fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Strategi Promosi Produk Kesehatan dan Obat secara Online

kesehatan

Bagi kamu yang saat ini tengah atau baru menjalankan bisnis jual produk kesehatan dan produk obat secara online, seperti punya apotek atau toko obat online. Bagaimana hasil pencapaiannya? Apakah omzet yang kamu dapat sudah sesuai dengan yang kamu inginkan? Jika iya, selamat. Jika belum, tetap semangat. Bagi kamu yang sudah mencapai target, tentu mau jika bisnis online kamu makin berkembang. Sedangkan untuk yang belum mencapai target, ini saatnya mengevaluasi pengaturan strategi sebelum melangkah lebih jauh lagi.

Tidak bisa dimungkiri bahwa bisnis online jual produk kesehatan atau produk obat atau keduanya di kondisi seperti ini sangat berprospek. Ada banyak kisah sukses dari mereka yang sudah lebih dulu menjalankan bisnis serupa yang mungkin bisa menjadi motivasimu.

Sebut saja Khalid yang dikenal dengan produk Herbal Borneonya. Sebagaimana yang dilansir bisnis.com, pria yang resign sebagai pegawai pertambangan dan memilih fokus berkarier di bisnis produk herbal ini mendulang Rp30 juta setiap bulannya. Bisnis jualan produk obat herbal yang dia jalankan sejak 2019 silam mencapai puncaknya saat pandemi. Masih dari sumber yang sama, menurutnya, kunci sukses bisnis jualan produk obat ini adalah FOKUS dan INOVASI. 

Lain Khalid, lain pula Raihan. Founder Masker Rupa Nusa ini memilih masker sebagai produknya. Beda dengan masker pada umumnya, masker produksi Raihan diberikan sentuhan “lokal”. Ya, masker buatannya bermotif batik. Setiap bulan, omzetnya mencapai Rp20 juta, sebagaimana yang dilansir oleh finance.detik.com. Menurut Raihan, maskernya diminati pembeli karena menawarkan sesuatu yang beda, bukan sekadar masker, meskipun tetap memperhatikan standar kesehatan tentunya.

 

Itu tadi contoh kisah sukses dua pebisnis di bidang produk kesehatan dan produk obat. Kamu bisa menemukan kisah sukses lainnya juga jika mau.

Yang perlu digarisbawahi di sini adalah, ternyata siapa pun bisa sukses berbisnis online di bidang kesehatan, tak harus yang berlatarbelakang kesehatan atau farmasi meskipun itu juga menjadi nilai tambah. Salah satu poin kesuksesan itu ada di cara jualan obat online atau produk kesehatan.

Apa saja strategi jualan online di bidang kesehatan yang bisa kamu lakukan?

Jika bisnis online di bidang kesehatan atau produk obat punyamu bertipe D2C (direct to consumer) yang notabene banyak “mengandalkan” interaksimu dengan calon pembeli untuk mengikat hati mereka, beberapa cara di bawah ini bisa kamu terapkan.

  1. Berikan informasi yang bermanfaat untuk konsumen

Sejatinya, konsumen tidak suka dijadikan objek jualan apa pun itu, termasuk objek jualan produk kesehatan atau produk obat. Itu sebabnya, jangan langsung “menodong”. Berikanlah sesuatu yang bermanfaat untuk mereka. Beberapa ide di bawah ini bisa kamu pakai.

    • Membuat artikel menarik seputar kesehatan di website bisnismu

Berhubung model bisnismu D2C (direct to consumer), maka alangkah baiknya jika kamu memiliki website sendiri sebagai basecamp. Di sana, kamu bisa menulis beragam artikel seputar kesehatan yang sekiranya memberikan informasi bermanfaat untuk calon konsumenmu.

    •  Sesekali, berinteraksilah secara “langsung” dengan mereka

Interaksi secara “langsung” juga bisa kamu lakukan dengan calon konsumenmu. Misalnya, dengan mewawancarai seorang pakar kesehatan di acara Live on Instagram, kemudian penontonnya kamu persilakan untuk berkomentar atau mengajukan pertanyaan.

    •  Aktif di media sosial sebagai bentuk interaksi lain dengan calon konsumen

Misalnya dengan membagikan pengetahuan juga bertajuk microblog di Instagram bisnis online kamu. Atau kamu juga bisa mencoba tren live shopping, yang bisa dilakukan melalui Instagram Live. Kamu bisa mempromosikan produk-produk unggulan, memaparkan khasiatnya, sambil berinteraksi langsung dengan menjawab pertanyaan dari calon konsumenmu. 

Silakan mencoba hal-hal di atas dan buktikan sendiri hasilnya.

kesehatan

  1. Berikan pelayanan yang terbaik. 

Misal melengkapi website dengan konsultasi gratis bersama dokter yang bekerja sama denganmu

Jual produk kesehatan tak semata-mata fokus pada produknya, melainkan juga pelayanannya. Ini masih ada hubungannya dengan nomor sebelumnya. Website jualan online akan lebih menarik jika selain menyajikan artikel-artikel seputar kesehatan tetapi juga menyediakan layanan konsultasi gratis sebagaimana website serupa yang mulai marak. Bisa jadi, calon konsumen yang tadinya hanya ingin bertanya jadi ingin beli produk obat atau produk di website situs jualan online kamu.

Selain itu kamu juga bisa memberikan penjelasan lebih terkait manfaat dari produk yang kamu jual. Banyak penjual produk kesehatan hanya fokus pada memaparkan kandungan yang ada di dalam produk yang mereka jual, padahal, konsumen lebih perlu tahu manfaat atau khasiat yang akan mereka rasakan jika mengkonsumsi obat/vitamin tersebut.

  1. Cantumkan testimoni pelanggan

Mencantumkan testimoni pelanggan bisa menambah keyakinan calon konsumenmu. Lalu, bagaimana cara mendapatkan pelanggan jika bisnis kamu benar-benar baru. Apa yang mau dicantumkan sebagai testimoni? Solusinya mudah. Kamu bisa mengerahkan orang-orang terdekatmu. Beri saja mereka produk kesehatan yang kamu jual entah itu masker, hand sanitizer, obat herbal, atau apa pun. Jangan lupa, minta tolong mereka untuk memberikan testimoni. Testimoni ini nantinya bisa kamu gunakan sebagai materi promosi di akun media sosial atau status WhatsApp bisnis kamu. 

  1. Adakan diskon berkala

Diskon adalah “kewajiban” tidak tertulis yang harus dilakukan pebisnis, apa pun jenis bisnisnya, tak terkecuali yang bertipe D2C (direct to consumer) seperti milikmu. Kamu bisa memberi diskon di momen-momen tertentu:

    • Saat musim hujan, dengan asumsi banyak orang yang akan mengalami flu ringan
    • Diskon ulang tahun, hal ini akan membuat konsumenmu merasa diapresiasi
    • Diskon hari gajian, momen dimana konsumen sedang jor-joran belanja kebutuhan mereka
    • Diskon hari-hari besar tertentu, utamanya yang ada kaitannya dengan kesehatan: Hari Kanker Anak Sedunia, Hari Kesehatan Sedunia, Hari Imunisasi, Hari Lanjut Usia Nasional, Hari Jantung Sedunia, dan masih banyak lagi.
    • Diskon berupa tambahan produk, misalnya beli masker sejumlah tertentu dapat hand sanitizer gratis.
  1. Bekerjasama dengan dokter, BPJS, atau klinik jika memungkinkan

Cara jualan obat online yang bisa kamu lakukan juga adalah dengan menggandeng dokter, BPJS, atau klinik kalau memang memungkinkan. Cara jualan obat seperti ini juga bisa meningkatkan kepercayaan konsumen kepadamu karena mereka menganggap bisnis kamu tidak kaleng-kaleng. Tapi, jangan lupa, niatkan untuk menolong. Bukan semata-mata mencari keuntungan yang banyak.

Selain bekerjasama dengan pihak-pihak tersebut, kamu juga bisa bekerja sama dengan pihak lain seperti kampus, sekolah, atau semacamnya di acara yang mereka buat yang berkaitan dengan kesehatan. Kamu bisa “men-support” di bagian penyediaan multivitamin, masker, atau suplemen lain misalnya.

  1. Inovasi

Seperti halnya contoh sukses di atas, inovasi adalah hal yang tak boleh kamu lupakan. Inovasi berarti kamu mau belajar dan mau peka terhadap perubahan sekitar. Untuk itu penting bagi kamu untuk selalu peka terhadap tren yang terjadi, perubahan kebiasaan belanja konsumen, dan produk-produk kesehatan terbaru.

Tidak hanya itu, kamu juga harus bisa memprediksi, kira-kira model pemasaran yang kamu lakukan sekarang masih memiliki efek atau tidak lima tahun kemudian. Ya, memikirkan jangka panjang juga salah satu inovasi atau cara jualan obat online yang harus kamu lakukan.

  1. Fokus

Fokus dalam konteks ini adalah fokus dengan kualitas produk yang kamu jual plus pelayanan yang kamu lakukan pada konsumen. Tidak hanya itu, kamu juga harus fokus pada pelanggan loyal (jika sudah ada nantinya), misalnya dengan mengapresiasi mereka sesekali, memberikan reward/keuntungan membership atau menjaga hubungan baik sebagai salah satu tanda bahwa kamu masih bisa melayani mereka dengan baik.

kesehatanUntuk kamu yang memiliki bisnis dengan model langsung terhubung ke konsumen atau D2C di bidang kesehatan, jangan lupakan promosi. Meskipun kamu mungkin tahu bahwa di masa seperti sekarang ini, kesehatan menjadi kebutuhan primer. Namun, kamu tak bisa sembrono karena pebisnis yang terjun di bidang ini pun setiap hari semakin bertambah. Kamu harus tahu cara jualan obat dan produk kesehatan online dengan baik yang bisa membuat konsumenmu mendapatkan banyak manfaat dari bisnismu.

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP