fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Tips Membuat Review Produk untuk Branding di Youtube

review produk di youtube

Sebelum membeli sesuatu, seseorang cenderung meneliti segala sesuatunya. Kebanyakan di antaranya dengan cara melihat review produk di YouTube. Demikian tren saat ini. Apakah kamu termasuk salah satunya?

Nah, jika begitu, yuk, berpikir dari sudut pandang calon konsumen, video review produk di YouTube yang seperti apakah yang akan kamu tonton? Pilihanmu bisa juga menjadi pilihan yang sama sebagaimana harapan calon konsumen.

Lantaran demikian, sebagai pebisnis, kamu pun perlu tahu kiat-kiat jitu membuat video review produk di YouTube. Terutama untuk memasarkan suatu produk atau jasa, sehingga mengalami peningkatan penjualan yang signifikan sekaligus meningkatkan brand awareness.

Tips Membuat Review Produk di Youtube

Untuk membuat video review yang menarik dan mengundang audiens untuk menonton, tentu memerlukan effort maksimal. Tips berikut bisa kamu coba.

  1. Konsep Konten untuk Menyampaikan Pesan yang Tepat

Video yang kurang bisa menyampaikan pesan dengan baik, biasanya tidak memiliki konsep konten yang baik. Konsep adalah tentang how to deliver the message. Misalnya, tentang konsep visual yang ingin kamu tampilkan, alurnya, juga bagaimana mengomunikasikannya.

(Baca juga: 9 Ide Konten untuk Hasilkan Banyak Uang dari YouTube)

Meskipun video review produk di YouTube bisa berdurasi lama, sebaiknya di awal menggaet audiens, sediakan konten yang tidak terlalu panjang untuk menghindari kemasan penyampaian bertele-tele. Maksimal 15 menit rasanya cukup. Hal yang terpenting bukan tentang panjang pendeknya sebuah video, tapi pesannya tersampaikan dengan baik.

  1. Buat Outline sebelum Take Video

review produk di youtube

Untuk menghindari mengulang-ulang adegan saat take video, hal yang harus kamu lakukan adalah membuat outline atau kerangka alur sebelum benar-benar take. Alur tersebut bisa kamu mulai dari prolog, lalu isi, kemudian ke closing. 

Terutama untuk prolog atau opening, usahakan benar-benar membuat mata audiens tidak berpaling. Biasanya, untuk video YouTube, kamu bisa memutar bumper yang menjadi ciri khas dari setiap video yang kamu unggah. Jangan lupa juga untuk menyediakan thumbnail menarik, dengan judul yang nampol.

Namun, perlu diingat juga, meskipun kamu membuat outline, tetap usahakan performa natural dan tidak based on text. Lantaran demikian, tak ada salahnya juga untuk latihan atau melakukan roleplay sebelum take video yang sebenarnya. Hitung-hitung pemanasan, ya. 

  1. Siapkan Peralatan yang Memadai

Selain teknis persiapan dari talent yang kamu gunakan, pebisnis juga perlu memastikan semua peralatan yang memadai untuk mengambil video. Tak harus memakai kamera DSLR atau peralatan lain dengan taraf profesional, kamu sudah bisa menggunakan smartphone. Akan tetapi, pastikan resolusi kamera pada smartphone, terutama untuk rekam video memiliki kapasitas yang memadai.

Jangan lupakan juga stabilitas saat proses merekam. Kamu bisa menggunakan tripod yang sesuai dengan kebutuhan. Pencahayaan cukup juga penting. Lebih baik memanfaatkan cahaya alami seperti matahari. Namun, apabila terpaksa, tak ada salahnya sediakan lighting tambahan, seperti soft box lighting atau ring light. Satu lagi, wireless microphone dengan model clip on juga perlu kamu miliki untuk membantu perolehan suara yang stabil. 

  1. Take Video Sejak Unboxing Produk

Branding dimulai dari kemasan sebuah produk, setuju ya? Nah, sebaiknya saat me-review produk di YouTube, kamu sudah take video sejak unboxing produknya. Arahkan kameramu pada produk yang akan di-review sejak awal membuka kemasan.

(Baca juga: Bikin Konten Branding di YouTube: Cara Tingkatkan Popularitas Bisnismu)

Jangan lupa untuk menyebutkan segala sesuatu kepada audiens, seperti nama produk, netto produk, registrasi lembaga terkait (BPOM/Depkes RI, dan sebagainya), sertifikat halal, expired date, sampai me-review keunikan dari sebuah kemasan. Kemasan menarik, ergonomis, dan eye catching juga akan memberikan penilain tersendiri di mata calon konsumen. 

  1. Jelaskan Detail Produk

Detail produk adalah sesuatu yang ingin diketahui lebih dalam oleh calon konsumen. Dalam video review produk di YouTube, kamu juga mesti betul-betul menjelaskan detail produk. Biasanya, mulai dari:

  • Kemasan produk (sejak unboxing)
  • Varian produk (varian bisa dari ragam kemasan maupun rasa)
  • Dimensi produk (panjang x lebar x tinggi)
  • Bahan baku produk (ingredients)
  • Produk terindra disesuaikan dengan jenis produk (aroma yang dirasakan indera penciuman, rasa yang dirasakan indera perasa, tekstur yang dirasakan indera peraba, desain yang dirasakan indera penglihatan, suara yang dirasakan indera pendengar)
  • Peruntukan produk (segmen pemakai produk tersebut sesuai target market-nya)
  • Manfaat produk
  1. Aplikasikan Penggunaan Produk dan Tambahkan Opini Jujur Plus Minus

Setelah menjelaskan detail produknya, bisa jadi calon konsumen akan bertambah rasa penasarannya, bagaimana ketika produk itu diaplikasikan penggunaannya. Nah, ini saatnya kamu untuk mengeksplorasi produk tersebut. Demokan pada audiens seperti apa produk itu digunakan.

Misalnya, saat kamu sedang mendemonstrasikan produk rumah tangga, benar-benar setting tempat sesuai  penggunaan maupun fungsi produk tersebut.Contohnya, area dapur, ruang tertentu, atau semacamnya. Contoh lain, saat kamu akan mendemonstrasikan suatu produk beauty care, aplikasikan produk tersebut pada kulitmu.

(Baca juga: Cara Efektif Jual Produk Kecantikan dan Kosmetik secara Online)

Begitu juga saat mendemonstrasikan suatu produk makanan, kamu juga perlu langsung melahapnya di depan kamera dan menunjukkan mimik yang sesuai dengan penyampaian pesan. Misalnya, enak dan membuat energimu bertambah, sesuaikan mimiknya. Andai kata enak juga bikin kamu terasa melayang, kamu pun sesuaikan mimiknya, dan seterusnya.

Setelah mengajak audiens masuk ke dalam videomu, mereka merasakan apa yang kamu sampaikan, saatnya untuk memberikan opini jujur. Opini jujur maksudnya tidak menjebak calon konsumen dengan hanya berbicara plusnya saja.

Kamu pun bisa menyampaikan minusnya tanpa menjatuhkan sebuah brand. Misalnya, menyampaikan sebenarnya apabila suatu produk beauty care tidak cocok bagi semua kulit, spesifik ke jenis kulit tertentu saja. Apabila produk itu makanan yang kurang tepat bagi penderita alergi tertentu, kamu pun perlu menyampaikan secara gamblang.

  1. Jangan Lupakan Call-to-action (CTA)

review produk di youtube

CTA bisa menjadi bagian dari alur closing dalam videomu. Arahkan calon konsumen untuk melakukan pembelian melalui berbagai channel yang kamu sediakan, atau dengan mengarahkan pada satu channel saja. Misalnya, “Buat yang pengen ikutan promo ini, bisa langsung komen gercep, nanti CS akan menghubungimu segera, ya.” Kreasikan sesuai dengan tujuan penjualan produkmu. 

(Baca juga: Pengertian Call to Action (CTA) dan 5 Hal Penting saat Membuatnya)

  1. Kuasai Skill Teknis Sesuai Kebutuhan

Skill teknis di sini seperti cara mengoperasikan alat perekam yang kamu gunakan. Pastikan memahami fitur video dalam alat tersebut, pastikan posisi memegang kameranya benar. Kuasai juga cara pergerakan kamera yang bagus dan bagaimana cara untuk menerapkan itu. Misalnya, dengan menggunakan monopod atau tripod, memutar dengan display rotate, memakai kamera slider, dan sebagainya.

(Baca juga: Maksimalkan Platform YouTube untuk Berjualan)

Siapkan pula lokasi shooting yang sesuai dengan mood yang ingin kamu bangun dalam video review produk di Youtube ini. Lakukan pula angle pengambilan kamera yang bermacam-macam agar tidak monoton.

Terakhir, skill teknis yang termasuk unsur penting, yakni edit video sesuai kebutuhan. Bersamaan dengan itu, perlu juga mempertimbangkan pemilihan warna, teks, sound yang sesuai. Hasil kualitas visual dan suara  dari proses perekaman sebelumnya juga mesti menjadi perhatian. Tugas editor lah yang memastikan finishing sesuai dengan keinginan yang ingin kamu capai dengan membuat video ini.

Setelah mengetahui tips membuat video review produk di YouTube, semoga kamu sudah memiliki ide-ide cemerlang untuk langsung take action ya. Calon konsumen yang mengenal produkmu lebih dulu lewat video review yang tersaji apik tentu akan membuat keputusan yang tepat untuk memilih brand-mu dan melakukan pembelian seperti yang kamu harapkan.

 

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP