fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Tertarik Mulai Bisnis Ramah Lingkungan? Brand Ini Bisa Jadi Inspirasimu

Bisnis Ramah Lingkungan

Apa jadinya saat manusia tak lagi dapat merasakan udara yang sejuk, karena seluruh udara sudah penuh dengan asap industri? Bagaimana kalau semua ruang terbuka hijau yang tersisa, berganti menjadi hutan-hutan beton? Apa persaanmu saat tahu anak cucu kelak tak lagi bisa kenal suara jangkrik di malam hari atau suara katak sehabis hujan? Padahal, mereka memiliki uang dalam genggaman, untuk dapat menikmati hidup. Apakah ini waktunya memulai bisnis ramah lingkungan?

Pertanyaan tentang bisnis ramah lingkungan rasanya menjadi awal dari proses merenung. Mengawinkan kesuksesan dalam bisnis sekaligus menjaga lingkungan sangat mungkin untuk dilakukan. Tak selamanya bisnis bicara tentang industri yang memperkeruh planet tempat manusia tinggal. 

Ada dampak positif saat pandemi berlangsung dan mengembalikan semua orang ke rumah. Jalanan, tempat wisata, dan ruang-ruang publik menjadi lengang. Bumi seolah mendapat waktu untuk bernapas. Orang-orang kemudian termotivasi untuk hidup lebih sehat.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Gaya hidup less waste, back to nature, dan organic life, mulai ramai dibicarakan. Banyak orang tergila-gila menanam segala jenis tanaman hits untuk mengisi teras rumah dan pekarangan. Tidak sedikit pula orang-orang yang memakai sepeda untuk beraktivitas dan berolahraga lebih intens. Mengonsumi makanan dari bahan-bahan organik pun jadi pilihan mereka. Tren penggunaan green product juga turut meningkat sebab mereka ingin mengurangi konsumsi.

Gejala-gejala positif dalam mencintai bumi tentu menjadi sinyal positif juga bagi kamu para pebisnis yang ingin memulai bisnis ramah lingkungan. Tujuh brand lokal di bawah ini mungkin bisa menjadi inspirasimu.

  1. Arane, Bisnis Ramah Lingkungan yang Fokus di Bidang Fashion

    Eco print memang sedang naik daun sebagai bentuk keprihatinan atas fast fashion dengan berbagai prosesnya yang menyumbang banyak limbah. Arane yang pernah memenangkan Anugerah Bangga Buatan Indonesia dan juga Juara 3 The Big Start Blibli, menggunakan warna alam dari tumbuh-tumbuhan untuk produk fashionnya.

    Biar lebih jelas, kamu dapat stalking bisnis ramah lingkungan satu ini di akun Instagram-nya, @arane_id. Buat kamu yang punya ketertarikan di dunia fashion, kamu dapat mengambil inspirasi dari Arane. Apalagi tumbuh-tumbuhan yang tersedia di alam sangat bervariasi serta punya warna dan motif nan eksotis. Oh iya, Arane juga pernah diundang memberikan workshop di Singapura oleh Mini Cooper, lho.

  2. Studio Dapur

    Apakah kamu suka memasak dan bereksperimen di dapur? Saatnya berkenalan dengan bisnis ramah lingkungan yang memproduksi alat-alat dapur berbahan dasar bambu. Selain desainnya yang menawan, Studio Dapur juga berprinsip pada kewirausahaan sosial dengan mengajak pengrajin lokal untuk ikut serta dalam operasional bisnisnya. 

    Prestasi luar biasa Studio Dapur adalah lolos seleksi New Talent untuk hadir dalam pameran Home Décor Ambiente di Frankfurt, Jerman pada tahun 2019. Di tahun yang sama, mereka juga mengikuti pameran New York Now. 

    Kamu yang ingin mendapat inspirasi lebih dari Studio Dapur, bisa mengunjunginya di Instagram @studio.dapur.

  3. Robries

    Tren home décor ramah lingkungan ternyata tak melulu berbahan dasar kayu. Robries dengan akun Instagram @madebyrobries adalah salah satu yang membuat tren bisnis ramah lingkungan di bidang furniture.

    Bisnis Ramah LingkunganInovasi Robries adalah hasil daur ulang sampah botol plastik yang dikombinasikan dengan polyester resin. Mereka fokus memproduksi berbagai perabotan dengan desain minimalis sesuai tren terkini. Robries juga merangkul pengrajin lokal untuk membantu proses produksi dan memaksimalkan digital marketing untuk menjual produknya. Buat kamu yang suka menciptakan produk inovasi, Robries bisa banget menjadi inspirasi. Suatu hal yang tak terpikirkan oleh kebanyakan orang bisa jadi punya nilai jual yang berbeda dengan yang sudah pernah ada. Inilah eranya green product.

  4. Sejauh Mata Memandang

    Satu lagi bisnis ramah lingkungan di bidang fashion dengan ratusan ribu followers di akun Instagram-nya. Apakah kamu sudah kenal dengan brand @sejauh_mata_memandang? Bisnis satu ini mengunggulkan kombinasi kain daur ulang atau up cycle kain perca yang dipadukan dengan produk pengrajin lokal. 

    Sejauh Mata Memandang juga kerap terlibat di berbagai kampanye lingkungan bersama sejumlah LSM seperti Canopy, Water House Project, juga Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik. Baru-baru ini mereka berkolaborasi dengan Dian Sastro dan founder Jogja Hip Hop Foundation dalam sebuah karya menampilkan seorang sahabat yang bercerita tentang filosofi menanam yang menumbuhkan harapan. 

    Selain itu, setiap pembelian produk Sejauh Mata Memandang, konsumen menyumbang satu pohon untuk penghijauan hutan di Taman Nasional Leuser, Aceh Timur.

  5. Plepah, Bisnis Ramah Lingkungan lewat Pelepah Pinang

    Bagi kamu yang resah tentang kemasan makanan sekali pakai, bisnis ramah lingkungan Plepah ini rasanya punya keresahan yang sama. Plepah memproduksi food container berbahan dasar limbah pelepah pinang yang memberi jawaban atas permasalahan kemasan makanan sekali pakai. 

    Plepah menyatakan produknya 100% natural, food grade, tahan air, sudah disterilisasi melalui proses UV, dan juga dapat terurai dalam 60 hari. Kelebihan lainnya adalah tahan panas hingga 200 derajat celcius sehingga aman dipakai sebagai wadah makanan yang dihangatkan dalam microwave. Keren, kan?

    Plepah yang memiliki akun Instagram di @plepah_id, telah berkolaborasi dengan 90 petani dari koperasi lokal untuk mendapatkan limbah pelepah pinang sekaligus membantu produksinya. Sedangkan distribusinya menggandeng berbagai UMKM untuk mengedukasi masyarakat tentang food container yang ramah lingkungan. 

    Dari sisi prestasi, Plepah merupakan pemenang kompetisi IFCA BCIC 2019 dan berkesempatan mengikuti Inkubator Bisnis Kreatif BCIC tahun 2020

  6. Yorrie Eatery

    Bisnis ramah lingkungan berikutnya berkecimpung di bidang baking. Juara 3 Healthypreneur dari brand Ladang Lima (produsen tepung mocaf) ini memang baru saja memulai bisnisnya, yaitu tahun 2021. Namun, perkembangannya sudah cukup pesat. Tidak hanya didistribusikan di wilayah Surabaya, tapi juga dikirim ke wilayah lain di Indonesia. Yorrie Eatery sudah tersedia di outlet store rekan pebisnis healthypreneur di Jakarta yang sekaligus melayani order wilayah Jabodetabek. 

    Yorrie Eatery berbahan dasar bahan organik dan plant based, artinya tidak menggunakan tepung terigu, telur, susu, maupun madu. Selain diperuntukkan bagi vegetarian yang ingin tetap bisa menikmati cake enak, juga sehat dikonsumsi oleh semua orang. Beberapa kali Yorrie meluncurkan produk khusus yang bekerja sama dengan brand ternama lainnya seperti Tropicana Slim.

    Dalam hal kemasan, Yorrie juga memperhatikan konsep less waste dengan tidak menggunakan kemasan plastik, membagikan tote bag untuk setiap pembelian produknya, serta menggunakan hampers dari rotan yang didesain cantik.

    Buat kamu yang ingin mengikuti jejak Yorrie, bisa langsung menuju ke akun Instagram-nya di @yorrieatery

  7. Savitri Wedding, Bisnis Ramah Lingkungan di Bidang Wedding

    Wedding planner and concept yang berbasis di Yogyakarta ini telah berdiri sejak tahun 1998. Dengan kampanye less waste wedding, Savitri dengan cepat mendapat tempat di hati customer yang ingin menerapkan konsep ramah lingkungan di momen pernikahan mereka.

    Bisnis Ramah LingkunganBisnis ramah lingkungan satu ini mengajak semua vendor untuk berpartisipasi dalam konsepnya. Mulai dari green hotel yang menggunakan besek atau kemasan anyaman bambu dan daun pisang sebagai pengganti piring, juga menyediakan refill station untuk minuman. Uniknya, semua tamu juga diimbau membawa tumblr sendiri.

    Savitri memakai dekorasi sederhana berupa bunga-bunga alami. Selepas acara, bunga-bunga tersebut masih dapat dimanfaatkan untuk acara lain. Sementara itu, sampah sisa konsumsi diolah kembali. 

    Menarik, bukan? Kamu bisa meluncur ke akun Instagramnya di @savitriwedding.

Jadi, lesson learn apa yang kamu dapatkan dari kisah para brand lokal ramah lingkungan di atas? Sudah saatnya para pebisnis juga berkontribusi untuk bumi, supaya tetap nyaman dihuni sekaligus menginspirasi banyak orang. Tak ada kata terlambat untuk memulai langkah kebaikan.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP