fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Tingkatkan Penjualan di Instagram, Ini 10 Caranya

berjualan di instagram 01

Tingkatkan penjualan di Instagram untuk membantu bisnismu lebih berkembang. Instagram sering disebut sebagai channel untuk meningkatkan brand awareness, tapi bukan berarti kamu tidak bisa tingkatkan penjualan di media sosial tersebut. Berdasarkan data eMarketer, pengguna Instagram mencapai 1,07 miliar di seluruh dunia pada tahun 2021 dan itu merupakan jumlah yang cukup fantastis. 

Instagram juga sudah menjadi identitas bagi sebuah bisnis. Apalagi, saat ini Instagram juga sudah memiliki fitur Instagram Shopping yang membantu pebisnis tingkatkan penjualan.

Tak hanya brand besar yang memiliki kesempatan memanfaatkan Instagram sebagai salah satu channel untuk berjualan, brand lokal pun kini makin menjamur. 

Yuk, tingkatkan penjualan di Instagram dengan 10 cara berjualan di Instagram yang sudah teruji ini. 

Baca juga: Naikkan Penjualan Lewat Strategi Dasar Digital Marketing Bisnis UMKM

10 Cara Tingkatkan Penjualan di Instagram

     1. Optimasi bio profile yang eye catching 

Bio profile yang eye catching akan mampu menarik minat audience untuk menekan tombol follow. Hal itu karena mereka percaya pada produk, jasa, atau layananmu. Pada akhirnya, followers suatu saat akan menjadi konsumen dan akan tingkatkan penjualan di Instagram bisnismu.

Karena itu, beberapa hal berikut ini perlu kamu perhatikan :

    • Profile picture: utamakan  memilih logo yang menggambarkan brand identity bisnismu.
    • Informasi yang jelas: pada badan bio, jelaskan produk, jasa, atau layananmu. Boleh juga dituliskan tagline, atau informasi jam buka tutup layanan jika kamu memiliki offline store. 
    • Link menuju halaman lain yang kamu fokuskan: misalnya menuju tokomu, CS, atau promo menarik yang sedang berjalan. Jika lebih dari satu link, kamu bisa menggunakan semacam linkr.ee, linkin.bio, atau yang lain. Jangan lupa juga untuk memberikan call to action di atas link postinganmu, misalnya seperti kata ajakan: klik di sini untuk belanja, info detail, atau kata yang mengarahkan mereka untuk klik link yang kamu sematkan. 

     2. Ciptakan konten sesuai target pasar

Konten yang akan muncul di feed Instagram bisnismu bukan sekedar etalase tanpa makna, apalagi tanpa arah. Sesuaikan ide kontenmu dengan target pasar bisnismu. Siapakah segmen konsumen dari produk, jasa, atau layananmu. Kamu bisa mengkategorikannya menurut gender, usia, karakter, daerah, dan sebagainya. 

Setelah itu, breakdown menjadi ide konten dengan menyesuaikan desain feed, bahasa, pendekatan strategi, dan sebagainya. Jangan lupa riset konten kompetitor untuk melihat persaingan yang ada sekaligus menambah insight. 

Baca juga: Bisnis Tumbuh Pesat dengan Target Pasar yang Tepat

     3. Ciptakan konten menarik yang mengundang action

Setelah kamu tahu konten yang sesuai target pasarmu, saatnya mengumpulkan ide konten yang mengundang audience untuk like, share, komen, dan save. 

Konsep konten terdiri dari :

    • Visual : foto, gambar, infografis, video (reels, feed), microblog 

Pastikan visualmu sangat bagus untuk membuat audience berhenti mengamati kontenmu. Visual yang kuat biasanya tidak blur jika berupa foto, serta desain yang eye catching jika berupa gambar atau infografis, dan mengundang penasaran jika itu video. 

    • Caption

Caption yang menarik adalah yang memiliki lead atau hook (pembuka) kuat, yaitu 100 karakter pertama, sebelum terpotong oleh tulisan read more. Setelah itu, di bawah lead atau hook, tuliskan isi pesan yang ingin kamu sampaikan, jangan lupa untuk mengakhirinya dengan call to action untuk mengundang interaksi. Akhir dengan penggunaan hashtag yang sesuai niche bisnis atau konten yang sedang kamu post.

Berikut beberapa hal yang bisa kamu jadikan ide konten untuk tingkatkan penjualan di Instagram :

    • Foto produk atau jasa yang estetik dan variasinya
    • Behind the story seperti proses pembuatan produk
    • Video tutorial penggunaan produk atau jasamu
    • Testimoni konsumen
    • Study case atau QnA tentang masalah yang dihadapi konsumen
    • Viral case dihubungkan dengan niche produk
    • Tips yang berhubungan dengan produk atau jasamu
    • Quotes inspiratif
    • Quiz
    • Giveaway 

Baca juga: Tips Membuat Konten Instagram yang Menarik

berjualan di instagram 03

     4. Posting konsisten 1 day 1 post

Konsistensi adalah kunci utama untuk tingkatkan penjualan di Instagram. Bila kamu hanya sesekali post, lalu hilang dari peredaran, audience dapat tenggelam dengan berbagai konten variatif dari kompetitor dan melupakanmu. Kamu juga bisa menggunakan content planner untuk membuatmu lebih disiplin posting.  

     5. Aktifkan Instagram Story setiap hari dan highlight variasi produk

Jika Instagram feed akan menjangkau calon followers dan followers setia, maka Instagram Story akan mengaktifkan followers-mu untuk berinteraksi. Jangan lupa untuk menggunakan berbagai fitur Instagram Story seperti question box, polling, link menuju toko yang sekaligus memungkinkan mereka melakukan pembayaran produk atau jasamu.   

Baca juga: Cara Bikin Followers jadi Pelanggan Setia

     6. Manfaatkan fitur Instagram Shopping untuk menampilkan price tag yang mengundang transaksi

Kini, Instagram memang menyediakan fitur khusus buat para pebisnis online untuk makin menjangkau audience dengan mudah. Fitur itu adalah Instagram Shopping. Kamu bisa mengaksesnya di bagian bawah tampilan layar, memakai simbol tas belanja. 

Dengan fitur ini, akunmu bisa mem-posting foto produk disertai price tag dan audience bisa dengan mudah meng-kliknya untuk melakukan pembayaran.   

     7. Menggunakan Instagram Ads dan Instagram Story Ads

Selain cara-cara tingkatkan penjualan di Instagram secara organik, kamu juga perlu untuk mencoba Instagram Ads di feed maupun di story. Kamu bisa lebih menetapkan target audience yang sesuai dengan target market bisnismu. Bisa juga untuk memilih jangkauan lokasi tertentu. Sedangkan preferensi audience bisa dipilih berdasarkan usia, minat, dan sebagainya. 

Kamu pun bisa menargetkan berapa banyak yang mesti kamu keluarkan sesuai dengan budgeting bisnismu.  

     8. Interaksi dengan followers-mu

Aktivasi followers mu dengan membangun interaksi seperti fast response saat membalas komentar, DM, respon story, ataupun melakukan program seperti live Instagram. Jangan lupa pula untuk mengolaborasikan semua jenis konten untuk mendapatkan analisa konten yang disukai followers mu. 

berjualan di instagram 02

     9. Kolaborasi dan kerjasama dengan influencer sesuai niche bisnismu

Saat ini sering orang menyebut eranya kolaborasi, bukan kompetisi. Maka, kolaborasi dengan bisnis yang se-niche atau yang saling melengkapi akan membuat kamu dan kolaboratormu meraih segmen pasar yang lebih luas. 

Kolaborasi bisa dilakukan dalam bentuk kolaborasi konten di feed, dan Instagram sudah menyediakan fitur ini. Jika kamu tag kolaborator, dan ia menyetujuinya, konten tersebut akan muncul di feed keduanya. 

Kerjasama dengan influencer yang lifestyle dan vibes nya sesuai karakter brand mu juga penting untuk dilakukan untuk menarik banyak audience baru yang belum mengenalmu. 

Baca juga: Jenis-Jenis Influencer yang Perlu Kamu Tahu

   10. Lakukan promosi eksklusif hanya di Instagram

Buatlah promosi eksklusif di Instagram yang tidak kamu buat di channel lainnya. Misalkan diskon, bonus, atau kode referral tertentu. Berikan followers mu user experience yang mengesankan dengan berinteraksi denganmu di akun yang sedang kamu besarkan. 

Tren dan algoritma Instagram selalu berkembang dari waktu ke waktu. Namun, satu yang pasti adalah tetap letakkan unsur humanis di dalam konten dan karakter akunmu sehingga audience merasa benar-benar terhubung secara real. Selanjutnya, jika kamu menerapkan cara-cara di atas, kamu pasti bisa tingkatkan penjualan di Instagram.  

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP