fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Strategi Promosi Bisnis Kuliner Online Berdasarkan Karakter Konsumen

promosi online

Bisnis kuliner saat ini makin menggeliat, berkembang dan menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan. Bukan hanya pada taraf jualan offline, tetapi juga online. Hal ini tak terlepas dari jasa para reviewer kuliner dari seluruh penjuru dunia dan peran aktif banyak pihak untuk mendukung bisnis kuliner. Bisnis ini pun bisa menghasilkan pendapatan yang besar dan kemungkinan untuk terus berkembang. Namun, tentu dengan syarat, ada pengelolaan yang baik dan perencanaan yang matang. Hal ini termasuk juga menyusun strategi promosi yang mumpuni.

Menyusun strategi promosi bisnis kuliner online bukan hanya tentang menyusun strategi terbaik, tapi juga strategi yang tepat. Artinya, kamu sebagai pebisnis perlu mempertimbangkan berbagai faktor. Salah satu faktor yang krusial adalah karakter konsumen. Bagi kamu pebisnis online terutama yang menerapkan model bisnis D2C (direct-to-consumer), mempelajari karakter konsumen merupakan kewajiban. Perlu cara tersendiri untuk mengidentifikasi habit belanja mereka.

Namun, sebelumnya kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa harus ada promosi dalam setiap bisnis? Bagaimana mengetahui karakter konsumen agar dapat menyusun strategi promosi yang tepat? Lebih-lebih, apa saja tepatnya strategi promosi yang tepat itu? Berikut uraian yang dapat kamu simak untuk menjawab semua pertanyaan itu. 

Mengapa Promosi Bisnis Itu Penting?

Pernahkah kamu mendengar kisah sukses perusahaan minuman ringan terbesar di dunia? Yup, itulah Coca-Cola. Pamberton, seorang ahli farmasi, adalah orang pertama yang menemukan resep minuman ini. Namun, Coca-Cola menjadi seterkenal sekarang bukan karena Pamberton, melainkan karena seorang pengusaha bernama Chandler. Dari kisah tersebut ada yang mengatakan, bahwa Pamberton tidak ahli atau tidak melakukan promosi atas produknya yang menarik. Chandler yang memiliki insting bisnis membuat promosi dengan baik, sehingga Coca-Cola bisa dikenal di seluruh dunia hingga saat ini. 

Itu adalah satu kisah dari banyak kisah lain, yang menunjukkan bahwa promosi memegang peranan penting dalam sebuah bisnis. Apalagi bisnis online seperti saat ini, dengan pesaing yang demikian banyak. Calon konsumen pun memiliki banyak pilihan. Tugasmu adalah mempromosikan produkmu, hingga orang-orang melirik dan membelinya. 

Ada banyak sekali manfaat dari melakukan promosi. Kamu mungkin sudah mendapatkan gambaran melalui kisah Coca-Cola tadi. Secara singkat, manfaat mempromosikan bisnis kulinermu antara lain untuk:

Untuk memperlihatkan eksistensi jualan online kuliner-mu. Eksistensi itu perlu! Oleh karenanya, kamu perlu berpromosi untuk memberitahukan kepada dunia bahwa jualan online-mu itu ada dan bahkan patut dibeli. Hal ini penting dilakukan, sebab di era bisnis online sekarang, banyak bisnis yang tiba-tiba muncul, kemudian tiba-tiba pergi tanpa pamit. Dengan melakukan promo, kamu bisa menarik perhatian konsumen, untuk kemudian masuk perhitungan mereka untuk dijajal. Hal ini juga memperlihatkan image kondisi bisnismu berjalan baik.
Untuk menjaring pelanggan baru. Tak hanya fokus pada pada pelanggan yang sudah ada, promo juga bisa mendatangkan pelanggan baru. Dengannya, kamu akan juga menambah atau meningkatkan penjualan.
Untuk meningkatkan penjualan.  Tentu saja melakukan promosi dapat memperbesar peluang untuk meningkatkan penjualan. Karena dengan melakukan promosi, jualan-mu akan lebih banyak mendapat perhatian dari konsumen. Yang belum tahu akan menjadi tahu, yang belum pernah coba akan lebih ingin untuk membeli dan yang sudah pernah beli jadi beli lagi, dan pada akhirnya akan membuka peluang untuk mengubah pembeli menjadi pelanggan setia.

Setelah mengetahui manfaat melakukan promosi bisnis, selanjutnya apa? Nah, agar dapat menyusun strategi promosi yang tepat, kenalilah konsumenmu dengan baik. Gunanya agar promo yang kamu lakukan terarah dan yang paling penting, sukses meningkatkan penjualan.

Promosi bisnis yang tidak berfokus pada konsumen rawan mengalami kebangkrutan. Zaman sekarang, pebisnislah yang mengikuti keinginan pasar.

Kenali Karakter Konsumen sebelum Menyusun Strategi Promosi Bisnis

D2C atau direct to consumer adalah model bisnis yang sejalan dengan era sekarang. Ciri khasnya adalah bisnis menyediakan barang sesuai harapan konsumen. Berbeda dengan era dahulu, yaitu bisnis menyediakan barang, baru kemudian berjuang untuk menjualnya pada konsumen. Dampaknya banyak bisnis yang bangkrut karena tidak mendengarkan konsumennya, dan hanya berproduksi. Promonya pun cenderung egosentris, dengan mengatakan produknya adalah yang terbaik. 

Dengan fokus kepada konsumen, maka model promonya bukan lagi yang demikian. Promo dengan fokus pada konsumen, memberikan solusi dan manfaat yang diharapkan pelanggan. Karena hal itu yang dibutuhkan. Salah satu contohnya adalah promo minuman ringan yang menjanjikan untuk mengobati haus penggunanya. Mengobati haus adalah sebuah solusi, bukan pamer diri.

Itulah yang seharusnya kamu lakukan dengan bisnis online-mu jika menggunakan model bisnis direct to consumer. Mengenali dengan baik pelanggan, guna memenuhi harapan mereka. Dan tentunya bisa digunakan untuk kepentingan promo juga.

Mengingat ada banyak konsumen dengan beragam harapan dan keinginan, maka kamu memerlukan beragam jenis promo. Oleh karena itu, kamu perlu mengidentifikasi dan mengenali karakter konsumen. Untuk melakukannya, kamu bisa mengikuti 5 cara berikut:

1. Awali dengan Menjadi Unik

Penjual makanan beku ada banyak, tetapi bagaimana dengan makanan beku khusus untuk olahan laut? Tentu akan mendatangkan pelanggan dengan minat terhadap hidangan laut. Itulah yang disebut dengan keunikan dalam bisnis. Bisnis D2C fokus pada konsumen, maka hal pertama yang diperlukan adalah menjaring konsumen dengan menjadi unik.

Amati sekitar atau browsing di internet untuk mengetahui apa yang sedang dibutuhkan. Berjualan makanan online dengan memiliki keunikan akan memberikan nilai lebih, dan membuat pelanggan dengan karakter tertentu datang ke bisnis online-mu.

2. Bangun Portofolio Produkmu

Bangun portofolio produk kulinermu dengan mengidentifikasi produkmu yang paling pelanggan minati. Pisahkan pula yang kurang diminati. Gunakan produk yang paling diminati untuk mengidentifikasi pelanggan dengan minat sejenis, sehingga bisa menarik konsumen baru. Sembari itu, lakukan perbaikan atau bahkan hilangkan produk yang kurang diminati. Dengan cara ini, akan semakin jelas karakteristik konsumen yang bisa kamu identifikasi.

Bagaimana cara membangun portofolio produk? Tentu kamu membutuhkan data penjualan dan pelanggan yang terorganisir dengan baik. Kamu dapat melakukannya dengan mudah sekarang, yaitu melalui penyimpanan di website. Kamu dapat menggunakan jasa pembuatan website online, yang kini banyak tersedia, salah satunya LummoSHOP yang juga sangat mendukung model bisnis direct-to-consumer.

3. Pahami Positioning Bisnis Kulinermu

Cara berjualan makanan online untuk mendatangkan banyak pelanggan, adalah memahami positioning bisnis kuliner online-mu. Maksudnya, untuk siapa produk yang kamu jual?

Untuk memulainya, identifikasi calon pelanggan misalnya dari media sosial, website, dan survei langsung. Dari beragam sumber identifikasi tersebut kamu sebaiknya mengetahui tentang hobi dan hal yang digemari, cara belanja, pergaulan atau komunitasnya, usia, jenis kelamin, dan pendapatan. Dengan mengetahui semua hal tersebut kamu akan mengetahui positioning dari produk kulinermu.

Sebagai contoh, anggaplah ciri-ciri pelanggan sebagai berikut: usia antara 15 – 20 tahun, suka nongkrong, belanja dengan pembayaran tunai, senang dengan musik, pendapatannya masih minim sebagian masih minta orang tua. Maka kamu sebaiknya mengambil positioning produk kuliner seperti kopi, yang cocok buat nongkrong gaya dengan harga terjangkau. Positioning juga akan membantumu menyusun strategi penentuan harga.

4. Identifikasi melalui Platform Online yang Tepat

Cara identifikasi pelanggan berikutnya adalah dengan memilih platform online yang tepat untuk tempat jualanmu. Umumnya, berhubungan erat dengan pemilihan media sosial. Kalau kamu berjualan khas anak muda jaman sekarang, maka kamu bisa gunakan TikTok. Jika target pasar lebih tua, Facebook akan mendatangkan pelanggan yang tepat. Instagram cocok untuk beragam usia. Melalui berbagai platform ini pula, kamu bisa mengamati perilaku konsumen.

Fokuslah juga untuk membangun branding. Agar bisa berjualan makanan online dengan tetap mem-branding diri, maka sebaiknya kamu memiliki website sendiri untuk tokomu, baik yang berbayar atau gratis. Paling disarankan adalah website yang memuat informasi lengkap tentang bisnis online-mu. Kamu bisa membuatnya di banyak platform, salah satunya LummoSHOP yang akan membuat tampilan website-mu lebih menarik, khas web bisnis online, tetapi branding tetap jalan.

5. Jaga agar Bisnismu Terus Tumbuh

Jika kamu sudah berhasil mengidentifikasi karakter konsumen, kini saatnya untukmu menjaga bisnismu terus bertumbuh. Membuat bisnis online baru memang mudah, tetapi membuatnya bertahan dan bertumbuh adalah sebuah tantangan. Berikut adalah cara untuk menjaga bisnis agar terus bertumbuh.

Menjaga bisnis terus bertumbuh antara lain bisa kamu lakukan dengan meminimalisir kerja manual, jual produk dengan kualitas lebih baik dan harga lebih tinggi, selalu follow-up penjualan, jadwalkan posting konten di media sosial, dan terus belajar dari bisnis kuliner online yang sukses.

 

Baca juga: Nasi Kulit Syuurga: Kebut Ekspansi Bisnis dengan Penuhi Market Demand

promosi bisnis

Beragam Strategi Promosi sesuai Karakter Konsumen

Setelah memastikan karakter konsumen, ini saatnya kamu mulai menyusun strategi promosi. Berdasarkan karakter yang sudah kamu ketahui, lakukan promosi dengan lebih dari satu cara diantara daftar berikut ini.

1. Promosi melalui Media Cetak dan Elektronik

Karakter konsumen yang perlu dijaring melalui model promo ini adalah mereka yang masih setia dengan televisi, radio, koran, dan majalah. Biasanya mereka ini termasuk konsumen golongan generasi baby boomers dan juga kaum milenial akhir. Sedangkan model baliho atau pamflet, cocok untuk calon konsumen dengan karakter random, karena kamu tidak dapat memastikan siapa yang akan melihat baliho atau menerima pamflet yang kamu sebar. 

2. Promosi melalui Media Digital

Banyak keuntungan dari melakukan promo melalui media digital, seperti media sosial dan website. Kamu bisa menjangkau lebih banyak konsumen dan melakukannya dengan biaya lebih murah bahkan gratis. Berikut adalah beberapa media digital dengan karakter khas penggunanya yang bisa kamu manfaatkan sebagai media promosi.

  •  Website

Website penting untuk menunjukkan eksistensimu. Karakter penggunanya yang paling utama adalah senang mengakses informasi lengkap dan mau menyempatkan membaca. Pasang alamat website-mu di setiap media sosial yang kamu punya. Kini membuat website jualan online sudah semakin mudah. Salah satu layanan yang mendukungnya adalah LummoSHOP.

Baca juga: Tingkatkan Penjualan dengan Program Manajer Kampanye Pribadi dari LummoSHOP

 

  • YouTube

Media sosial ini dipergunakan hampir sebagian besar masyarakat Indonesia. Posisinya sudah menandingi TV. Karakter paling menonjol dari konsumen yang bisa kamu jaring, adalah konsumen yang senang melihat TV dan konten berupa video. Maka pergunakan YouTube untuk menampilkan video bisnis online-mu yang menarik, sehingga mengundang banyak view bagi bisnismu.

  • Facebook

Karakter pengguna Facebook paling menonjol adalah hubungan yang baik. Biasanya mereka adalah saudara, teman, atau kenalan. Selain itu mereka juga mau menyempatkan membaca dan menulis, karena adanya ruang untuk menuliskan status juga mencukupi. Oleh sebab itu, akan lebih baik jika Facebook kamu manfaatkan untuk mendorong konsumen menuliskan testimoni tentang bisnis online-mu.

  • Instagram

Media sosial ini pengguna mayoritasnya adalah milenial dengan sifat yang impulsif alias bertindak hanya berdasarkan insting. Untuk itu, pasanglah foto atau video terbaik, dengan kata-kata pendek penuh persuasi untuk membeli produkmu sebagai pelengkap.

  • TikTok

Karakteristik pengguna media sosial ini salah satunya adalah senang dengan tantangan dan suka pula melihatnya. Oleh sebab itu, buat tayangan TikTok yang berisi tantangan, sehingga akan menarik banyak view bagi bisnis online-mu dalam 3 detik pertamamu.

memotret jualanmu jasa profesional food photography 03Baca juga: Membuat Review Produk Bisnis di TikTok

  • Twitter

Karakter paling menonjol dari pengguna Twitter adalah hobi menyebar informasi pendek. Maka kamu bisa menggunakannya untuk menyebar sebanyak-banyaknya informasi tentang bisnismu. Cukup gunakan kata-kata pendek untuk kemudian mengarahkan pengguna Twitter menuju ke website atau media sosialmu yang lain, untuk informasi lebih lengkap.

  • E-mail

Karakter pengguna e-mail lebih sulit untuk ditebak, tetapi umumnya semua pengguna media sosial memiliki e-mail. Oleh karena itu, karakter pengguna yang ditargetkan juga random. Kamu bisa memanfaatkan e-mail untuk follow-up penjualan dan tawaran-tawaran promo menarik secara langsung.

Baca juga: Mengenal Email Marketing dan Manfaatnya Bagi Pebisnis

  •  WhatsApp

Media satu ini bisa mencapai semua golongan, bahkan konsumen yang paling antimedia sosial sekali pun. Karakter penggunanya sangat beragam, tetapi ada satu yang paling menonjol yaitu suka berbagi informasi, dan setidaknya setiap pengguna WhatsApp akan melihat update status. Karena penggunaannya yang lebih mudah, layaknya fungsi ponsel biasa, maka kamu harus menggunakannya untuk promo.

3. Promosi melalui Berbagai Tawaran Kemudahan

Promo dengan tawaran kemudahan ini, terutama ditujukan untuk konsumen dengan karakter hemat atau selalu mencari yang lebih murah. Jenis paling umum adalah seperti di bawah ini.

    • Beli satu dapat dua: Promo ini ditargetkan untuk pembeli dengan karakter senang beli rame-rame. Buat bundling, sehingga mereka yang selalu hobi bareng-bareng bisa menikmati barangmu bersama.
    • Diskon 20%: Promosi ini tidak memandang pembeli individu atau banyak. Intinya adalah memberikan kemudahan untuk semua pelanggan. Angka 20%, memang paling umum dipergunakan, karena nilai tersebut cukup masuk akal baik untuk penjual atau pembeli. Mau lebih? Bisa dan itu sangat tergantung pada kebijakan internal bisnis online-mu. 
    • Bebas ongkir: Promo ini juga cukup menarik apalagi sejak diterapkannya work from home, school from home, semenjak pandemi. Apalagi wilayah Indonesia sangat luas sehingga tak jarang pelanggan harus membayar sangat banyak untuk urusan ongkos kirim. 

4. Promosi menggunakan Endorsement

Endorsement juga cukup efektif untuk promo. Karakter konsumen yang menjadi target adalah mereka yang memiliki idola atau panutan, dan selalu berupaya menirukan idola tersebut. Kamu dapat bekerja sama dengan Selebgram, Youtuber, Tiktokers, atau tokoh yang dikenal masyarakat. Mereka memiliki massa yang bisa dipengaruhi, sehingga kamu pun bisa menggiringnya ke bisnis jualan online-mu.

Baca juga: Ubah Follower Jadi Pelanggan: Menguak Jasa Endorse dan Merinci Hasil Kerjanya 

 

5. Promosi dengan Melihat Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembelian

Kamu juga bisa melakukan promo dengan melihat faktor-faktor yang mempengaruhi pembelian seperti usia, pendapatan, jenis kelamin, dan gaya hidup. Misal kamu menawarkan paket promo menginap di vila plus fasilitas barbeque. Maka kamu menawarkannya atas dasar gaya hidup.

6. Promo yang Dilakukan oleh Pelanggan Sendiri

Kalau yang terakhir ini, di luar kendalimu. Namun satu hal yang pasti, karakter konsumen yang diajak, mirip dengan konsumen yang mengajaknya. Segala kualitas produk dan pelayanan dari bisnis online-mu, yang akan membuat promo ini terwujud. Promo oleh pelanggan sendiri, terjadi karena mereka merasa puas.

Banyak juga, kan, strategi promosi yang potensial? Reminder, bisnis D2C harus menyesuaikan dengan karakternya. Tapi tak perlu bingung, sebab yang terbaik adalah kamu melakukan strategi promosi yang tepat. Percayalah bisnis online-mu pasti memiliki pasar tersendiri, dan kamu akan mendapat keuntungan darinya.