fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Pengertian Thrift Shop dan Tips Bisnis Barang Bekas

Thrift Shop

Tahukah kamu peluang usaha yang bernama Thrift Shop?  Kamu bisa mengambil peluang untuk sukses di jenis usaha ini. Apa sih perbedaan Thrift Shop, Thrift, Thrifting dan bagaimana sukses berbisnis barang bekas. Kami merangkum informasi buat kamu.

Pengertian Thrift Shop

Arti Thrift Shop adalah toko atau usaha yang menjual barang-barang bekas dari luar maupun dalam negeri. Disebut juga sebagai toko penghematan. Sejak tahun 2013, perdagangan barang bekas mulai masuk ke Indonesia, dimulai dari barang langka hingga barang dengan brand yang terkenal.

Produk yang sering dijual adalah pakaian. Ada juga produk bekas seperti buku, dan furnitur bahkan electronic yang masih bagus.Toko ini berjualan untuk tujuan amal. Biasanya Thrift Shop dibuka dalam rangka mengumpulkan uang untuk amal.

Pengertian kata Thrift dalam bahasa Inggris artinya penghematan. Menurut Cambridge Dictonary, Thrift artinya menggunakan uang secara hati-hati, terutama dengan menghindari pemborosan. 

Sedangkan pengertian dari kata Thrifting adalah aktivitas membeli barang bekas dengan tujuan untuk dipakai Kembali. Konsumen yang melakukan thrifting berfikir untuk penghematan. Ada juga yang bertujuan untuk daur ulang agar tidak menambah sampah di bumi. Dengan thrifting, akan memperpanjang usia suatu barang sehingga menekan budaya konsumtivisme. Adapun konsumtivisme adalah gaya hidup suka berbelanja tetapi sering kali tidak berguna atau hanya menumpuk barang.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Jadi sudah paham ya bedanya Thrift Shop, Thrift, Thrifting. Walau kegiatan Thrift Shop sudah menjadi hal yang lumrah. Akhir-akhir ini penjualan barang bekas kembali marak.

5 Tips Sukses Bisnis Thrift Shop

Thrift ShopBerbisnis Thrift Shop atau jualan barang bekas, memiliki keunikan tersendiri. Ada perbedaan mendasar pada konsumen. Hal ini terkait budaya, informasi dan kebiasaan konsumen tersebut. Seperti apa tips sukses menjalankan Thrift Shop. Berikut ini 5 tips sukses bisnis barang bekas :

  1. Product : Informasi deskripsi yang jelas

Kenali kualitas produk dan keadaannya..Sertakan deskripsi yang jelas. Karena ini adalah barang bekas pastinya sudah pernah terpakai orang lain.  Sebelum kamu display produk. Ada baiknya kamu melakukan pengecekan barang yang akan dijual. 

Sebagai Thrift Shop kamu harus mengetahui jenis, bahan barang atau manfaat barang itu.  Jika produk kamu berupa baju atau pakaian, kamu harus tahu jenis kain dan ukuran ini. Tujuannya mempermudah ketika konsumen menanyakan detail dari produk yang kamu jual. 

Sekarang banyak bermunculan Thrift Shop yang beroperasi secara online dan offline. Kamu harus membagi waktu untuk memaksimalkan penjualan online maupun offline. Rapikan dan lakukan pencatatan stok produk dengan baik. Pencatatan stok produk  akan memudahkan bisnis kamu. 

Sediakan pilihan produk, display dengan banyak pilihan produk akan menarik konsumen. Setiap orang punya selera yang berbeda maka tersedia banyak pilihan akan membuat kemungkinan closing semakin banyak.

  1. Place / Temukan Tempat yang Cocok

Tidak semua tempat cocok untuk berjualan barang bekas. Ada pasar tertentu yang memang menyediakan space untuk Thrift Shop. Ada juga pasar khusus barang bekas atau pasar yang mayoritas penjualnya menawarkan barang bekas artinya konsumen yang datang berkunjung adalah orang yang sudah paham. 

Konsumen sudah mengetahui kalau produk tersebut adalah barang bekas. Tetapi jika pasar itu bukan pasar barang bekas maka kamu masih harus mengedukasi calon konsumen.  

Beberapa tempat seperti Car-Free-Day sudah banyak yang memanfaatkan untuk mendisplay barang bekas dan cocok untuk menjual barang itu. Segmentasi konsumen yang mau berbelanja barang bekas di Thrift Shop adalah orang-orang yang sudah teredukasi. 

Tujuan konsumen membeli barang bekas bisa untuk amal. Dengan membeli produk itu maka sekaligus memberikan amal. Ada juga orang-orang yang sudah aware dan  sepakat dengan Go Green. 

Gaya hidup tidak mewah dan menyisihkan waktu untuk mendaur ulang barang. Orang-orang ini sudah teredukasi untuk tidak membeli barang baru karena akan menambah sampah dunia.

  1. Price vs Quality

Tujuan jual beli barang bekas adalah penghematan dan mengurangi sampah. Artinya dengan membeli barang bekas. maka secara tidak langsung turut serta dalam kampanye go green atau Gerakan hidup lebih ramah lingkungan.

Harga barang bekas sangat terjangkau Tetapi kamu harus melakukan pengecekan secara detail agar kamu tahu kondisi dan kualitas barang. Setelah mengecek barang. Kamu bisa menentukan harga jual.

Harga dari barang bekas sangat beragam produk-produk merek terkenal yang dijual oleh Thrift Shop biasanya menjadi sangat murah kisaran Rp5.000, Rp10.000 sampai Rp 50.000. Sebagian dari harga biasanya disumbangkan kepada Yayasan tujuan amal. 

Harga yang di pasaran barang bekas itu sangat terjangkau. Tetapi ada juga barang-barang yang bisa menaikan profit. Harga pasar ini terkait dengan kualitas dan kondisi barang.

Jika barangnya tidak cacat, masih utuh dan tampak seperti baru. Barang itu bisa juga memakai brandol harga di atas rata-rata. Sekali lagi melakukan pengecekan pada kualitas akan membuat kamu mudah untuk menentukan harga. Maka kamu bisa mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi.

  1. Picture (Foto yang Menarik)

Thrift ShopFoto produk sangat mendukung edukasi dan promosi dari toko kamu.  Untuk mengambil foto yang baik, ada beberapa teknik yang bisa kamu lakukan.

    • pertama kecukupan cahaya 
    • kedua background atau alas yang unik 
    • ketiga Angel Saat pengambilan foto 

Foto yang bagus akan membuat orang tertarik. Untuk produk baju sebaiknya memakai background putih bersih dengan cahaya yang cukup terang. Lakukan pemotretan di siang hari. Usahakan dekat dengan cahaya yang melewati jendela. Untuk produk baju biasanya bagus dari samping atau dari depan angle eye view, tetapi jika produkmu adalah souvenir maupun barang-barang rumah tangga biasanya Angel yang baik adalah pemotretan dari atas/ high angle atau dari depan. Untuk produk yang bukan baju. Background yang bagus bisa memakai kain putih atau kain hitam.

Pada saat pemotretan, selalu ingat untuk tetap ada cahaya yang terang dan alas yang bersih. Tambahkan juga pernak-pernik seperti bunga, Daun-daunan atau manik-manik disesuaikan dengan konsep foto yang kamu inginkan

  1. Promotion

Promosi bisa memanfaatkan sarana media online dan offline. Untuk promosi offline. Kamu bisa rajin mengikuti pameran dan mencari tempat berkumpulnya orang. Event Car-Free-Day akan membuat kamu bertemu dengan banyak orang. 

Semakin banyak relasi semakin tinggi kemungkinan tertarik akan produk barang bekas. 

Jika kamu melakukan promosi secara online maka manfaatkan media sosial untuk mempromosikan barang dagangan kamu. Selain foto yang sudah kita bahas, kamu juga butuh penjelasan yang menarik dan hastag yang berkaitan dengan produk.

Buatlah blog atau website untuk menampung materi promosi dan foto produk. Tambahkan juga artikel-artikel yang bermanfaat sehingga orang mendapatkan ilmu ketika membaca website toko jualan online kamu. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Itu tadi tips sukses bisnis barang bekas yang bisa kamu praktekkan.  Asal kamu mendapatkan produk yang baik dan tempat yang cocok kamu bisa menentukan harga yang lebih tinggi. Dengan kualitas produk yang kamu punya foto yang menarik disertai promosi akan membuat produk. Selamat mencoba semoga sukses