Demo dengan Video. Bagi kamu yang jualan mainan anak secara online, selain foto perlu juga menampilkan video. Hal ini terutama untuk mainan yang harus dioperasikan seperti robot, mobil-mobilan dan sebagainya. Video ini, selain akan memudahkan anak mengoperasikan juga akan membuat anak tertarik.   

Bagaimana, siap berenang di kolam bisnis mainan anak? Selamat bermain, dan semoga sukses!  

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP