fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Tanya Ahli: 5 Tips Marketing Sukses untuk Pemilik Usaha dari Founder NoonaKu

tips marketing

Mempelajari marketing merupakah hal yang seru dan menarik karena marketing adalah seni dalam mengeksplorasi, menciptakan, dan menyampaikan nilai-nilai produk kamu kepada konsumen. Namun, sayangnya masih banyak pelaku usaha yang memiliki anggapan bahwa memahami tips marketing untuk kemajuan bisnis tidaklah lebih penting daripada modal yang besar. Padahal, marketing adalah kemampuan yang wajib dimiliki oleh pengusaha saat memulai bisnisnya. 

Bagi kamu para pemilik usaha, jangan khawatir dengan marketing. Pada artikel Tanya Ahli kali ini, kami menghadirkan Florentia Jeanne yang merupakan Founder NoonaKu Signature dan NoonaKu Group. Florentia akan membagi tips marketing berdasarkan pengalamannya dalam menggeluti bisnis pakaian khusus untuk kamu. Mari kita simak pemaparannya. 

Pahami Marketing Error

Bagi sejumlah pengusaha, marketing mungkin terlihat cukup mudah untuk dilakukan. Hal tersebut bukan berarti kamu akan terhindar dari kesalahan. Setidaknya, ada enam kesalahan marketing yang kerap dialami oleh para pengusaha:

  • Kurangnya riset pasar yang membuat kamu malah tidak mengenal pasarnya. Ibaratnya seperti menembakkan peluru acak, tak satupun mengenai target. 
  • Menjual tanpa melakukan branding. Jika hanya mengejar omzet tanpa melakukan branding dan marketing yang tepat, lama-kelamaan akan semakin sulit untuk mendapatkan omzet.
  • Tidak punya USP (Unique Selling Proposition) atau keunikan yang membuat produk kamu berbeda dari produk sejenis.
  • Tidak cermat dan tangkas melihat situasi, kondisi, dan peluang.
  • Terlalu menjual janji yang berujung pada kekecewaan konsumen. Hal ini biasanya terjadi ketika konsumen berhasil menemukan celah antara harapan dan kenyataan yang kamu tawarkan.
  • Gagal menjaga konsumen lama. Seringkali pengusaha mengeluarkan banyak biaya untuk menarik konsumen baru. Tetapi, mereka lupa untuk menjaga konsumen lama yang setia dengan produknya. Padahal, biaya medapatkan konsumen baru jauh lebih besar ketimbang biaya menjaga konsumen lama. 

Pahami 4P dalam Marketing

Ada empat P yang jadi elemen penting dalam membuat strategi marketing, yakni product (produk/jasa), price (harga), place (tempat), dan promotion (promosi). Tips marketing berikutnya adalah dengan memahami 4P tersebut.

Product Setelah kamu menentukan produk atau jasa yang ingin kamu tawarkan, langkah berikutnya adalah menentukan keunikan dari produkmu. Cara ini mampu membedakan produkmu dengan produk kompetitor. Selain itu, pikirkan bagaimana produkmu bisa memenuhi kebutuhan konsumen.
Price Harga mengacu kepada seberapa besar konsumen harus mengeluarkan uang untuk membayar produk atau jasa milikmu. Perlu diingat bahwa harga berperan penting dalam menarik minat konsumen. Ketika membuat keputusan mengenai harga, pastikan hal tersebut sepadan dengan nilai dari produkmu.
Place Tempat mengacu pada dua hal: lokasi produk dan di mana konsumen bisa melihat serta mengakses produk kamu. Pada tahapan ini, penting untuk mempertimbangkan jalur distribusi yang tepat untuk bisnismu. 
Promotion Promosi adalah tahapan yang menyenangkan karena begitu banyak platform yang bisa kamu gunakan untuk menyampaikan produk. Dengan melakukan riset audiens mendalam, kamu akan sangat terbantu dalam memilih kanal promosi yang paling efektif untuk pemasaran. Misalnya, target audiens kamu aktif bermain media sosial. Maka fokuslah pada kanal-kanal media sosial seperti Facebook atau Instagram.

 

tips marketing

Pahami Pasar Kamu

Melanjutkan dari pemaparan tentang target audiens di atas, tips marketing berikutnya adalah memahami target pasar kamu. Menurut sensus, ada 4 geneari yang mengisi populasi di Indonesia: Gen X, Gen Y (atau Generasi Milenial), Gen Z, dan Gen Alpha. 

Gen Z merupakan mereka yang lahir pada tahun 1996-2010. Mereka adalah generasi dengan populasi terbanyak di Indonesia saat ini. Gen Z memiliki beberapa tipikal umum seperti tech savvy, menghargai perbedaan, tak bisa lepas dari gadget dan media sosial, ingin selalu punya kontribusi positif kepada lingkungan sekitar, dan keputusan untuk membeli barang datang dari dirinya sendiri. 

Sedangkan, Gen Y atau Milenial merupakan penduduk terbanyak ke-2 di Indonesia. Berdasarkan survey, para Milenial ini menyukai barang-barang bermerek, sering menghabiskan waktu di internet, bisa multitasking, menyukai traveling, dan lebih suka transaksi cashless atau non-tunai.

Dari pemaparan tentang profil dua generasi dengan populasi terbesar yang ada di Indonesia, apakah kamu sudah punya sedikit punya gambaran tentang pasar yang ingin dibidik? Dengan mengetahui dan memahami profil pasar kamu, kamu bisa menentukan strategi pemasaran yang tepat. 

Pahami Cara Mengembangkan Media Sosial untuk Tujuan Marketing

Tips marketing berikutnya adalah memanfaatkan media sosial. Tak bisa dipungkiri bahwa kehidupan kita sehari-hari sangat dipengaruhi oleh keberadaan media sosial. Terlebih lagi dengan data sensus yang mendukung sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, bahwa populasi terbesar di Indonesia ditempati oleh Gen Z dan Milenial yang keduanya sangat tech savvy dan internet addicts. Artinya, tidak ada alasan lagi untuk tidak memanfaatkan media sosial buat bisnismu. 

Lalu bagaimana caranya mengembangkan media sosial untuk tujuan marketing?

  1. Pilih strategi atau gaya atau konten yang spesifik

    Konten yang dipilih harus sesuai dan relevan dengan produk kamu. Misalnya, usaha kamu adalah produk skin care, maka buatlah konten seperti tips untuk menyamarkan kantung mata, tips untuk menjaga kulit tetap lembab, dsb.

  2. Visual adalah komponen penting

    Unggahlah hanya foto atau video yang memiliki resolusi tinggi serta audio yang baik. Kurangnya kualitas visual akan membuat audiens tidak mau menyimak konten yang kamu buat. Yang terpenting, buat semenarik mungkin agar kamu bisa mendapat atensi audiens dalam waktu 2 detik. Jika berhasil, besar kemungkinan audiens akan menyimak konten hingga selesai.

  3. Konsistensi

    Dunia media sosial begitu cepat berjalan. Kamu butuh tetap konsisten dalam membuat konten dan mengunggahnya. Cari dan temukan prime time yang mana lebih banyak khalayak melihat konten kamu. Buat content planner supaya kamu tahu secara garis besar selama jangka waktu sebulan, misalnya, akan mengunggah konten apa saja, di hari apa dan jam berapa.

  4. Tingkatkan engagement dengan audiens

    Lakukan interaksi dua arah dengan audiens agar mereka merasa dihargai juga merasa dekat dengan brand kamu. Sehingga nantinya mereka jadi setia dengan brand milikmu.

    tips marketing

  5. LIVE!

    Sekarang melakukan live membuka lebih banyak peluang dan kesempatan bagi bisnismu. Lakukan dengan konsep yang tepat dan kamu akan melihat betapa besar dampaknya setelah kamu melakukan live

  6. Lakukan soft selling

    Soft selling terdiri dari dua komponen, yaitu storytelling dan emotional feelings. Cara komunikasi ini ternyata bisa jadi lebih efektif karena sesuatu yang mengandung emotional feelings akan masuk ke dalam otak bawah sadar sehingga orang lebih ingat.

  7. Selalu membaca dan menganalisis insight

    Perhatikan komentar-komentar followers, perhatikan reaksi mereka, pelajari data statistik media sosial, dan dapatkan insight yang bisa menjadi feedback bagi usaha kamu. 

  8. Cepat tanggap dan mudah adaptasi

    Pandemi ini menjadi bukti betapa dunia bisa berputar dan berubah 180 derajat dalam hitungan jam. Di samping itu, media sosial juga berkembang sangat cepat karena kemajuan teknologi dan informasi yang begitu pesat. Jika kamu sebagai pelaku usaha tidak memiliki sensitivitas dan kemampuan untuk cepat tanggap dan mudah adaptasi, akan sulit bagi bisnis kamu untuk bisa bertahan.

Pahami Formula Marketing

Tips marketing terakhir dari Flo adalah dengan memahami formula marketing yaitu E=MC2 dengan penjabaran sebagai berikut: Education, Message, Communication, Consistency. Edukasi adalah tujuan marketing. Orang yang sudah teredukasi dengan brand kamu tidak akan membanding-bandingkannya  dengan brand kompetitor. Kemudian untuk bisa melakukan edukasi, kamu harus mengirimkan pesan dan mengkomunikasikannya melalui platform yang tepat secara konsisten. 

Untuk menutup penjelasan tentang tips marketing, perlu diingat bahwa dalam melakukan marketing kamu tidak boleh pelit, tetapi harus hitung-hitungan. Pastikan dana yg kamu investasikan untuk marketing itu akan kembali dalam bentuk profit.