fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Cara Mengatur Biaya Operasional Pada Bisnis D2C 

Biaya operasional

Jika berbicara tentang bisnis, maka kita perlu juga membahas tentang biaya operasional. Apa sih biaya operasional? Singkatnya ini adalah uang! Ya, uang adalah suatu hal yang diputar dalam bisnis. Maka tidak mengherankan jika nama uang dalam bisnis bisa berubah-ubah.

Saat uang digunakan untuk memulai usaha, disebut modal. Jika digunakan untuk membayar bahan produksi, disebutnya biaya produksi. Saat memperoleh uang dari penjualan, ia menjadi pendapatan. Dan ketika uang itu adalah keuntungan dari penjualan, maka sebutannya menjadi laba. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Demikian beragam nama uang dalam bisnis, maka membutuhkan cara kelola uang usaha yang tepat. Karena kalau sampai tidak tepat, bisnis akan merugi. 

Kali ini yang akan dibicarakan, uang sebagai alat untuk membayar beragam kebutuhan bisnis, alias biaya operasional. Khususnya, biaya operasional sehubungan dengan model bisnis D2C atau direct to consumer.  

Apakah D2C Hanya Fokus pada Konsumen?

Benar bahwa bisnis terutama bisnis online yang ingin memulai branding, menggunakan jenis model D2C perlu fokus pada konsumen. Namun apakah dengan direct to consumer lainnya diabaikan? 

Tentu saja tidak benar sama sekali. Bisnis dengan metode apapun membutuhkan banyak aspek. Salah satu yang penting adalah aspek keuangan, yaitu cara kelola uang usaha dengan baik. Tujuannya sudah pasti keuntungan bisnis.

Seluruh aspek dalam bisnis tersebut memerlukan pengaturan yang baik, yang bisa disebut sebagai manajemen bisnis.

Manajemen Bisnis D2C

Manajemen bisnis terdiri dari banyak aspek, sebut saja ada: manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen penjualan, manajemen sumber daya manusia, manajemen rantai pasok dan masih banyak lainnya. Intinya bahwa manajemen bisnis terdiri dari banyak aspek yang semuanya harus terkelola dengan baik. 

Demikian juga dalam direct to consumer atau D2C, terdiri dari banyak manajemen bisnis. Namun semuanya terfokus, harus pada konsumen. Sebab dari konsumen lah inspirasi bisnis akan lahir. 

Salah satu manajemen yang penting untuk didahulukan adalah manajemen bisnis yang berhubungan dengan keuangan, alias manajemen keuangan bisnis. Alasannya karena keuangan atau uang adalah darah dalam bisnis. Manajemen keuangan yang buruk, bisa menyebabkan darah bisnis mengalami kemacetan. Jika sudah demikian bisa berbahaya pada bisnis yang sedang kamu lakukan.

Apakah hanya karena uang merupakan darah dalam bisnis? Tentu saja ada alasan lain untuk mengatur keuangan. 

Mengapa Mengatur Keuangan?

Mengatur keuangan bisnis alias manajemen keuangan bisnis, penting untuk dilakukan oleh karena beberapa hal berikut ini;

  • Karena Uang adalah Darah dalam Bisnis

Seperti telah disebutkan, bahwa uang adalah darah bisnis, yang harus senantiasa mengalir lancar. Kemacetannya adalah masalah besar dalam bisnis, termasuk bisnis online

  • Karena Uang Sumber Pertumbuhan

Cara kelola uang usaha yang benar dan tepat, adalah sumber pertumbuhan bisnis. Karena bisnis bertumbuh karena ada investasi. Nah, investasi ini bisa dilakukan dari kelebihan uang yang didapat perusahaan. Untuk memperolehnya tentu membutuhkan pengaturan keuangan yang ketat.

  • Karena Uang Menjadi Sumber Kepercayaan

Bisnis adalah tentang uang, dan siapa yang paling bisa mengatur uang ia akan dipercaya. Faktanya Bank akan memberikan pinjaman modal kepada pebisnis yang memiliki laporan keuangan transparan. 

Konsumen pun cenderung menjadi pelanggan bisnis yang keuangannya dalam kondisi bagus. Tentu saja berlaku untuk bisnis yang sudah transparan di media mengenai laporan keuangannya.  

  • Karena Uang Membuat Bisnis Berjalan dengan Tenang

Dengan melihat aliran keuangan yang lancar, segala biaya terbayar, pendapatan lancar, dan laba aman, maka itu akan menjadi sumber ketenangan bagi pebisnis. Cara melihatnya adalah dari pelaksanaan manajemen keuangan. 

Biaya operasional

Manajemen Keuangan Pada Bisnis D2C

Manajemen keuangan alias cara kelola uang usaha, pada bisnis dengan D2C juga tak jauh beda dengan model bisnis lainnya. Di dalamnya harus ada perencanaan penggunaan uang, bagaimana pelaksanaannya dan evaluasi keuangan. Inti manajemen keuangan adalah pengaturan sumber daya keuangan untuk membiayai bisnis, sehingga mampu mencapai laba maksimal.

Salah satu bagian dari manajemen keuangan bisnis adalah manajemen biaya operasional. Biaya operasional adalah biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bisnis, termasuk di dalamnya yaitu: biaya produksi barang atau jasa, biaya pengiriman barang, dan biaya lain-lain yang dikeluarkan harian sehubungan operasional bisnis. 

Dapat dikatakan biaya operasional adalah yang membuat bisnis terus hidup. 

Manajemen Biaya Operasional Bisnis D2C

Cara kelola uang usaha sehubungan dengan biaya, atau manajemen biaya operasional, pada bisnis online dengan model D2C, setidaknya meliputi: biaya produksi, pengiriman, pemasaran dan perawatan pelanggan (customer support). Dalam model direct to consumer, tidak perlu lagi ada biaya jasa perantara. Karena bagian ini sudah dihilangkan. Tentu saja biaya operasional menjadi lebih ringan.  

Manajemen keuangan bisnis pada bisnis online dengan D2C, masih tetap harus memikirkan biaya pengiriman atau logistik. Karena apabila bisnis online melakukan pengiriman sendiri, justru akan terbebani biaya yang besar. Mungkin jika jangkauan bisnis online hanya dalam kota, masih mungkin untuk dilakukan sendiri. Akan tetapi jika sampai luar kota, tentu akan memerlukan biaya dan tenaga yang lebih besar. 

Oleh karena itu mengenai logistik harus menjadi prioritas manajemen keuangan bisnis untuk bisnis online dengan direct to consumer. Caranya adalah dengan melakukan optimasi biaya logistik. Maksudnya adalah sebisa mungkin menekan biaya logistik, dengan tetap memperhatikan kepuasan konsumen. 

Berikut adalah beberapa cara untuk menekan biaya logistik atau pengangkutan.  

  • Berat Paket

pertimbangkan untuk membuat paket kiriman seringan mungkin. Paket yang terlalu berat akan membuat biaya pengiriman mahal. Apalagi jika kamu ingin memberikan promo gratis ongkir untuk bisnis online-mu. Meski berupaya membuat paket menjadi seringan mungkin, tetap ingat untuk mengemasnya dengan cantik, dan memastikan selamat sampai di tangan konsumen. 

  • Jarak Pengiriman

sebisa mungkin jaring konsumen yang ada dekat dengan bisnismu. Sehingga akan membuat biaya pengiriman menjadi lebih murah. Tentu menjadi tugas pemasaran untuk lebih aktif memasarkan barang kepada konsumen yang ada dekat dengan bisnis online-mu. 

  • Identifikasi Kebutuhan Penyimpanan

Ketahui benar apakah barangmu akan butuh penyimpanan atau tidak. Sebab penyimpanan juga akan membutuhkan biaya tambahan. Maka memutuskan untuk membuat gudang penyimpanan dekat konsumen bisa menjadi pilihan. Namun ingat sekali lagi, apakah penambahan gudang akan meningkatkan pendapatan?

Tantangan dan Solusi Manajemen Biaya Operasional Bisnis D2C 

Beberapa tantangan dalam manajemen bisnis operasional bisnis online dengan direct to consumer diantaranya.

  • Konsumen yang Datang dari Mana saja

Di era bisnis online saat ini, kamu tidak bisa memutuskan dengan mudah konsumenmu akan datang darimana. Meski tips untuk menekan biaya logistik telah dilaksanakan, resiko mendapatkan konsumen yang sangat jauh akan selalu ada. 

Jika sudah demikian berbicaralah jujur pada konsumen mengenai keberadaan bisnismu dan keterbatasannya sehubungan dengan logistik. Jujurlah mengenai harga lebih yang perlu dibayar konsumen. Secara umum jika mereka memang percaya dengan bisnismu, mereka tidak akan keberatan. Oleh sebab itu penting untuk membangun brand yang bisa menimbulkan kepercayaan.  

  • Konsumen Memiliki Banyak Pilihan

Mungkin kamu sudah memilihkan logistik terbaik dan termurah, sehingga konsumenmu tidak terbebani. Namun mereka juga dihadapkan pada banyak pilihan pengiriman. 

Solusinya berikan banyak alternatif pilihan dalam bisnismu. Biarkan pelanggan memilihnya sesuai dengan keinginan mereka. Penyedia web jualan online juga menyediakan aneka pilihan pengiriman, seperti LummoSHOP. Sehingga logistik bukan lagi tanggung jawabmu. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Tentunya masih banyak permasalahan yang mungkin timbul dalam manajemen biaya operasional bisnismu. Kamu dapat mencari solusinya, dengan tetap memegang prinsip direct to consumer, bahwa konsumen adalah sumber inspirasi dan solusi. Kamu juga bisa mencari solusinya melalui blog LummoSHOP.

Intinya setiap masalah ada solusinya. Setiap biaya yang dikeluarkan pasti ada pendapatannya. Fokus pada konsumen, dan fokus pula pada manajemen keuangan bisnis.

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP