fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Strategi Menggaet Niche Market ala Me Time Fresh

Niche market

Menjalankan bisnis dengan niche market (segmentasi pasar) yang terbatas membuat Diah Kusuma Dewi, selaku pemilik produk minuman Me Time Fresh yang menjual plant based meals, harus memutar otak untuk menjangkau para pelanggannya. Apalagi produk yang memiliki masa ketahanan tidak sampai 48 jam menjadi tantangan lain yang harus Diah hadapi.

Walau ada banyak kendala, Diah tidak lantas menjadikan kendala tersebut sebagai hambatan. Ia justru bisa bertahan dan mampu menjual produknya hingga saat ini. Terhitung sudah puluhan ribu pelanggan yang berhasil ia kumpulkan sejak tahun 2017 saat ia pertama kali merintis bisnis yang ia bangun bersama suaminya. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Menjalankan bisnis dengan penuh percaya diri, Diah berbagi tips dan trik kepada LummoSHOP mengenai cara agar bisa menggaet pasar (niche market) yang sebagian orang anggap susah untuk digapai. Kira-kira apa saja strateginya? Yuk, cari tahu melalui ulasan lengkap di bawah ini! 

Tentang Me Time Fresh, Produk Susu Nabati yang Menyehatkan

Berawal dari hobinya yang gemar mengkonsumsi makanan tinggi kalori, Diah menyadari bahwa kebiasaannya tersebut dapat membawa pengaruh buruk pada kesehatannya. Demi mengurangi asupan makanan tinggi kalori, Diah berusaha mencari produk rendah kalori berbahan dasar nabati (plant based meals) yang dapat ia jadikan sebagai camilan pengganti. 

Akan tetapi, tidak mudah baginya dalam mencari produk tersebut. Tahun 2017, saat belum banyak masyarakat yang peduli dengan kesehatan membuat pencarian produk minuman berbahan dasar protein nabati tak kunjung ia temukan. Kalau pun ada, harganya cukup mahal. 

Berangkat dari masalah tersebut, Diah memutuskan untuk membuat minuman sehat berbahan dasar protein nabati racikannya sendiri. Melihat adanya peluang dari produk buatannya, Diah bersama suami berpikiran untuk mencoba memasarkan produknya melalui media sosial

Tak menyangka, yang awalnya hanya iseng coba-coba ternyata menghasilkan. Diah dan suami mendapatkan banyak orderan di bulan pertama penjualan Me Time Fresh. Nama Me Time Fresh sendiri didapatkan Diah karena merasa cocok dengan produknya yang dapat dinikmati kapan saja, termasuk saat me time

niche marketStrategi Me Time Fresh dalam Menggaet Konsumen Niche Market

Perjalanan Diah dalam mendapatkan konsumen khususnya niche market, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terlebih tidak semua orang menyukai produknya yang berbahan plant based meals. Hanya mereka yang terbiasa mengkonsumsi produk nabati serta mereka yang memiliki intoleransi laktosa yang umumnya membeli produk Diah. 

Keterbatasan dalam pengiriman produk juga menjadi salah satu kendala yang Diah hadapi saat awal-awal penjualan. Menjual produk yang mudah basi tentu membuatnya harus berpikir cerdas dalam menentukan ekspedisi yang paling tepat untuk produknya. 

Setelah pemikiran panjang, Diah pun memutuskan untuk menggunakan sistem reseller karena dinilai paling cocok untuk target pasar yang terbatas. Namun, memiliki banyak reseller juga bukan perkara mudah, dibutuhkan strategi jitu agar para reseller-nya tersebut tetap aktif melakukan pemesanan.  

Lantas, bagaimana cara Diah dapat mengoptimasi para reseller-nya? Ini dia strategi Me Time Fresh dalam menjaga penjualan agar tetap stabil dan konsisten dengan bisnis niche market.

  1.  Memperbanyak Reseller

Cara pertama yang menurut Diah paling efektif dalam memasarkan produknya adalah dengan menggunakan jasa reseller. Awal mulai berjualan Me Time Fresh sebenarnya Diah belum berpikir untuk menggunakan sistem reseller, tapi lambat laun orderan semakin meningkat sehingga ia membutuhkan tenaga bantuan yang dapat membantunya memasarkan produk agar ia bisa fokus dengan hal lainnya. 

Tercetuslah ide reseller dengan pembagian komisi sebesar 20%. Dengan mengirimkan broadcast kepada kerabat dan teman-temannya di WhatsApp, Diah pun mendapatkan reseller secara bertahap.  

Dari tahun 2017 hingga saat ini, total sudah ada ratusan reseller yang bergabung dengan bisnisnya dengan total reseller aktif sebanyak 50 orang. Dari 50 orang tersebut, Diah mampu mengantongi omzet senilai Rp20 juta tiap bulannya. 

  1.  Membuat Konten Media Sosial Semenarik Mungkin 

Diah mengatakan kepada LummoSHOP bahwa content is a key. Dengan konten yang menarik dan informatif, calon pelanggan pun akan tertarik dengan produknya. Menurut Diah, konten tidak melulu harus tentang produk, tapi bisa juga membuat konten yang edukatif seperti informasi tentang penggunaan bahan dalam produk tersebut. Seperti halnya produk plant based meals yang Diah buat, Diah memberikan informasi yang edukatif untuk konsumen agar aware dengan khasiat atau manfaatnya.

Dengan begitu, calon pelanggan bisa menilai apakah produk ini benar-benar mereka butuhkan atau tidak. Selain itu, kita juga harus memperhatikan dari segi visual kontennya. Diah menggunakan design tools seperti Canva untuk membuat seluruh konten yang diunggah di media sosial Me Time Fresh.  

  1. Berjualan di LummoSHOP 

Persaingan bisnis yang kian ketat membuat Diah harus jeli dalam melihat setiap peluang yang ada. Tidak ingin tertinggal dari bisnis lain yang lebih dulu sukses, Diah pun mencari cara lain yang bisa ia lakukan demi meningkatkan penjualannya. 

Dari pencariannya di internet, Diah menemukan LummoSHOP yang dulunya bernama Tokko. Menurutnya LummoSHOP adalah solusi bagi bisnisnya yang saat itu membutuhkan jasa pembuatan website demi kelancaran bisnis ke depannya.

Hadirnya website memudahkan Diah untuk menjaring lebih banyak konsumen. Sebab Diah dapat mencantumkan langsung link website pada bio media sosial Me Time Fresh sehingga memudahkan pelanggan yang ingin mencari tahu tentang produk buatan Diah. 

Selain itu, website juga membantu Diah dan timnya yang beranggotakan tiga orang untuk melakukan pembukuan karena seluruh Riwayat transaksi terekam otomatis pada website tersebut. Adanya promo yang  LummoSHOP berikan juga jadi keuntungan tersendiri bagi para resellernya. 

Diah juga menambahkan bahwa hanya LummoSHOP yang menyediakan ekspedisi yang sesuai dengan kebutuhan bisnisnya. Dengan begitu, minuman nabati miliknya akan sampai ke konsumen tepat waktu. 

me time plant based meals 3Cara Diah Kusuma Dewi Mengoptimasi Para Resellernya

Memiliki banyak reseller memang jadi impian setiap pebisnis. Namun, dibutuhkan suatu cara untuk mengoptimasi para reseller agar tetap aktif berjualan dan melakukan pemesanan. Sebab, berjualan dengan mengandalkan reseller layaknya menggantungkan hidup dengan orang lain. 

Apabila mereka lesu, maka akan berimbas dengan bisnis kita. Hal inilah yang menjadi pertimbangan Diah dan suami saat memulai bisnis plant based meals. Oleh karenanya, Diah mencoba melakukan beberapa cara agar resellernya selalu memberikan profit. 

Berikut cara Diah dalam mengoptimasi para resellernya.

  1.  Membina dan Mendampingi Reseller

Setiap mendapatkan reseller yang baru bergabung, Diah selalu membina dan mendampingi resellernya sampai mereka siap berjualan di pasaran. Menariknya, Diah juga membuat guideline berupa e-book yang berisi product knowledge untuk diberikan kepada resellernya. 

Reseller yang baru bergabung akan dikumpulkan dalam satu grup chat oleh Diah. Di dalam grup tersebut, Diah akan memaparkan informasi tentang Me Time Fresh secara terperinci. Setelah satu atau dua bulan mempelajari produk, diharapkan reseller sudah mampu untuk terjun ke masyarakat. 

  1.  Menjalin Komunikasi yang Baik 

Kunci dalam berjualan dengan reseller adalah komunikasi. Dengan komunikasi yang baik, Diah mampu bekerjasama dengan para resellernya selama lima tahun lamanya. Semua reseller yang tergabung di dalam grup chat selalu dipantau oleh Diah melalui grup chat tersebut. 

Selain itu, setiap reseller juga diperbolehkan untuk berjualan melalui channel penjualan lain di luar yang Diah gunakan. Selama menguntungkan mereka, Diah tidak mempermasalahkannya. 

  1.  Memberikan Bonus

Bukan hanya komisi yang diberikan Diah kepada resellernya. Sebagai bentuk apresiasi, Diah rajin memberikan bonus di akhir bulan bagi para reseller yang berhasil menjual produk paling banyak. Cara ini dinilai efektif dalam membangun semangat para reseller untuk berjualan dan terbukti hingga saat ini masih banyak reseller aktif yang memasarkan produk Me Time Fresh. 

Itu dia kiat-kiat sukses yang Diah Kusuma Dewi berikan selaku pemilik produk minuman nabati Me Time Fresh dalam menggaet konsumennya. Meski banyak tantangan yang harus ia hadapi, tapi hal tersebut justru menjadi motivasi bagi Diah agar bisa sukses dalam menjalani bisnis ini.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP