fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Tanya Ahli: 5 Cara Agar Bisnis Tetap Stabil dalam Keadaan Apapun dari Konsultan Bisnis

bisnis tetap stabil

Menjalankan bisnis ibarat seperti sedang menaiki roller-coaster. Dalam beberapa periode, bisnis berjalan dengan stabil, namun tiba-tiba kemudian masalah pun mengantam yang menyebabkan bisnis menjadi goyah. Kamu pun perlu memutar otak supaya bisnis tetap stabil. 

Bagaimana caranya agar bisnis tetap stabil dalam keadaan apapun? Master Trainer of Sales & Marketing, Rinaldi Bakrie, membagi ilmu dan pengetahuannya agar kamu dapat menjalankan bisnis dengan stabil serta dapat bertahan di masa-masa sulit.

Perhatikan Empat Faktor Penting

Ada empat faktor penting yang harus kamu perhatikan dan menjadi kunci utama dalam menjalankan bisnis agar stabil. Pertama adalah manajemen produk. Kesalahan yang sering terjadi dalam manajemen produk adalah pelaku bisnis yang cepat puas dengan produknya, tidak melakukan inovasi produk. Jika dibiarkan maka lama-kelamaan bisnis tidak bisa bertahan dari gempuran produk inovatif. Kedua adalah manajemen keuangan. Pastikan cashflow bisnismu tidak berantakan, tetapkan tujuan manajemen keuangan bisnismu. Faktor ketiga adalah faktor pemasaran. Apapun bentuknya pemasarannya: branding, riset pasar, penentuan harga, dll, intinya jika kamu menawarkan produk terbaik sekalipun di pasar namun kamu tidak memasarkannya maka pelanggan tidak akan tahu keberadaan produkmu. Faktor keempat adalah faktor sumber daya manusia. Banyak bisnis yang sudah stabil namun terlena karena tidak adamnya regenerasi sumber daya manusia. Pastikan orang-orang yang tepat yang menjadi sumber daya manusia untuk bisnis yang stabil dan tetap dapat menjalankan usaha dengan efektif dan efisien.  

Jaga Agar Bisnis Stabil dan Tetap Eksis

Eksistensi suatu bisnis tak sekadar “bisnisnya berjalan”. Lebih dari itu, banyak hal yang harus selalu kamu kelola agar bisnis stabil dan eksis di pasar. Coba terapkan empat tips agar tetap eksis berikut ini:

  • Perkuat control aspek manajemen – sumber daya manusia, keuangan, produksi, pemasaran merupakan contoh aspek manajemen yang harus dijaga day by day. 
  • Perkuat networking – menambah jaringan, menambah kemitraan, mengikuti komunitas, memperluas platform media sosial, yang semuanya dilakukan untuk menciptakan peluang kerjasama di masa depan
  • Menjaga customer – membina hubungan dengan customer, mengatasi complain customer dengan sebaik-baikya, menerapkan excellent service kepada customer
  • Inovasi produk dan layanan – inovasi dalam service, inovasi dalam kemasan, inovasi dalam varian produk, inovasi dalam teknologi, inovasi dalam persediaan, dan lain-lain. 

bisnis tetap stabilSebagai pelaku bisnis juga harus berani bermanuver. Contoh: dulu restoran bisa menjadi tempat kumpul-kumpul, berlama-lama, bisa jadi tempat meeting dan/bekerja. Lalu tiba-tiba dunia berhadapan dengan pandemi COVID-19, yang memaksa kita semua untuk menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan meminimalisir keluar rumah untuk menekan penyebaran virus. Maka restoran/coffee shop harus bermanuver dengan mengubah layanan dine-in menjadi takeaway/delivery agar bisa tetap bertahan dan menghasilkan keuntungan di masa sulit, lebih-lebih kalau ternyata pasar menyambut baik manuver tersebut sehingga bisnis menjadi stabil. Saat keadaan sulit, bisnis dapat bermanuver, mengubah fokus dari yang awalnya untuk mendapatkan keuntungan, berubah menajadi untuk bisa bertahan. 

Memahami Kompetitor dan Kompetisi Pasar

Kompetitor sangat penting keberadaannya bagi pelaku bisnis melakukan benchmark, untuk bagi pelaku usaha untuk selalu aware dan bisa bercermin. Keberadaan kompetitor menjaga agar Jangan terlalu percaya diri; terlalu naif meyakini bahwa market share kamu senantiasa aman. Seiring berjalannya waktu, bisnis kamu butuh lebih banyak usaha dari kamu untuk bertahan. Semakin kamu memahami kompetitor kamu, semakin kamu siap untuk bersaing dengan mereka, semakin kamu dapat menjaga bisnismu tetap stabil.

Bisnis Stabil dengan Inovatif dan Kreatif

Untuk menerapkan ini memang tidak mudah, karena sebagai pelaku usaha pasti juga memikirkan segala risiko di balik inovasi dan kreasi terbaru. Namun, kita tak akan pernah tahu jika tidak pernah mencobanya, bukan? Jangan ragu melakukan inovasi-inovasi dan manuver kreatif dalam menjalankan bisnis. Lakukan sebaik-baiknya, cermati, amati, dan evaluasi sebelum akhirnya membuat keputusan yang dapat mengubah sedikit banyak alur bisnismu. Siapa tahu, hasil inovasi dan kreasimu dapat membuat bisnismu tetap stabil dalam keadaan apapun. 

Service Excellence  

bisnis tetap stabilKetika dalam masa-masa sulit, banyak bisnis yang berhenti memberikan pelayanan kepada pelanggan tetap dan loyal. Situasi yang buruk ternyata turut mempengaruhi customer service. Itulah sebabnya bisnis yang terjebak dalam situasi ini justru semakin terpuruk. Padahal inilah saatnya untuk membangun hubungan yang kuat dengan setiap dan semua customer milikmu. Kamu perlu meningkatkan kemampuan komunikasi dengan customer, membuat mereka terikat denganmu, lebih memperhatikan dunia customer-mu, dan yang terpenting menemukan apa yang customer betul-betul butuhkan dari bisnis kamu. 

Kuatkan hubunganmu dengan customer lama di samping terus berusaha mendapatkan customer baru. Contohnya, hubungi customer-mu dan tanyakan kabar mereka, bagaimana bisnismu dapat membantu mereka, dan promosikan beragam produk dan layanan yang kamu miliki untuk menumbuhkan kesetiaan mereka pada bisnismu. Berikan pelayanan yang lebih dari yang customer harapkan. Misalnya, customer menyukai kecepatan, maka berikan pelayanan yang lebih cepat dan tepat. 

Tak ada bisnis yang dapat memprediksi kapan hadirnya bencana yang dapat berdampak pada reputasi, revenue dan keberlangsungan bisnis, tetapi ada banyak cara yang dapat kamu lakukan untuk mengamankan masa depan bisnismu dan membantumu membangun bisnis yang kembali stabil setelah dihantam beragam kesulitan