fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Tips Bisnis Brownies Ala Salamah Food: Manisnya Untung Lewat Consumer Experience

brownies salamah food 01

Bisnis brownies dapat menjadi pilihan bisnis bagi kamu yang sedang mencari ide usaha di bidang makanan. Tips bisnis brownies sukses dari Annisa Rahmi bersama Salamah Food berikut dapat menjadi panduan yang dapat membantumu memulai bisnis sendiri. Kalau kamu berencana untuk memulai bisnis kue, kisahnya mungkin bisa jadi inspirasi dan motivasimu untuk maju. SImak ceritanya di sini!

 

Berawal dari hobi

Melihat bisnis brownies sukses yang diberi nama “Salamah Food” ini bukanlah bisnis yang dibangun dalam waktu singkat. Salamah Food berawal sejak tahun 2020 saat pandemi Covid-19 menyerang. Mendapat inspirasi nama “Salamah” yang merupakan nama istri Nabi yang memiliki banyak sifat baik dan juga nama salah satu putrinya, Annisa Rahmi atau yang biasa disapa Ninis ini berharap bahwa bisnis brownies miliknya turut diberkahi dengan kebaikan. Berawal dari kegemarannya mengonsumsi brownies yang teksturnya lumer. Ninis mulai membangun bisnis kuliner berupa brownies yang akhirnya menjadi sukses seperti saat ini.

Awalnya Ninis tidak punya pikiran bisa membangun bisnis brownies sukses seperti sekarang. Ia membuat kue hanya untuk konsumsi pribadi dan membagikannya kepada keluarga saja. Ninis memang hobi membuat kue. Karena dia suka sekali mengonsumsi brownies tapi enggan membeli karena harganya cukup mahal, akhirnya dia mulai memanggang brownies sendiri untuk dia dan keluarganya. Sampai satu ketika, keluarganya mengusulkan untuk menjual produk brownies yang dia buat karena rasanya yang enak dan menjadi favorit banyak orang.

Mendapat dukungan dari sang suami, akhirnya Ninis memberanikan diri untuk menjual brownies buatannya kepada tetangga sekitar. Di luar sangkaanya, Ninis mendapatkan respons yang sangat positif. Ninis akhirnya mendapatkan banyak pesanan berulang dari konsumen – konsumennya. Niat baiknya untuk membantu suami mendapatkan penghasilan tambahan, mendorong usaha kuliner rumahan miliknya semakin berkembang.

Salamah Food menawarkan produk yang cukup unik, yaitu jenis fudgy brownies yang crunchy atau garing di bagian luar, namun lumer di bagian dalamnya. Produknya tahan selama 7 hari jika berada di suhu ruangan dan 2 minggu jika disimpan dalam lemari pendingin. Selain menjual fudgy brownies, Salamah Food kini juga menjual dimsum dan molen sebagai menu pendamping. Alasannya adalah untuk memenuhi keinginan konsumen yang ingin memaksimalkan ongkos kirim dengan memesan beberapa jenis produk.

 

Fokus berbisnis lewat media sosial

Ninis menyadari bahwa memulai bisnis brownies yang sukses bukan hal yang mudah. Salamah Food pun awalnya hanya memasarkan Bisnis kuliner fudgy brownies lewat mulut ke mulut saja. Konsumennya pun terbatas pada keluarga, kerabat dan tetangga sekitar rumah pemilik usaha. Sampai akhirnya, Ninis merasa perlu memasarkan produknya lebih luas. Hingga akhirnya ia menggunakan media sosial Instagram sebagai wadah promosi.

brownies salamah food 02Meski sudah banyak konsumennya yang melakukan repeat order, Ninis mengakui bahwa dirinya masih perlu banyak belajr dalam menjalankan bisnis brownies-nya lewat Instagram. Ninis merasa kemampuannya di bidang media sosial masih kurang, sehingga pemanfaatannya pun belum optimal. Namun setelah terus mempelajarinya, akhirnya Ninis memberanikan diri mencari food photographer yang sesuai untuk membantunya menghasilkan konten foto produk untuk Instagram bisnis brownies miliknya.

Terbukti, setelah Ninis mulai mengunakan media sosial Instagram sebagai tempatnya berjualan, permintaan dari konsumen terus meningkat. Kalau awalnya Ninis hanya membuat brownies sesuai dengan jumlah pesanan, namun akhirnya dia mulai berani membuat stok lebih untuk satu hari. Sistem penjualan produk brownies Salamah Food awalnya menggunakan sistem PO atau Pre Order, sehingga dalam satu hari dia hanya membuat brownies sesuai dengan jumlah pesanan yang tercatat. Saat ini, Ninis mengaku bisa memanggang lebih dari 20 loyang dalam sehari. Kini Salamah Food juga membuka sistem reseller, dengan memberikan harga khusus untuk konsumen yang ingin menjual kembali produk brownies-nya atau memang ingin membeli dalam jumlah yang besar.

Mengelola bisnis brownies homemade dan memasarkannya sendiri membuat Ninis kewalahan, apalagi ketika itu, Ninis sedang mengandung dan akan segera melahirkan. Akhirnya Ninis meminta bantuan kepada suaminya yang pada saat awal pandemi memang harus berhenti dari tempat kerjanya. Suami Ninis akhirnya ikut belajar memasak dan membantu membuat brownies sehingga Ninis bisa fokus memasarkan produknya di Instagram. Saat ini, Salamah Food sudah memiliki tim berisi 5 orang yang bekerja bersama. Terdiri dari  bagian produksi, pengemasan dan juga admin Instagram.

 

Mengumpulkan Testimoni Konsumen

Tekad kuat untuk membangun bisnis brownies yang sukses mendorong Ninis lebih kreatif dalam memasarkan produknya. Ninis menerapkan strategi dengan menggunakan foto-foto produk yang artistik dan eye-catching untuk menarik konsumen lewat akun Instagram-nya. Ia meyakini bahwa foto produk yang bagus dan profesional akan menarik konsumen untuk mencoba produk buatannya. Ninis yang menjadi admin di akun Instagram @SalamahFood, berusaha untuk berkomunikasi dengan konsumennya seperti dengan teman. Hal ini membuat konsumen lebih nyaman dan akhirnya menjadi konsumen tetap yang selau melakukan pemesanan ulang.

Karena fokus menjalankan bisnis brownies miliknya secara online, Ninis merasa penting untuk mendengar dan mengumpulkan feedback dan testimoni dari konsumennya yang masuk melalui Instagram maupun chat di WhatsApp. Ninis kemudian mengunggah testimoni dari konsumennya di halaman Instagramnya menggunakan folder khusus, sehingga calon konsumen bisa membaca berbagai pengalaman dan komentar para konsumen tetap yang sudah sering memesan produk brownies-nya.

Walaupun belum memiliki toko offline, saat ini pengikut Instagram Salamah Food sudah mencapai lebih dari 12.000 akun. Setelah beberapa waktu menjalankan bisnis brownies hanya melalui Instagram dan WhatsApp saja, kini Salamah Food juga memiliki website khusus. Awalnya, Ninis hanya memanfaatkan website sebagai etalase digital dari produknya saja. Sampai akhirnya ia memutuskan untuk bergabung dengan LummoShop dan mengubah fungsi website menjadi media untuk berjualan juga.

 

Mengoptimalkan media untuk berjualan

Menurut Ninis, tips bisnis brownies sukses salah satunya adalah dengan terus meningkatkan brand awareness pada konsumen dan ia pun menerapkan strategi tersebut dalam membangun bisnis brownies suksesnya. Melihat peluang bisnis yang menjanjikan lewat pemasaran online membuat Ninis sangat antusias ketika LummoShop mengajaknya bergabung.

Sejak awal Ninis memang hanya ingin memasarkan produknya direct to consumer walaupun secara online. Jadi saat mendapat tawaran untuk bergabung dengan LummoShop, dirinya langsung tertarik dan mengoptimalkan berbagai fitur di dalamnya.

Salah satu hal yang mendapat apresiasi Ninis adalah bahwa tim LummoShop sigap dalam membantunya membangun website Salamah Food menjadi lebih profesional. Sejak bergabung di pertengahan tahun 2021 lalu, Ninis merasa bahwa bisnis brownies miliknya semakin berkembang dan konsumen semakin meningkat.

Ninis merasa sangat terbantu dengan LummoShop karena akhirnya bisa memanfaatkan website yang sebelumnya hanya digunakan sebagai etalase produk menjadi media untuk memasarkan produknya. Konsumen yang bisa mengakses produk Salamah Food pun semakin banyak karena jangkauan pengguna website lebih luas daripada media sosial saja. Selain itu, dukungan Merchant Support dari Lummoshop pun membuat pengembangan bisnis brownies Salamah Food makin baik.

 

brownies salamah food 03Selain kualitas produknya yang unggul, nilai tambah dari Salamah Food adalah Ninis sering mengadakan bundling produk, memberi diskon juga membagikan kupon-kupon gratis ongkos kirim untuk konsumennya. Uniknya, ia sering mengadakan promo pada jam-jam yang tak terduga. Ternyata, trik ini memancing perhatian para konsumennya. Konsumen setia Salamah Food tetap menantikan promo darinya, meskipun munculnya di tengah malam dan jumlahnya terbatas. Strategi ini juga yang agaknya menjadi tips bisnis brownies sukses dari Salamah Food yang konsumennya terus bertambah.

Sebagai pemilik bisnis brownies yang sukses. Salamah Food ingin mencapai harapannya agar bisa semakin meningkatkan brand awareness dari para konsumen, juga makin bisa membangun bisnis brownies yang semakin kuat. Ninis juga berharap nantinya bisa membuka toko offline untuk menambah jaringan penjualan brownies sukses miliknya.

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP