fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Mengenal Unique Selling Point (USP) dalam Strategi Brand dan 7 Manfaat Pentingnya

Unique Selling Point (USP)

Secara harga, ponsel pintar maupun laptop produk Apple lebih mahal daripada merek lainnya. Merek produk milik perusahaan teknologi multinasional itu punya penggemar fanatik dan laris manis di pasaran. Salah satu penyebabnya karena produk-produk Apple menawarkan Unique Selling Point atau USP.

Saat ini, gawai—entah itu ponsel pintar atau laptop—bukan lagi barang mahal. Artinya, semua orang bisa memiliki ponsel atau gawai berkualitas bagus tapi dengan harga yang tidak menguras kantong. Apalagi, ada kecenderungan, pertimbangan seseorang membeli ponsel pintar bukan semata berdasarkan kinerja mesinnya, tapi justru dari mana negara produsennya atau seberapa bagus kualitas kameranya. Uniknya, menjamurnya produk ponsel pintar dengan harga terjangkau tak mampu menggeser popularitas produk-produk besutan AppleiPhone maupun Macbook.

Padahal, secara harga produk-produk Apple tidak murah. Misalnya, iPhone 13 Series, banderol harganya di atas Rp10 jutaan, bahkan yang seri Pro Max bisa mencapai lebih dari Rp30 jutaan. Sementara itu, harga laptop produksi Apple, MacBook Pro berkisar antara Rp30 sampai Rp50 jutaan.

Kualitas tinggi dan performa jempolan menjadi Unique Selling Point produk-produk Apple. Tidak heran, sekalipun mahal, konsumen tetap dengan senang hati membelinya. Itu karena Apple lebih fokus pada inovasi teknolgi ketimbang harga. Selain itu, kesan lebih prestise dan eksklusif menjadi USP lainnya. Ibaratnya, kalau kamu pengguna iPhone ‘derajat’ kamu seolah lebih tinggi daripada pengguna ponsel produksi lain, misalnya yang berasal dari Cina.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Ya, kurang lebih sama situasinya ketika kamu lebih memilih ngopi atau meeting cantik di Starbucks daripada di kedai-kedai kopi lokal yang juga menyediakan suasana dan fasilitas hampir sama, dengan rasa kopi tidak jauh beda. Keunikan Starbucks, yakni pada kualitas produk yang lebih premium, dan kesan yang lebih eksklusif. Berkat Unique Selling Point inilah, brand-brand tersebut begitu melekat di benak kita.

Sebenarnya Apa itu USP (Unique Selling Point)?

Unique Selling Point adalah faktor atau pertimbangan dari penjual sebagai alasan bahwa produk atau jasa yang mereka tawarkan lebih baik dari kompetitor. Sederhananya, USP itu apa-apa saja yang produk atau jasa kamu miliki dan tidak dimiliki oleh kompetitormu. Atau apa-apa saja yang menjadi keunikan dan faktor pembeda dari jualan kamu.

Konon, pencetus konsep ini ialah seorang eksekutif periklanan asal Amerika Serikat bernama Rosser Reeves. Ia melalui bukunya yang berjudul Reality in Advertising menjelaskan, setidaknya ada 3 aturan wajib jika sebuah produk atau jasa ingin berhasil menentukan Unique Selling Point :

  • Setiap iklan harus bisa menyampaikan ke konsumen seperti ini : “Beli produk ini dan dapatkan manfaat khusus ini.”
  • Tawarkan sesuatu, baik terkait brand dan klaim, yang sekiranya tidak bisa ditawarkan oleh kompetitor.
  • Harus mampu menarik pelanggan baru.

Bagaimana Menjadi ‘Beda’ dari Kompetitor?

Kamu harus mengenali dulu apa yang menjadi kekuatan produk atau jasa yang kamu tawarkan. Apa yang membuatnya bernilai lebih bagi konsumen kamu, bukan sekadar unik semata. Untuk mengetahui apa yang menjadi kekuatanmu, coba kamu jawab sejumlah pertanyaan berikut:

  • Solusi apa yang kamu tawarkan lewat produk atau jasa jualanmu?
  • Apa yang kamu miliki yang tidak ditawarkan oleh kompetitor?
  • Seberapa mudah kompetitor meniru atau menyontek produk atau jasa, dan strategi marketing yang kamu jalankan?
  • Apakah mudah untuk mengomunikasikan kekuatan produk atau strategi marketing-mu ke konsumen?

Unique Selling Point (USP)

Sebaiknya, kamu melakukan riset pasar sebelum menentukan apa yang menjadi keunikan bisnis kamu. Caranya, kamu bisa mencari tahu motif atau dasar yang memotivasi keputusan konsumenmu membeli. Entah itu karena mereka merasa nyaman, atau karena kualitas produkmu, keramahan seller, atau layanan pengembalian atau purnajual yang memuaskan. Dengan demikan, kamu jadi paham mengapa konsumen memilih produk jualanmu ketimbang produk kompetitor.

Setelah tahu apa-apa saja yang menjadi ‘kekuatan’, penyampaian pesanmu ke konsumen juga harus memperhatikan sejumlah aspek berikut :

  • Tegas : Sampaikan pesanmu dengan tegas, dan spesifik. Misalnya, kamu menjual produk minyak goreng, maka sampaikan, “Kami menjual produk minyak goreng berkualitas tinggi dengan harga terjangkau.”
  • Fokus pada konsumen : Sekadar unik tidak akan berarti kalau tidak menyentuh kebutuhan pelanggan.
  • Jangan hanya slogan : Sekalipun cara kamu mengomunikasikan keunikan produkmu sudah mengesankan, tidak akan ada artinya kalau kualitas produk dan layanan tak sejalan. Kamu harus menjaga pasokan produk, layanan pengiriman, sampai pengembalian barang.

Mengapa USP Begitu Penting?

Kompetisi dalam dunia bisnis merupakan hal yang alami, apalagi di era bisnis online yang terus berkembang. Apa pun jenis produk atau jasa yang kamu tawarkan, kamu pasti punya niscaya ada kompetitor. Meskipun pionir, kamu harus siap menyambut kompetitor yang meniru atau mengikuti jejakmu.

Selain itu, yang namanya konsumen pasti akan membandingkan beberapa produk yang sama sebelum menentukan pilihan. Pertimbangannya bukan sekadar harga, tapi juga popularitas produk, testimoni pelanggan, kemudahan pembayaran, promo, dan lainnya.

Itulah pentingnya punya Unique Selling Point (USP), supaya merek atau jualanmu terlihat menonjol di tengah ramainya kompetitor. Mengemas USP dengan baik bisa membantu kamu mengembangkan bisnis, memenangkan persaingan, dan membangun kesadaran konsumen akan brand serta produk yang kamu tawarkan.

Unique Selling Point (USP)

Manfaat Penting Unique Selling Point (USP)

  1. Meningkatkan pendapatan

Jualan online dengan USP yang kuat tentu membantumu meningkatkan penjualan. Semakin kuat Unique Selling Point (USP) kamu, semakin tegas pula posisi kamu di tengah persaingan.

  1. Memperkuat posisi

Unique Selling Point menegaskan perbedaan kamu dengan brand kompetitor. Kualitas bahan, layanan pelanggan, fitur unik, menjadi faktor umum untuk menentukan USP.

  1. Menciptakan pelanggan setia

Ini gunanya melakukan riset pasar sebelum menentukan apa yang menjadi keunikan dan kekuatanmu. Kamu jadi tahu apa yang pasar butuhkan dengan begitu strategimu bakal tepat sasaran. Kalau konsumen puas, mereka pasti akan melakukan pembelian ulang.

  1. Strategi penjualan efisien

Kampanye pemasaran biasa mungkin tidak efektif mengangkat kekuatan jualanmu, tapi dengan memaksimalkan Unique Selling Point strategi penjualan kamu langsung fokus pada manfaat khusus dan keunggulannya, sehingga lebih efisien.

  1. Memudahkan pelanggan

Ketika belanja offline, dan sedang berburu sepatu merek tertentu, kamu pasti bakal mengelilingi pusat perbelanjaan sampai menemukan sepatu incaranmu. Ini tentu melelahkan. Begitu juga berbelanja online, konsumen tentu ingin menemukan produk incarannya dengan mudah. USP memudahkan pelanggan untuk menemukan produk dan toko online-mu.

  1. Memperluas pasar

Pelanggan yang mudah menemukan toko online kamu dan puas berbelanja di tempatmu biasanya akan mereferensikan toko online kamu ke teman atau kerabatnya. Semakin banyak referensi tentu semakin luas jangkauan pasarmu.

  1. Mengendalikan harga

Unique Selling Point yang tepat membuat bisnis kamu menonjol ketimbang merek-merek lain. Dengan begitu, kamu bisa menarik lebih banyak pelanggan dan permintaan akan produkmu meningkat. Alhasil, kamu bisa menetapkan hargamu sendiri.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Cara Menentukan Unique Selling Point

  1. Tempatkan diri sebagai konsumen

Tujuannya supaya kamu tahu kebutuhan dan harapan konsumen sebenarnya. Kamu bisa menyebar survei atau meminta konsumen meninggalkan penilaian dan review atas produk atau jasa yang kamu tawarkan.

  1. Bandingkan dengan kompetitor

Membandingkan produk atau jasa jualanmu dengan milik kompetitor akan membantumu mengetahui kelebihan dan kekurangan baik milikmu maupun milik kompetitor. Nantinya, kamu jadi bisa menonjolkan apa yang menjadi kelebihanmu dan tidak dimiliki kompetitor.

  1. Pahami motivasi konsumen

Konsumen pasti punya alasan membeli produk tertentu, termasuk membelinya di toko online kamu. Cari tahu apa yang menjadi alasan konsumen membeli produk tersebut, kenali lewat karakteristik usia, jenis kelamin, status pekerjaan, dan lainnya.

Bisnis online yang semakin meriah membuat konsumen bebas menentukan pilihannya. Situasi ini menuntut kamu, sebagai pebisnis online mesti jeli memahami kebutuhan konsumen, dan menjalankan strategi agar toko online kamu bersinar di tengah persaingan serta mampu merebut hati konsumen. Unique Selling Point (USP) menjadi salah satu jalan untukmu memenangkan persaingan.

Baca juga artikel terkait lainnya :

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP