fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

TDP, Perbedaannya dengan SIUP dan Cara Membuatnya

TDP

TDP atau Tanda Daftar Perusahaan merupakan salah syarat legalitas dalam menjalankan usaha. Dokumen ini hukumnya wajib kamu miliki jika ingin menjalankan usaha di Indonesia. Pasti sebagian besar dari kamu belum memahaminya dan merasa kebingungan. Maka dari itu, upayakan untuk selalu up to date dalam mengikuti perkembangan aturan bisnis di Indonesia, ya! Salah satu informasinya bisa kamu dapat pada artikel berikut ini.

Pengertian TDP

Melansir laman UKM Indonesia, Tanda Daftar Perusahaan adalah dokumen pengesahan bahwa suatu usaha telah melakukan kewajiban pendaftaran perusahaan. Selain itu, pengurusan dokumen ini merupakan tahapan terakhir dalam pendirian suatu badan usaha.

Syarat memiliki TDP

Tanda Daftar Perusahaan juga baru bisa kamu urus setelah memiliki Akta Pendirian Perusahaan, Nomor Pokok Wajib Pajak perusahaan, dan izin teknis operasional usaha, seperti Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) untuk usaha perdagangan atau Izin Usaha Industri (IUI) untuk usaha di bidang industri.

Jika berbicara mengenai urutannya, maka seharusnya kamu mengurus kepemilikan Surat Izin Usaha Perdagangan terlebih dulu, baru Tanda Daftar Perusahaan. Namun, menurut Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik, termaktub juga bahwa Nomor Induk Berusaha (NIB) berlaku sebagai Tanda Daftar Perusahaan.

Pengertian SIUP

Masih dari sumber yang sama, UKM Indonesia menuliskan pengertian Surat Izin Usaha Perdagangan sebagai izin operasional bagi perusahaan atau badan yang melakukan kegiatan usaha di bidang perdagangan, yaitu berupa kegiatan jual beli barang atau jasa. Sama halnya dengan aturan TDP yang berubah, SIUP juga mengalami perubahan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018.

Ada beberapa kegiatan usaha yang tidak wajib memiliki SIUP, seperti:

  1. Perusahaan yang kegiatan usahanya di luar sektor perdagangan
  2. Kantor cabang atau kantor perwakilan
  3. Perusahaan Perdagangan Mikro dengan kriteria sebagai berikut:
    • usaha perseorangan atau persekutuan.
    • kegiatan usaha diurus, dijalankan, atau dikelola oleh pemiliknya atau anggota keluarga atau kerabat terdekat.
    • memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp50 juta rupiah tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

TDP

Perbedaan TDP dan SIUP

Berdasar Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik, NIB juga berlaku sebagai TDP. Namun, berbeda dengan SIUP, pemegangnya masih harus mengurus TDP. Semua tertulis dalam Pasal 26.

Adapun beberapa sektor usaha yang masih wajib memiliki SIUP, yaitu:

  • Pertanian, perkebunan, dan perikanan
  • Pertambangan
  • Konstruksi atau pembangunan
  • Usaha ekspor impor
  • Jasa keuangan
  • Pariwisata dan travel

Karena hanya sektor tertentu saja yang masih wajib memiliki SIUP, sedangkan di sisi lain, perusahaan masih harus membentuk TDP untuk legalitas bisnisnya, maka pada bagian selanjutnya,kami akan lebih fokus untuk membahas tentang seluk beluk TDP, mulai dari syarat pembuatan sampai ke cara membuatnya.

Syarat Pembuatan TDP berdasar Bentuk Perusahaan

Ada banyak jenis perusahaan di Indonesia, sehingga syarat atau dokumen pendukung untuk membuat TDP juga harus mengikuti kondisi, kepentingan, dan kebutuhan yang ada pada masing-masing jenis perusahaan, seperti:

Perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas

  • Kamu perlu menyiapkan fotokopi berbagai dokumen seperti berikut:
    • Akta Pendirian Perseroan.
    • Akta Perubahan Pendirian Perseroan.
    • Dokumen asli dan fotokopi Keputusan Pengesahan sebagai Badan Hukum dan persetujuan perubahan bagi PT yang telah berbadan hukum sebelum berlakunya Undang-Undang Perseroan Terbatas.
    • Kartu Tanda Penduduk atau Paspor pemilik, pengurus, atau penanggungjawab perusahaan.
    • Izin Usaha diterbitkan oleh instansi berwenang.
    • Nomor Pokok Wajib Pajak.
  • Dokumen berisi data tentang peralatan, kapasitas produksi, modal dan tenaga kerja atau blanko isian Tanda Daftar Perusahaan.

Perusahaan berbentuk Koperasi

  • Kamu perlu menyiapkan fotokopi dokumen seperti berikut:
    • Akta Pendirian Koperasi
    • Kartu Tanda Penduduk pengurus atau penanggung jawab
    • Surat pengesahan sebagai badan hukum dari pejabat yang berwenang
    • Izin Usaha dari instansi berwenang
    • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Dokumen berisi data tentang peralatan, kapasitas produksi, modal dan tenaga kerja atau blanko isian Tanda Daftar Perusahaan.
Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Perusahaan Berbentuk CV

  • Siapkan fotokopi dokumen berikut:
    • Akta Pendirian Perusahaan
    • Kartu Tanda Penduduk atau Paspor pengurus atau penanggung jawab.
    • Neraca Awal
    • Izin Usaha diterbitkan oleh instansi berwenang
    • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Dokumen berisi data tentang peralatan, kapasitas produksi, modal dan tenaga kerja atau blanko isian Tanda Daftar Perusahaan.

Perusahaan berbentuk Firma

  • Kamu perlu menyiapkan fotokopi dokumen seperti berikut:
    • Akta Pendirian Perusahaan (apabila ada)
    • Kartu Tanda Penduduk atau Paspor pengurus atau penanggung jawab
    • Izin Usaha diterbitkan oleh instansi berwenang
    • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Perusahaan berbentuk Perorangan

  • Kamu perlu menyiapkan fotokopi dokumen seperti berikut:
    • Akta Pendirian Perusahaan (apabila ada)
    • Kartu Tanda Penduduk pemilik atau penanggung jawab
    • Izin Usaha diterbitkan oleh instansi berwenang
    • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Dokumen berisi data tentang peralatan, kapasitas produksi, modal dan tenaga kerja atau blanko isian Tanda Daftar Perusahaan.

Bentuk Usaha Lainnya

  • Kamu perlu menyiapkan fotokopi dokumen seperti berikut
    • Akta Pendirian Perusahaan (apabila ada)
    • Kartu Tanda Penduduk atau Paspor pengurus atau penanggung jawab
    • Izin Usaha diterbitkan oleh instansi berwenang
    • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Kamu perlu menyiapkan fotokopi dokumen berikut:
    • Akta Pendirian Perusahaan (apabila ada) atau Surat Penunjukan atau Surat keterangan yang dipersamakan dengan itu ebagai Kantor Cabang, Kantor Pembantu dan Perwakilan.
    • Kartu Tanda Penduduk atau Paspor pengurus atau penanggung jawab.
    • Izin usaha atau surat keterangan yang dipersamakan dengan itu yang diterbitkan oleh Instansi yang berwenang atau Kantor Pusat Perusahaan yang bersangkutan.
    • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

TDP

Cara Membuat TDP

Menurut sumber dari UKM Indonesia, berdasar sumber informan pembuatan TDP di Kota Bandung sebagai contohnya, proses pembuatan TDP akan terjadi melalui dua tahapan sebagai berikut:

Tahapan Mendatangi Tempat Pelayanan

  1. Pemohon mendatangi tempat pelayanan perizinan untuk melakukan permohonan izin
  2. Pemohon akan diarahkan dan dipandu oleh petugas loket pelayanan untuk melakukan permohonan secara online

Tahapan Melakukan Permohonan Secara Online

  1. Pemohon membuat akun pada website Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung atau pada aplikasi perizinan online Gadget Mobile Application for License (GAMPIL)
  2. Pemohon mengajukan permohonan, mengisi perlengkapan, menyerahkan izin, download atau cetak resi, dan mendapatkan SMS nomor resi
  3. Terjadi verifikasi administrasi yang terdiri dari pengecekan kelengkapan data. 
  4. Validasi berkas permohonan
  5. Survei lapangan yang menghasilkan keputusan berupa rekomendasi dari Tim Teknis
  6. Jika berkas permohonan dan hasil survei lapangan disetujui, maka pemohon mendapatkan SMS kode bayar dan nominal Surat Ketetapan Retribusi (hanya untuk yang berbayar)
  7. Pemohon membayar melalui loket Bank atau Anjungan Tunai Mandiri (hanya untuk yang berbayar)
  8. Pemohon mengisi Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (SKM) melalui akun pemohon
  9. Pencetakan izin Tanda Daftar Perusahaan
  10. Petugas pos mengantar surat izin Tanda Daftar Perusahaan

Demikian tahapan-tahapan membuat TDP. Perlu kamu ingat bahwa tahapan dalam membuat TDP pada masing-masing daerah tidak sama. Jadi, untuk memastikan langkah apa saja yang harus kamu tempuh dengan tepat, pastikan untuk menghubungi instansi terkait di daerahmu ya!

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Baca juga artikel terkait lainnya :

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP