fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Urutan Marketplace di Indonesia berdasarkan Jumlah Pengunjungnya

Marketplace di indonesia

Kegiatan belanja online masyarakat Indonesia mencapai 158,6 juta, meningkat 14,9% dari tahun sebelumnya. Hal itu berdasarkan dari laporan Data Reportal pada 2022. Adapun pembelajaan yang paling banyak, yakni kategori elektronik, fashion, dan furnitur. Data tersebut menggambarkan perubahan gaya belanja, dari offline menjadi online. Kondisi pandemi membuat banyak perubahan pada kebiasaan belanja masyarakat. Apalagi, marketplace di Indonesia yang menawarkan berbagai penawaran diskon banyak bermunculan.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Bagi kamu yang ingin berjualan online dengan memanfaatkan beberapa maupun semua marketplace, data di atas menjadi peluang sekaligus tantangan. Apalagi, kebiasaan belanja masyarakat Indonesia berubah semenjak pandemi, menjadi secara online.

Urutan Marketplace Paling Banyak Pengunjungnya

Berdasarkan laporan dari I Price dari periode kuartal 1-IV tahun 2021, marketplace di Indonesia yang paling banyak pengunjungnya adalah Tokopedia. Posisi berikutnya berdasarkan jumlah pengunjung, yakni Shopee, Bukalapak, Lazada, Blibli, Orami, Bhinneka, Ralali, JD.ID, Zalora, dan Sociolla. Kamu bisa jadi akan berpikir untuk membuka toko di Tokopedia, mengingat salah satu marketplace di Indonesia itu rata-rata jumlah pengunjungnya paling banyak, mencapai 149,6 juta per bulan.

marketplace di indonesia

Kendati demikian, apabila ingin membuka toko pada marketplace di Indonesia, tentu kamu perlu mengetahui perbedaan beserta karakteristik masing-masing. Berikut ini karakteristik marketplace di Indonesia berdasarkan lima teratas yang paling banyak pengunjungnya:

  1. Tokopedia

E-commerce asal Indonesia yang berdiri sejak 2009 ini merupakan salah satu marketplace yang mempunyai perkembangan tercepat di antara yang lain. Apalagi Tokopedia telah merger dengan Gojek, menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Konsumen dari marketplace lain bisa jadi turut menaruh minat pada Tokopedia. Hal itu berdasarkan posisi Tokopedia pada peta persaingan marketplace dalam segi jumlah pengunjung.

Selain karena merger, strategi marketing dengan membawa artis-artis Korea Selatan seperti BTS dan Blackpink mempengaruhi peningkatan jumlah pengunjung. Terlebih, Tokopedia mengeluarkan berbagai program yang menguntungkan penjual dan pembeli.

Bagi kamu yang ingin berjualan online, marketplace ini bisa menjadi salah satu rekomendasi bagi kamu untuk mencoba membuka toko online di sana. Sebab, selain dari segi tampilan yang nyaman, persyaratan untuk membuka toko online di marketplace itu terbilang mudah. Hanya verifikasi KTP, e-mail dan nomor telepon. Begitu juga untuk memasukkan dan menambah produk di toko online terbilang mudah.

Kamu juga bisa beroleh kemudahan lain apabila status merchant atau toko kamu naik, dari regular ke pro, merchant pro, hingga official. Terlepas akan hal itu, kamu sudah bisa memberikan bebas ongkir sejak status regular merchant.

Bagi kamu yang ingin membuka toko di sana, perlengkapan rumah tangga, busana, olahraga, masker, kaos dan sepatu sneakers bisa menjadi rekomendasi. Sebab, berdasarkan data dari Tokopedia, produk-produk tersebut merupakan paling laris terjual pada tahun 2021.

  1. Shopee

Urutan kedua dari marketplace di Indonesia paling banyak pengunjungnya adalah Shopee. Perusahaan e-commerce asal Singapura ini sempat menjadi pemimpin pasar marketplace di Indonesia selama dua tahun berturut-turut, yakni 2019 hingga 2020. Namun, pada 2021, rata-rata jumlah pengunjung Shopee mencapai 131,89 juta per bulan, selisih sekitar 18 juta daripada Tokopedia.

Meski begitu, marketplace berwarna oranye ini masih menjadi pilihan bagi mereka yang berbelanja online maupun yang ingin membuka toko online seperti kamu. Untuk membuka toko online di Shopee juga terbilang mudah, hampir sama dengan Tokopedia. Persyaratannya, cukup dengan verifikasi KTP, nomor telepon, dan e-mail, kamu sudah mempunyai toko online di sana.

Untuk memasang atau menambah produk di Shopee berbeda ketimbang marketplace di Indonesia lainnya. Sebab, peninjauan produk oleh Shopee berlaku ketat. Namun, kalau kamu sudah bisa melewati peninjauan produk untuk berjualan, semuanya akan berjalan dengan lancar. Selain itu, kamu merasa tidak sia-sia menjadi penjual di Shopee. Sebab, marketplace ini menawarkan berbagai keuntungan bagi para UMKM dan pebisnis seperti kamu.

Dari sekian banyak keuntungan, yang paling banyak dirasakan adalah program gratis ongkir yang menjadi primadona di Shopee. Bahkan, sampai saat ini belum ada marketplace di Indonesia yang menyaingi program gratis ongkirnya. Kendarti banyak keuntungan untuk penjual, tapi kompetisi di Shopee sangat ketat, terutama bagi yang baru membuka toko online. Sebab, kamu harus bersaing dengan berbagai pebisnis online yang telah lama bergabung dengan Shopee.

Contohnya, jika kamu menjual produk yang sama dengan penjual lebih lama dari kamu. Produk kamu akan tampil di halaman pencarian yang sangat jauh ketimbang penjual lama. Selain itu, biaya admin untuk penjualan di Shopee paling mahal daripada marketplace lain. Akan tetapi, hal itu bisa diatasi dengan iklan, juga menaikkan ulasan dan menaikkan harga produk untuk menyesuaikan dengan biaya admin yang mahal.

  1. Bukalapak

Urutan ketiga marketplace di Indonesia masih diduduki oleh Bukalapak. Perusahaan marketplace dalam negeri ini berfokus pada penjualan produk UMKM di Indonesia semenjak 2010. Meski tidak sepopuler Tokopedia dan Shopee, Bukalapak masih diperhitungkan sebagai marketplace di Indonesia. Apalagi, Bukalapak telah menjadi Decacorn dan telah melakukan Initial Public Offering (IPO), salah satu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Meski telah terdaftar di BEI, pengunjung Bukalapak belum bisa melesat seperti Tokopedia yang mencapai ratusan juta pengunjung per bulan. Rata-rata jumlah pengunjung Bukalapak mencapai 29,88 juta per bulan. Meski demikian, peluang untuk berjualan di Bukalapak masih bagus. Apalagi, dengan kemudahan mendaftar menjadi penjual yang hanya dengan verifikasi KTP, e-mail dan nomor telepon. Selain itu, dalam peninjauan produk untuk dijual dan berbagai fitur untuk toko online juga terbilang mudah.

Bukalapak juga menawarkan berbagai keuntungan bagi kamu yang ingin berjualan di sana. Beberapa di antaranya, kerja sama dengan penyedia jasa ekspedisi yang lengkap, hingga terdapat bebas daerah pilihan fitur gratis ongkir. Alhasil, kamu bisa memilih daerah mana saja yang ingin kamu berikan gratis ongkirnya. Apabila mendaftar program Super Seller, kamu bisa beroleh manfaat program yang tersedia bagi para penjual online, seperti flash deal, campaign untuk hari tertentu (misalnya, 10.10, 11.11). Selain itu, biaya admin penjualan di Bukalapak lebih murah ketimbang marketplace lain.

  1. Lazada

Posisi selanjutnya marketplace di Indonesia berdasarkan urutan paling banyak pengunjungnya adalah Lazada. Marketplace besutan perusahaan Alibaba Group itu, rata-rata jumlah pengunjungnya mencapai 28,58 juta per bulan.

marketplace di indonesia

Bagi kamu yang ingin berjualan di Lazada, persyaratannya juga terbilang mudah. Kamu perlu verifikasi KTP dan buku tabungan. Untuk menjadi catatan, nama di buku tabungan dan KTP mesti sama. Perihal biaya admin di Lazada, juga masih wajar, dengan 1,8% dari penjualan. Lantaran demikian, kamu tidak perlu khawatir bakal rugi menjual di Lazada. Selain itu, Lazada mempunyai program Seller Rewards untuk mengapresiasi penjual online seperti kamu. Adapun bentuk dari Seller Rewards adalah jangkauan produk kamu akan lebih terlihat oleh konsumen. Selain itu, penjual dengan peringkat tertinggi juga akan mendapatkan berbagai keuntungan layanan pengiriman, subsidi harga, partisipasi dalam kampanye promosi, hingga peningkatan status penjual menjadi seller premium atau seller prioritas Indonesia.

  1. Blibli

Posisi kelima di urutan marketplace di Indonesia dalam paling banyak pengunjungnya, yakni anak perusahaan milik Djarum, Blibli.com. Perolehan rata-rata jumlah pengunjungnya sebanyak 17,51 juta orang per bulan.

Bagi kamu yang ingin berjualan di Blibli, marketplace ini juga menawarkan kemudahan. Cukup mendaftar dengan verifikasi KTP, alamat e-mail yang masih aktif, nomor ponsel, kamu sudah mempunyai toko online di Blibli. Kemudahan lainnya, yaitu bisa cepat dalam mendaftarkan produk.  Sebab, Blibli mempunyai fitur katalog produk yang sudah terdaftar. Bahkan, produk yang direkomendasikan untuk dijual. Sehingga, kamu tidak perlu melakukan foto produk terlebih dahulu untuk memasukkan produk di toko online Blibli kamu.

Keuntungan lain, kamu akan mendapatkan saldo iklan Rp5,4 juta rupiah jika kamu berhasil mengikuti syarat-syarat yang diberikan. Syarai-sayarat tersebut, seperti mengunggah lebih dari 5 produk, mengaktifkan fitur pengiriman, hingga menyelesaikan 500 pengiriman selama 180 hari sejak toko kamu aktif.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Itulah lima marketplace yang paling banyak pengunjungnya, yang bisa menjadi rekomendasi bagi kamu berjualan di sana.

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP