fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Trik Pembukuan yang Mudah untuk UMKM

Pembukuan

Tidak sedikit pebisnis enggan membuat catatan keuangan dengan beragam alasan mulai dari menganggap tidak terlalu penting, bisnis masih baru berjalan, hingga kesulitan membuatnya karena bingung harus mulai dari mana. Padahal, pembukuan sangat krusial keberadaannya bagi bisnis. Proses pembuatannya pun sebenarnya tak terlalu susah. Namun sebelum masuk ke trik pembukuan yang mudah, kamu wajib tahu dulu sepenting apa kegiatan pembukuan dalam bisnis.

Manfaat Pembukuan untuk Usaha

Jangan remehkan kegiatan di belakang layar seperti pembukuan yang mungkin “hanya” berkutat pada kegiatan catat-mencatat berdasarkan bukti-bukti transaksi yang ada. Memiliki pembukuan atau catatan keuangan yang rapi serta runtut tidak ada yang terlewat sedikit pun adalah sebuah keharusan bagi pebisnis, tak peduli ia masih baru atau tidak.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Setidaknya, ada 5 hal manfaat yang kamu rasakan ketika memiliki pembukuan bisnis.

  1. Kamu bisa mengetahui total pemasukan dan pengeluaran kemudian menilai apakah bisnismu sudah memberikan keuntungan atau belum

Jelas, untuk mengetahui apakah bisnismu untung atau tidak, kamu butuh catatan total pemasukan dan total pengeluaran. Kamu tidak bisa hanya dengan bermodalkan persepsi, “Setiap hari banyak yang beli, jadi pasti untung!” Tidak. Belum tentu. Kamu harus memastikan bahwa pemasukan memang lebih besar daripada pengeluaran, barulah bisa mengklaim seperti itu.

  1. Sebagai alat evaluasi

Pembukuan dalam bisnis juga digunakan sebagai bahan evaluasi, misalnya ternyata biaya promosi bulan ini terlalu besar sehingga menggerus laba, maka ke depan kamu bisa memangkasnya.

  1. Sebagai salah satu dasar untuk membuat keputusan

Serupa dengan poin sebelumnya, pembukuan yang rapi juga bisa menjadi salah satu dasar untuk membuat keputusan. Misalnya, dalam kurun waktu setahun ini ternyata laba bisnismu besar, maka kamu memutuskan sudah saatnya untuk berekspansi, misal dengan menggandeng investor agar bisnismu semakin berkembang.

  1. Kamu bisa mengetahui kondisi bisnis saat ini seperti apa

Sebagai pemilik bisnis, tentu kamu sangat berkepentingan untuk mengetahui berapa total aset, utang, serta modalmu saat ini. Oh, ternyata terjadi penambahan aktiva tetap, ternyata piutang bertambah, utang berkurang, dan semacamnya adalah contoh kondisi keuangan yang bisa kamu ketahui dari pembukuan.

  1. Sebagai alat informasi untuk calon investor

Pembukuan yang rapi dan sesuai dengan kenyataan yang ada tanpa rekayasa adalah salah satu hal penting yang membuat investor tergiur untuk mendanai bisnismu.

Trik Pembukuan Usaha yang Mudah

Setelah membaca beragam manfaat yang bisa kamu dapatkan sebagai pebisnis jika memiliki pembukuan yang rapi, selanjutnya adalah bagaimana trik pembukuan yang mudah. Membuat pembukuan nyatanya tak serumit yang kamu bayangkan. Kamu bisa membuatnya dengan beragam cara, tinggal pilih saja mau yang mana.

  1. Membuat pembukuan manual: di buku, Excel, atau note di ponsel
  2. Membuat pembukuan digital dengan software atau aplikasi pembukuan

Entah itu membuat pembukuan secara manual ataupun digital, seyogianya kamu paham dengan hal-hal berikut ini yang merupakan core-nya trik pembukuan yang mudah.

  1. Pisahkan aset atau harta pribadi dengan bisnismu

Banyak bisnis tumbang karena menyepelekan hal ini. Merasa bisnisnya masih baru berjalan sehingga merasa belum perlu memisahkan harta pribadi dengan bisnis. Contoh sederhananya adalah masih menggunakan rekening pribadi untuk transaksi bisnis. Kalau sudah begitu, bukannya tidak mungkin uang pribadi akan tersedot di bisnis atau uang bisnis tersedot untuk kepentingan pribadi. Apalagi jika ditambah dengan pembenaran, “Pakai dulu, deh, uang keuntungannya untuk jalan-jalan, besok baru kuganti.” 

Bersikaplah profesional sejak awal, salah satunya dengan memisahkan catatan keuangan untuk harta pribadi dan harta bisnismu.

  1. Catat pemasukan dan pengeluaran secara terpisah, jangan satu tabel

Memang, tak ada keharusan mencatat pengeluaran dan pemasukan harus dengan model tertentu. Tapi salah satu trik pembukuan yang mudah adalah jika kamu memisahkannya; ada catatan khusus untuk masing-masing pemasukan dan pengeluaran. Dengan demikian, kamu tidak perlu menghitung dari awal, yang kadang kala bisa keliru, mengenai berapa total pemasukan dan berapa total pengeluaran. 

Pembukuan

Lain halnya jika kamu menggunakan aplikasi kasir. Kamu bisa langsung melihat berapa selisihnya. Keuntungan lain dengan memisahkan catatan antara pemasukan dan pengeluaran ini adalah kamu bisa melihat secara jelas apa saja sumber pemasukan terbesar bisnismu selama periode tertentu. Misalnya, ternyata penjualan bisnismu bulan ini biasa saja, pemasukan terbesar justru dari pelunasan piutang dari pihak ketiga. Dengan demikian, kamu bisa membuat strategi bagaimana caranya agar di periode selanjutnya, pemasukan dari penjualan bisa naik. Pun dengan pengeluaran, kamu bisa mengidentifikasi apa yang membuat keuangan bisnismu boncos.

  1. Membuat buku kas utama atau catatan arus kas

Buat buku kas utama atau catatan arus kas dengan tujuan untuk mengetahui adakah peningkatan jumlah uang kas dengan membandingkan kas awal dengan kas akhir. Bisnis yang sehat tentunya yang memiliki arus kas positif dalam artian ada peningkatan jumlah kas.

  1. Membuat daftar persediaan barang

Jika bisnismu mengharuskan untuk memiliki persediaan barang, maka alangkah baiknya jika kamu memiliki catatan keluar masuknya barang atau catatan persediaan barang. Selain bisa meminimalisir kesalahan (menganggap persediaan barang masih banyak, tapi nyatanya sudah menipis), catatan tersebut juga bisa menjadi alat kontrol buatmu. Misalnya saat audit akhir tahun ternyata ada beberapa barang yang rusak karena terlalu lama disimpan. Ke depan, kamu bisa membuat kebijakan untuk tidak menyetok barang terlalu banyak agar tidak rugi.

  1. Membuat catatan laba-rugi

Trik pembukuan yang mudah berikutnya adalah membuat catatan laba-rugi. Meskipun dari catatan pemasukan dan pengeluaran yang terpisah tadi sebenarnya kamu sudah bisa memprediksi apakah bisnismu laba ataukah rugi, kamu tetap perlu membuat catatan lagi secara terstruktur yang menyajikan rincian pemasukan dan pengeluaran. Catatan ini nantinya akan sangat berguna ketika kamu presentasi di depan investor.

  1. Membuat neraca

Neraca adalah catatan keuangan yang berisi semua aktiva atau harta, semua utang, dan modal di mana jumlah harta setara dengan jumlah utang ditambah modal. Dengan membuat neraca, kamu bisa mengetahui apa saja jenis harta bisnis yang kamu miliki; kas, piutang, aktiva tetap, perlengkapan, peralatan, dan lain-lain. Kamu juga bisa melihat seberasa besar utang dan modalmu. Dalam jangka panjang, catatan keuangan ini akan bermanfaat juga ketika kamu ingin mendapatkan investor.

  1. Jangan remehkan bukti transaksi, apa pun bentuknya

Pembukuan

Bukti transaksi ini yang nantinya menjadikan dasarmu untuk melakukan pencatatan keuangan. Jangan pernah dihilangkan bukti transaksi entah itu berupa nota, bon, kuitansi, struk, dan semacamnya. Sejatinya, dalam akuntansi, setiap transaksi keuangan yang terjadi harus ada buktinya. Jika tidak, maka jangan salahkan pihak ketiga, seperti investor atau pihak pajak, yang menganggap bahwa transaksi tersebut fiktif.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Nyatanya, pembukuan dalam bisnis tak bisa dianggap sebelah mata. Meskipun skala bisnismu masih belum besar, tapi bukan berarti kamu bisa menggampangkannya. Mencatat semua transaksi dan semua yang berkaitan dengan keuangan bisnis juga menunjukkan bahwa sejak awal kamu sudah mengelolanya secara profesional. Kamu bisa membuat catatan keuangan dengan trik pembukuan yang mudah sebagaimana yang sudah ditulis di atas.

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP