fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Ubah Hobimu Jadi Bisnis Menguntungkan dengan Cara Ini

Ubah hobi jadi bisnis, ubah kesenangan jadi cuan. Ya, zaman sekarang, kesempatan untuk mendapatkan uang dari hal yang kita senangi rasanya lebih luas daripada dulu. Jika beberapa dasawarsa yang lalu, orang-orang kerap mengidentikkan bahwa sukses itu kalau jadi ini itu atau menjalani profesi tertentu, maka sekarang sudah makin berkurang. Masyarakat makin paham bahwa jalan sukses bisa dari mana saja, tak terkecuali dari hobi yang ditekuni secara profesional.

Jika saat ini kamu sudah bisa ubah hobi jadi bisnis, selamat! Namun, jika belum karena masih bingung, tak perlu khawatir. Mungkin setelah membaca artikel ini, kamu bisa mendapat insight baru. Lanjutkan, ya!

Sejatinya, tiap orang pasti memiliki kecenderungan atau hal yang paling disukai atau hobi. Kamu pun juga begitu. Coba deh tanya ke diri sendiri hal-hal berikut ini:

  •         Kegiatan apa yang paling membuatmu bahagia
  •         Kegiatan apa yang membuatmu merasa berarti
  •         Hal apa yang tanpa kamu sadari sering kamu lakukan
  •         Hal yang kamu lakukan tanpa paksaan alias sukarela
  •         Hal apa ketika kamu melakukannya, energi baru seolah datang

Jika kamu masih bingung hobi apa yang kamu miliki, pertanyaan-pertanyaan pancingan di atas mungkin bisa membantu. Memang, rutinitas kadang membuat kamu melupakan hal yang sebenarnya paling kamu senangi. Padahal, ketika kamu tekun, kamu bisa juga menghasilkan.

Bagaimana? Sudah mengenal apa hobimu? Jika belum, penjabaran di bawah ini mungkin bisa membantumu.

1. Hobi menulis

Kamu yang suka menulis, bisa juga ubah hobi jadi bisnis. Ragam profesi dari hobi menulis saat ini sangat banyak. Kamu bisa memilih salah satunya.

  • Blogger

Untukmu yang suka menulis di blog, menulis apa pun mulai dari curhat/kegiatan sehari-hari/berbagi tips/cerita jalan-jalan/apa pun itu, mungkin bisa menjadi blogger. Mungkin, kamu sudah tak asing lagi dengan nama-nama seperti Trinity dengan thenakedtraveler(.)com-nya, Radiytya Dika dengan kambingjantan-nya (yang sekarang sudah berubah menjadi radityadikadotcom), I Made Wirawan dengan blogdokterdotcom-nya, dan masih banyak lagi. Mereka adalah beberapa contoh orang yang menjadikan hobi menulis di blog sebagai lahan uang. 

  • Penulis konten atau content writer

Jika poin sebelumnya, kamu benar-benar memulai dari nol (membuat blog, mendesain, merencanakan konten, dll), maka di sini tidak. Tugasmu hanya menulis. Saat ini, makin banyak perusahaan yang membutuhkan penulis konten untuk mengisi website mereka. Lebih jauh, kamu bisa menyediakan jasa penulis konten dengan mengumpulkan teman-temanmu yang sekiranya mumpuni di bidang tersebut. Jika sebelumnya kamu single fighter, selanjutnya kamu meningkat jadi koordinator penulis.

  • Kontributor media digital

Kamu juga bisa mendapatkan cuan dengan menjadi kontributor media digital. Tak seperti poin sebelumnya yang sifatnya lebih terikat, menjadi kontributor media digital biasanya fleksibel. Kamu bisa menulis di waktu luangmu. Jika tulisanmu cocok dan dipublikasikan, mereka akan membayarmu dengan sejumlah fee tertentu.

  • Cerpenis atau novelis

Untukmu yang sangat menyukai diksi, kamu bisa pilih menjadi cerpenis (sebutan untuk mereka yang menulis tulisan fiksi pendek) atau novelis (sebutan untuk mereka yang menulis tulisan fiksi panjang). Jika cerpen bisa kamu kirim ke media cetak atau digital, maka novel bisa kamu kirim ke penerbit atau aplikasi digital.

  • Resensor

Tidak suka menulis dan lebih suka membaca kemudian membuat poin-poinnya? Kenapa tak mencoba saja menjadi resensor, sebutan untuk mereka yang suka membuat resensi. Kamu bisa menyalurkan bakat kritismu tersebut dengan mengulas karya orang lain. Tapi ingat, jangan sampai resensimu mengandung spoiler, ya.

Profesi terkait menulis lain yang bisa juga kamu coba adalah editor/proofreader/korektor (untukmu tidak terlalu suka menulis, tapi suka mengoreksi tulisan orang, copywriter (untukmu yang suka menulis naskah iklan), book writer (untukmu yang suka menulis buku yang mana ini pun masih bisa dijabarkan ke buku fiksi atau nonfiksi atau dijabarkan sesuai genrenya), co-writer (untukmu yang ingin menjadi penulis pendamping), script writer (untukmu yang suka menulis skenario), dan lain-lain.

2. Hobi bicara

Ubah Hobi Jadi Bisnis_02Jangan sepelekan hobi bicara selama yang dibahas hal-hal bermanfaat. Malah, harusnya kamu bersyukur karena sudah punya modal public speaking yang bagus. Jika kamu termasuk golongan tersebut, beberapa profesi yang bisa dipilih adalah sebagai berikut:

  • Host

Saat ini ruang lingkup host makin luas tak sebatas di dunia nyata, kamu pun bisa jadi host di dunia maya (webinar atau live on Instagram, misalnya). Awali saja dengan menjadi host untuk teman-teman terdekatmu, lingkup komunitasmu, hingga kemudian berkembang menjadi profesional. Jangan lupa rajin meng-upload video saat kamu menjadi host. Pilih bagian yang paling menarik, lalu bagikan ke media sosial.

  • Membuat podcast 

Kamu juga bisa berbagi cerita apa saja yang sekiranya memiliki value bagi pendengar di aplikasi seperti Spotify, Anchor, dan semacamnya. Menjadi podcaster dengan aplikasi-aplikasi tersebut cocok untukmu yang suka banget ngomong, tapi tidak nyaman jiwa “penampakan” atau wajahmu terlihat. Prinsipmu seolah biarkan suara saja yang “berbicara”, wajah tetap tersembunyi dan menjadi misteri.

  • Voice over talent atau pengisi suara

Nama Leyla Aderina mungkin sudah tak asing lagi buatmu. Ya, dia adalah seorang voice over talent untuk beberapa serial kartun dan iklan yang sempat viral karena dikira pengisi suara “mbak-mbak Spotify”. Apakah kamu terinspirasi untuk mengikuti jejaknya karena merasa memiliki bakat yang sama? Mengapa tidak dicoba saja?

  • Stand up comedy

Kiki Saputri, Dodit Mulyanto, Ari Keriting adalah contoh mereka yang sukses di dunia Stand Up Comedy. Jika kamu punya hobi seperti itu, boleh juga mengikuti jejak mereka. Lagi-lagi, kamu bisa memulai dengan cara yang sederhana: merekam aksimu atau sketsa komedi kemudian mengunggahnya di media sosial.

3. Hobi fotografi

Ubah hobi jadi bisnis lainnya adalah di ranah fotografi. Adakah di antara kamu yang memiliki hobi ini? Saat ini, keberadaannya sedang “naik”. Kamu pun bisa ikut “bermain” menjadi bagian di dalamnya dengan menjadi fotografer profesional.

Cara memulainya tak perlu ribet. Coba yang terdekat, misalnya menawarkan bantuan ke temanmu yang punya usaha untuk mengabadikan produk mereka gratis sebelum diunggah ke media sosial. Jangan lupa diberi keterangan bahwa foto tersebut kamu yang mengabadikannya. Percaya deh kalau kualitas fotomu bagus, mereka akan tertarik untuk ikut memakai jasamu yang saat itu sudah tak gratis lagi.

Yang sedang hits selama pandemik ini adalah fotografer untuk pesepeda. Rajin-rajin cari tahu rute komunitas biker di akhir pekan atau hari libur agar bisa memfoto mereka di titik-titik tertentu, lalu unggah di media sosial. Semakin banyak di-mention, semakin besar peluang kamu di-DM untuk dimintai jasanya secara khusus.

4. Hobi masak atau makan

Kamu yang hobi mengutak-atik resep, jelas bisa ubah hobi jadi bisnis. Tak terbatas harus jualan makanan saja, tidak. Tapi dengan kemampuan yang kamu miliki mengenai masak-memasak, kamu bisa berbagi pengetahuan juga ke mereka misalnya tips agar bahan makanan tahan lama atau semacamnya.

Bahkan, kalau hobimu makan pun tetap bisa “diberdayakan” untuk dijadikan cuan. Galih Rusian sudah membuktikannya. Pria pemilik brand Kylafood ini tak menyangka bahwa kegemarannya makan jajanan tradisional khas Jawa Barat bersama istri membawanya sampai di titik sekarang. Berawal dari mengunggah setiap jajanan yang dia beli, ternyata banyak netizen yang penasaran dan bertanya ini itu. Tak mau sekadar jadi pembeli, Galih kemudian memulai bisnis membuat jajanan Jawa Barat instan di 2017. Dari yang awal mulanya hanya jualan seblak dan batagor instan, kini merambah ke cireng bumbu rujak, batagor, dan jajanan khas Jawa Barat lainnya sebagaimana yang dilansir food.detik.com.

Bagaimana? Tertarik juga untuk mengikuti jejaknya? Yuk! Coba ulik lagi, makanan apa yang paling kamu sukai. Coba sesekali membuatnya sendiri. Jangan lupa modifikasi sesuai kreativitasmu. Jangan-jangan, kamu juga bisa mengikuti jejak Galih.

5. Hobi olahraga

Bagaimana kalau ubah hobi jadi bisnis dari bidang olahraga? Jelas bisa. Kamu bisa jadi instruktur yoga, pelatih senam, pemandu pilates, pelatih renang, dan semacamnya. Apalagi, kegiatan olahraga saat pandemi rupanya naik daun sebagai imbas orang-orang ingin tetap terjaga kesehatan mentalnya. Nah, inilah kesempatanmu untuk ikut masuk menghasilkan cuan dari hobi olahraga. Sehat, iya. Uang pun, berdatangan.

Bahkan untuk olahraga seperti golf pun bisa dijadikan bisnis. Adalah Rex Andrew Djohan, Jeffry Thomas, dan Ryan Fortunato, pendiri Oloro Golf. Awalnya, mereka membuat produk penunjang olahraga golf untuk kepentingan pribadi saja. Pada perkembangannya, brand tersebut tak hanya untuk konsumsi pribadi melainkan juga mereka yang hobi bermain golf. Dari yang awalnya hanya memproduksi sarung tangan di 2015, Oloro Golf kemudian merambah ke kaos, baju, manset, dll.

Punya hobi yang terbilang mahal seperti tiga sekawan di atas? Coba cek, jangan-jangan bisa ubah hobi jadi bisnis juga seperti mereka.

6. Hobi berkebun

Ubah Hobi Jadi Bisnis_03Apakah hobimu berkebun? Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk menjadikannya sebagai sumber uang misalnya menjual hasil kebunmu, apalagi jika tanamanmu organik. Sangat berprospek seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Atau, kalau ingin “mengedukasi” orang-orang untuk ikut berkebun, kamu bisa menjual bibit saja. Ada banyak hal yang bisa kamu gali dari hobi berkebun ini.

7. Hobi menggambar

Apakah kamu suka menggambar atau melukis? Menjadi ilustrator, nail art, membuat henna, menjadi desainer grafis adalah beberapa profesi yang bisa kamu geluti dengan hobi ini.

8. Hobi belajar

Sekilas, hobi ini terasa sangat membosankan. Padahal, tidak juga. Kamu pun bisa ubah hobi jadi bisnis dari modal rajin belajar. Membuka kursus online adalah salah satunya.

9. Hobi jualan

Tidak semua orang bisa jualan. Jika kamu punya hobi memasarkan plus menjual barang, kenapa tidak mencoba ubah hobi jadi bisnis saja. Kamu bisa menawarkan jasa tersebut ke teman-teman terdekatmu lebih dulu.

10. Hobi mendengarkan keluh kesah orang lain

Di Indonesia, hobi ini mungkin dianggap konyol. Bagaimana mungkin kegiatan mendengarkan keluh kesah alias curhatan orang lain bisa dijadikan uang? Tapi, di Jepang, hobi tersebut nyatanya tak dianggap lelucon. Beberapa tahun silam, seorang pria bernama Takanobu Nishimoto sudah membuktikannya. Sebagaimana yang tertulis di japantimes.com, tugas pria tersebut hanyalah mendengarkan curhatan orang-orang. Nyatanya, pria yang kerap disebut Ossan Rental atau paman sewaan ini memang banyak yang mencari. Nyatanya, menjadi pendengar yang baik memang sulit, bukan? Jadi, profesi ini sebenarnya sangat logis. Setiap orang butuh nyampah atau menyalurkan keluh kesahnya ke orang yang dianggap menyenangkan atau tidak ujug-ujug memarahi dengan dalih sekadar mengingatkan.

11. Hobi mengabadikan momen dengan video

Kamu menyukai hobi ini? Coba mengembangkannya dengan lebih luas lagi, tidak hanya untuk diri sendiri. Kamu bisa mulai membuat kanal Youtube yang isinya video buatanmu, tentang apa pun itu. Kamu bisa mulai memikirkan temanya yang kira-kira bisa kamu angkat, misal kegiatan sehari-harimu di negeri orang atau hal lain yang sekiranya menarik untuk yang menonton. 

Atau kamu juga bisa menjadi videografer untuk produk-produk para UMKM karena dengan kecanggihan ponsel pintar saat ini, membuat video hanya perlu satu gawai mungil ini dan keahlian mengedit video.

 

Dari beberapa peluang mendapatkan uang dari hobi yang sudah disebut di atas, kamu pun bisa mengkombinasikannya. Misalnya, hobimu menulis sekaligus bicara. Kamu bisa menghasilkan karya tulis dulu seperti buku. Jika sudah dipublikasi, kamu bisa melanjutkannya dengan menjadi pembicara baik itu untuk mempromosikan bukumu atau untuk memberikan tips menulis. Contoh lain, kamu suka menulis dan menggambar, maka kamu bisa membuat buku yang ilustrasi di dalamnya adalah buatanmu sendiri. Pastinya seru, ya. 

Jadi, bagaimana? Hobi mana yang akan kamu tekuni secara serius untuk dijadikan bisnis? Jangan ragu untuk mencoba, ya!