fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Tipe Kemasan Produk Mainan Anak yang Bisa Mendongkrak Penjualan

kemasan produk

Bicara bisnis mainan anak, faktor kemasan produk atau packaging adalah masalah krusial. Dalam persaingan pasar yang sangat kompetitif, kemasan menjadi sebuah representasi merek untuk mempertahankan eksistensi dan menarik konsumen. Baik itu dalam proses bisnis online maupun offline, termasuk jualan online dengan sistem direct to consumer (D2C),

Tujuan dasar dari penggunaan kemasan adalah untuk menjaga barang atau produk yang ada di dalamnya tetap aman dan tidak terkontaminasi debu, kotoran atau benda-benda apa pun yang sifatnya dapat membuatnya tak steril. Namun, selain untuk perlindungan, kemasan ternyata juga memberi beberapa fungsi tambahan yang sangat membantu proses pemasaran. 

Tak sekadar membungkus produk, kemasan bisa menentukan daya tarik konsumen terhadap sebuah produk, sekaligus membangun citra merek. Kemasan adalah alat penjualan yang penting dan efektif untuk mendorong pembelian. Pendek kata, selain peran fungsional, kemasan bisa menjadi media ampuh untuk promosi penjualan. 

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa fungsi kemasan dalam strategi pemasaran mainan anak.

  1. Kemasan sebagai Identitas

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kemasan juga berfungsi sebagai alat promosi ataupun pemasaran. Fungsi promosional ini bisa terjadi karena kemasan bisa berperan untuk menegaskan ciri khas dari produk yang dijual karena setiap produk akan memiliki kemasan yang berbeda (self service)

Kemasan adalah kepribadian produk. Suatu produk yang dikemas dalam wadah berukuran khusus, berwarna dan berbentuk akan menjaga perbedaannya dari produk pesaing. Identifikasi produk bisa mudah dilakukan dengan kemasan yang berbeda karena menambah kepribadian atau citranya.

Melalui desain visualnya, kemasan juga bisa mewakili identitas perusahaan (company and brand image) yang membuat perusahaan bisa lebih dikenal audiens.

Fungsi identifikasi produk ini akan diperkuat melalui stiker label kemasan yang biasanya mencantumkan logo dan nama dari brand atau produsennya. Logo itulah yang membuat pelanggan lebih cepat mengenal produk tersebut. 

  1. Kemasan sebagai Tools Promosi 

Setelah menjalankan fungsi sebagai pengidentifikasi brand maupun perusahaan, kemasan kemudian menjalankan fungsi integralnya untuk mempromosikan produk. Secara sadar, pemilik brand memberi tugas kepada kemasan untuk menyumbang pengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen. Untuk tugas ini, pemilik brand membekalinya dengan warna yang atraktif, logo, simbol, dan keterangan-keterangan menarik yang promotif. 

  1. Fungsi Informasi dan Kredibilitas 

Fungsi pengemasan ini melibatkan penempatan berbagai informasi dan detail spesifik tentang produk mainan pada kemasan. Kemasan yang baik harus menyampaikan informasi yang diperlukan kepada konsumen seperti fitur umum produk, bahan, berat bersih isi, nama dan alamat produsen.

Fungsi informatif ini sekaligus memberi kepastian kepada konsumen bahwa produk mainan tersebut memiliki kualitas yang diinginkan. Kemasan produk memberi jaminan bahwa produk di dalamnya, sebagian besar, tidak rusak dan aman digunakan untuk anak-anak yang menjadi target marketnya.

Semakin lengkap informasi yang tercantum dalam kemasan tersebut, tentu calon konsumen akan dibuat semakin yakin dengan produk yang dijual alias mereka tak perlu lagi meragukan kredibilitas dari produk tersebut. Terlebih jika desain kemasan yang kamu gunakan cukup kreatif. Ini akan menjadi nilai tambah bagi calon konsumen untuk membuat mereka lebih yakin. Pasalnya, produk makanan abal-abal biasanya hanya akan mencantumkan informasi ala kadarnya.

  1. Fungsi Kenyamanan 

Kemasan membantu memberikan kenyamanan pengguna. Pengemasan memberikan kemudahan dalam pengangkutan produk dari satu tempat ke tempat lain, dan dalam penyimpanan. Hasilnya, pemasaran fungsi pengangkutan, penyimpanan, dan penanganan dilakukan dengan mudah dan tanpa pemborosan. Konsumen bisa sangat terbantu selama produk sedang digunakan. 

 

Kemasan dan Komunikasi Pemasaran

Di kalangan pemilik brand dan marketer, kemasan ditempatkan sebagai alat yang sangat diperhitungkan dalam konsep komunikasi pemasaran saat ini. Pemasaran produk dengan mempertimbangkan desain kemasan menjadi penting karena dapat meningkatkan minat beli pelanggan. Menurut literatur, pengemasan yang efektif dibuat sesuai dengan preferensi serta kebutuhan konsumen mampu menghasilkan kepuasan terhadap konsumen sehingga memutuskan untuk membeli produk (Sari et al., 2020).

kemasan produk

Tipe-tipe Kemasan Produk Mainan 

Mainan anak biasanya dikemas dengan bahan kardus, boks plastik atau plastik clamshell/blister. Kamu bisa memilih salah satunya, tentu saja harus tetap mempertimbangkan faktor ekonomis, estetika, dan kemudahan. 

Dalam menentukan jenis kemasan produk mainan anak jualanmu, poin pertama kamu harus mengacu pada sisi sang calon konsumen yakni anak-anak itu sendiri. Tampilan lewat warna, bentuk, kemasan, hingga pernak-pernik menjadi hal yang sangat penting untuk menarik minat anak-anak. 

Kemasan untuk anak-anak juga harus memiliki pertimbangan khusus untuk mengatasi keterbatasan kognitif pada anak. Konsep desain dengan elemen desain yang menarik akan lebih mudah tersimpan pada memori visual anak melalui pengalaman visual dan kesan tampilan yang tersimpan.

Namun harus diingat juga, dalam proses pembelian mainan anak, orang tua adalah pengambil keputusan. Dapat dikatakan golongan ini menjadi penentu tren dalam pemilihan jenis-jenis mainan dan hobi untuk anak-anaknya. 

Penyusunan konsep packaging mainan anak terkait beberapa hal tersebut harus benar-benar kamu pikirkan dari awal membangun bisnis. 

Misalnya ketika membuat sebuah mainan, kamu sudah harus memikirkan bentuk yang menarik sekaligus tidak berbahaya, tidak memiliki sisi yang tajam, tidak mudah tertelan, tidak mudah terbakar terutama untuk mainan anak usia 3 tahun ke bawah. Memiliki warna yang cerah, dan karakter yang sangat akrab bagi anak-anak misalnya karakter tokoh kartun kesukaan mereka.

Selain itu, perhatikan juga beberapa hal berikut ini. 

  • Sesuaikan Kemasan dengan Ukuran Mainan. Masalah ini harus sudah kamu perhatikan sebelum proses desain dan pencetakan kemasan dimulai. Bayangkan saja, kalau ternyata kamu sudah susah payah mendesain kemasan dan kemudian dicetak dalam jumlah banyak, ternyata ukurannya lebih kecil daripada mainannya. Ukur panjang, lebar, dan tinggi mainan dengan penggaris besar sebelum mendesain. Setelah yakin, barulah tentukan ukuran kemasan di aplikasi desain. Apabila tidak yakin, kamu bisa memberikan kelebihan sedikit ukuran agar tidak terlalu kekecilan.

  • Pastikan Gambar Memiliki Resolusi Tinggi. Karena merupakan etalase produk, masalah kualitas gambar dalam kemasan juga sangat penting. Pakailah resolusi tinggi agar menghasilkan gambar yang tajam dan mendetail. Resolusi desain yang diperlukan biasanya minimal 300 dpi. Selain itu, agar visual tampak jelas gunakan ukuran A2 sebelum mendesain. Selain resolusi desain, ubah format warna juga menjadi CMYK. Hal ini agar hasil cetak sesuai dengan versi layar monitor.

  • Lampirkan mockup untuk gambaran. Kalau kamu kurang yakin dengan hasil cetakan kemasan, sebaiknya lampirkan hasil desain ke dalam mockup dengan memberikan contoh mockup dan hasil desainmu, tim percetakan akan mendapatkan gambaran untuk mencetaknya sehingga terhindar dari kesalahan, kamu bisa mencari mockup yang sesuai dengan keinginanmu di internet. Ada berbagai situs mockup gratis yang bisa diunduh.

Kemasan produk yang menarik terbukti mampu mempengaruhi minat konsumen untuk membayar dengan harga yang lebih mahal. Lebih jauh lagi, kemasan produk yang inovatif mampu memberikan manfaat untuk konsumen, dan selanjutnya memberi keuntungan kepada bisnis mainanmu.

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP