fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Strategi Penjualan Kaos Untuk Bisnismu, Cek di Sini

jualan kaos 01

Mencari strategi penjualan kaos untuk meningkatkan keuntungan bisnismu? Artikel berikut akan memaparkan ragam strategi yang bisa kamu terapkan untuk mengembangkan bisnis kaos di tengah persaingan yang ketat. 

Bisnis kaos sangatlah marak saat ini. Beragam pebisnis kaos hadir di pasar dengan beragam latar belakangnya, mulai dari kalangan pebisnis yang sudah besar maupun pemula. Maraknya bisnis kaos tak terlepas dari fungsi pakaian itu sendiri yang sudah menjadi kebutuhan primer. Untuk memenuhi kebutuhan itu pula, banyak pebisnis kaos merancang berbagai brand dan desain untuk menarik konsumen.

Daya Tarik Kaos

Alasan kaos banyak peminatnya seringkali terletak dalam keunikannya. Misalnya, desain kaos yang berisi kutipan-kutipan tertentu. Ada desain kaos yang isinya kata-kata “hadiah dari istri” dan “hadiah dari suami”. Produk kaos dengan quote-quote seperti itu bisa menjadi spesial bagi penggunanya karena mereka menganggap kaos tersebut mencerminkan suatu keunikan identitas. Beberapa kaos bahkan sampai viral karena adanya suatu kutipan yang isinya menggelitik.

Hal yang menarik minat pembelian terhadap kaos juga bisa datang dari para penggemar hobi tertentu, seperti musik. Seringkali ada band tertentu yang popularitasnya tinggi dan penggemar band itu tidak sungkan-sungkan untuk membeli setiap merchandise-nya, tak terkecuali untuk kaos. Terkadang, para penggemar itu akan memburu segala produk tentang idolanya. Berapapun harganya.

Baca juga: Tajamkan Segmentasi Pasar agar Jualan Online-mu Efektif

Daya tarik kaos bisa juga terkait juga dengan souvenir tertentu. Misalnya, desain kaos tentang tempat wisata. Para wisatawan biasanya kerap membeli kaos yang desainnya menunjukkan tempat-tempat yang telah mereka kunjungi. Para wisatawan itu pun bisa membeli kaos dengan jumlah cukup banyak untuk oleh-oleh bagi kerabat terdekatnya. Dalam konteks ini, kamu bisa mencoba memproduksi kaos yang isinya menunjukkan keunikan tempat wisata tersebut. Misalnya, desain kaos berisi gambar Danau Toba, Pantai Kuta, Gunung Merbabu, atau Jalan Malioboro.

Ragam Strategi Penjualan Kaos

jualan kaos 02

Sebagai bekal untuk pengembangan bisnis kamu, LummoShop telah merangkum 7 strategi penjualan kaos. Harapannya, strategi tersebut bisa menginspirasi pengembangan bisnismu. Berikut ragam strateginya: 

     1. Penentuan target pasar

Dalam mengembangkan bisnis kaos, pertama-tama kamu perlu menentukan konsumen potensial terlebih dahulu. Misalnya, kamu bisa memulai dari segmen usia konsumen. Sasaran produksi kaos kamu nantinya akan menyasar konsumen usia muda atau 30 tahun ke atas. Kamu perlu melakukan survey untuk melihat potensi dan keinginan pasar. 

      2. Pembuatan desain yang unik

Ini akan menentukan target market kamu. Salah satu cara merancang keunikan kaos yang bisa kamu lakukan adalah melalui pemilihan jenis bahannya. Misalnya, ada pilihan untuk bahan premium dan standar. Target market akan memilih sesuai dengan gaya hidupnya. Hal tersebut memunculkan peluang semakin banyak pilihan yang tersedia dan terjadinya penjualan.

     3. Mencoba sistem pre order

Calon konsumen akan tertarik untuk mengikuti pre order karena harga lebih terjangkau. Strategi ini bisa menjangkau pasar yang luas dengan promosi media sosial yang intens. Strategi pre order biasanya dibatasi oleh waktu dan menawarkan harga yang berbeda dengan harga normal.

Baca juga: Mau Bisnis Tapi Bingung Sama Modal? Pakai Sistem Pre-order Aja!

      4. Bergabung ke berbagai Komunitas atau bentuk komunitas kamu sendiri

Komunitas adalah kumpulan orang-orang yang mempunyai kesamaan. Biasanya komunitas mempunyai acara-acara rutin yang membutuhkan seragam untuk mengenalkan kegiatan mereka. Jenis komunitas sekarang sangat beragam. Bisa berdasar tempat, hobi, merek bisnis dan lain sebagainya. Misalnya komunitas pebisnis atau komunitas Gowes yang melakukan kegiatan bersepeda bersama.  

Jika kamu mampu closing kepada komunitas tersebut, maka peluang untuk terjadi closing lanjutan akan bertambah. Soalnya, ada kemungkinan konsumen dari anggota target komunitas tersebut akan mengajak temannya yang lain untuk ikut membeli kaos.

Baca juga: Tips Kembangkan Bisnis bersama Komunitas Bisnis LummoSHOP

Selain itu, banyak komunitas yang membutuhkan identitas untuk memperkuat branding mereka dengan memakai kaos yang seragam. Kaos seragam komunitas bisa memudahkan mengenali teman dalam acara atau lingkungan tertentu yang sesuai dengan identitas desain.

Saat ini, komunitas mengalami perkembangan yang sangat pesat karena manusia membutuhkan dukungan dari teman yang satu passion. Misalnya, ada komunitas coach pebisnis, ada juga komunitas pendukung sepak bola.

      5. Coba terapkan Bundling 

Penawaran bundling atau membeli beberapa barang dalam satu paket, bisa efektif meningkatkan pembelian yang lebih banyak. Untuk strategi penjualan kaos, kamu bisa menerapkan strategi bundling ini. Misalnya, tambahkan produk tas atau celana panjang untuk laki-laki dalam setiap pembelian kaos dengan kuantitas tertentu. Tidak harus pakaian juga, kamu bisa menawarkan promo bundling barang dengan souvenir-souvenir cantik, seperti gelas atau dompet.

Baca juga: Product Bundling : Manfaatnya untuk Bisnis dan Strategi Pemasarannya

jualan kaos 03

      6. Memanfaatkan media sosial

Kamu bisa memanfaatkan media sosial untuk menyasar target market. Setiap media sosial punya keunikan tersendiri. Facebook memiliki pengguna yang lebih tua dibanding pengguna Instagram. Rata-rata orang orang yang memakai facebook berusia 25 tahun ke atas. Biasanya kategori usia ini adalah usia yang telah mempunyai penghasilan sendiri.  

Buatlah website untuk menampilkan produk jualan kamu di dunia online. Untuk meningkatkan perhatian target market atas toko online kamu, strategi yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan foto yang menarik, hastag yang terkait dengan produk dan caption yang yang membuat penasaran. 

Kamu bisa tambahkan juga artikel yang bermanfaat melalui web bisnis kamu. Pembuatan artikel bisa menjadi salah satu cara promosi brand kamu juga. Pada intinya, kamu bisa membangun branding lewat postingan yang unik dan bermanfaat. Dengan memaksimalkan media sosial yang kamu pahami, kamu bisa meningkatkan penjualan produk kaosmu.   

     7. Public Figure Endorsement 

Public figure atau influencer di media sosial  bisa memberikan satu  kekuatan bagi daya tarik produkmu. Postingan seorang influencer juga bisa menarik banyak follower. Oleh sebab itu, anggaran biaya endorse public figure bisa kamu kategorikan sebagai biaya promosi. Pilihlah public figure yang sesuai dengan target market kamu.

Jika produk kamu produk fashion, tentukan usia target market. Produk fashion untuk  perempuan muda usia 20 tahun, akan berbeda dengan usia 50 tahun. Follower seorang influencer bisa kita kenal dan identifikasi. Pastikan kamu memilih public figure yang punya follower sesuai dengan target market. Kamu bisa memakai endorse public figure untuk mendekat kepada target market yang sesuai dengan kaos yang kamu jual.

Baca juga: Jenis-Jenis Influencer yang Perlu Kamu Tahu

     8. Membidik momentum atau acara yang pesertanya harus memakai seragam

Strategi penjualan yang menyasar kaos seragam bisa jadi sangat efektif. Kaos seragam acara berfungsi sebagai pengikat bagi para anggota komunitas atau institusi tertentu. Kemudian, bila ada suatu acara seremoni, biasanya akan muncul kebutuhan kaos seragam bagi panitia acara. Bisa juga muncul kebutuhan untuk souvenir bagi peserta acara. Hal seperti ini bisa meningkatkan omset bisnismu. 

     9. Bangun Sistem Kemitraan 

Sistem kemitraan bisa menambah cepat penjualan. Tentukan minimal order pada setiap jenjang kemitraan. Secara umum kemitraan berjenjang reseller, agen sampai distributor. Untuk mengawali strategi penjualan kaos dengan sistem kemitraan ini kamu bisa mengawalinya dengan menemukan reseller, lalu edukasi mitra dengan informasi yang kamu tentukan.

Demikian penjelasan mengenai strategi penjualan kaos. Pada dasarnya, bagi kamu yang hendak memulai bisnis kaos, perlu jeli melihat peluang dari hal-hal yang tengah tren di masyarakat. Meluaskan jejaring juga menjadi penting untuk membuka peluang orderan baru. Selamat berbisnis!

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP