fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

4 Tips Tingkatkan Penjualan Lewat Status WhatsApp

LummoSHOP_produk-furniture

Ketika sudah tertarik maka timbul keinginan untuk membeli atau yang disebut desire to buy. Nah yang terakhir adalah tahap action. Tahapan paling penting dimana ini biasanya terjadi pada saat calon pembeli melakukan chat dengan penjual atau customer service untuk mengetahui lebih dalam tentang produk. Orang-orang yang ada di balik chat ini harus pandai memainkan kata-kata dalam menanggapi calon pembeli agar terjadi closing atau transaksi, bukan hanya sekadar tanya-jawab memberikan informasi.

Saat ini WhatsApp sudah sangat berkembang. Tidak lagi hanya sebagai aplikasi chat biasa, namun ada potensi lebih dari salah satu fiturnya yang dapat membantu kamu dalam memasarkan produk secara online. WhatsApp tidak lagi sekadar menjadi menjadi tempat tanya jawab antara penjual dan pembeli atau melakukan konfirmasi transaksi namun memiliki potensi sebagai kanal promosi yang menjanjikan.

Fitur promosi online yang dimaksud adalah WhatsApp status. Fitur ini dapat menjadi salah satu kanal promosi yang memangkas biaya promosi online produk, toko, atau brand kamu loh. Hal ini dikarenakan saat ini biaya promosi online semakin tinggi serta algoritma dari media sosial yang semakin rumit untuk dipahami dan ditaklukan. 

Nah, dalam artikel kali ini kamu dapat menemukan cara-cara efektif yang wajib kamu pahami dan lakukan untuk lebih sukses memanfaatkan fitur WhatsApp status sebagai kanal promosi kamu. Simak poin-poin berikut ya:

 

1. Pastikan Kamu Gunakan Nomor Khusus

Salah satu kesalahan orang-orang yang berjualan adalah tidak memiliki nomor khusus yang digunakan untuk berjualan. Ada baiknya kamu menggunakan nomor khusus sehingga kontak yang ada di WhatsApp kamu tidak tercampur dengan nomor kontak lainnya yang sifatnya lebih pada hubungan personal, bukan terkait bisnis.

Dengan memiliki nomor khusus yang ditujukan untuk bisnis, maka akun WhatsApp yang kamu punya juga dapat difokuskan untuk memaksimalkan fungsi bisnisnya dengan menggunakan WhatsApp Business. Salah satu opsi layanan yang disediakan WhatsApp ini memiliki fitur-fitur lebih lengkap untuk menunjang bisnis kamu. Dengan WhatsApp Business kamu bisa gunakan fitur seperti meletakkan alamat toko, jam operasional chat, serta membuat pesan otomatis ketika ada yang menghubungi atau menanyakan sesuatu melalui WhatsApp tersebut.

 

2. Buat Konten Menarik 

Prinsipnya sama dengan akun media sosial seperti Instagram, TikTok, dan lainnya. Agar produk yang kamu jual memiliki nilai lebih di mata pelanggan dan pelanggan mau untuk menyimpan nomor kontak WhatsApp kamu di HP mereka, maka usahakan jangan melakukan promosi secara terus menerus. Jika kamu post konten promosi terus menerus maka pelanggan kamu akan jengah dan hapus kontak kamu dari HP mereka. Promosi jadi tidak bisa dilakukan.

Kamu bisa post konten-konten yang lebih bersifat edukasi atau hiburan yang masih terkait dengan bidang usaha kamu agar orang yang menyimpan nomor kamu melihat nilai manfaatnya. Selingi dengan konten promosi agar mereka tertarik untuk membeli produkmu.

Yang paling penting harus diperhatikan juga adalah buat konten kamu sevariatif mungkin seperti menggunakan foto atau video. Pastikan juga foto dan video yang kamu upload memiliki kualitas gambar yang baik dan sesuai dimensinya dengan WhatsApp status.

 

3. Buat Call to Action dan Kalimat Promosi yang Menarik

Seringkali promosi yang dilakukan di WhatsApp status hanya menggunakan gambar atau foto produk saja tanpa mengkomunikasikan call to action dan kalimat promosi yang menarik. Susun kalimat sedemikian rupa dan buat kalimat tersebut relevan dengan target pasar kamu.

Selain itu, kamu juga bisa membuat seri konten yang menarik berupa storytelling mengenai bisnis atau produk yang kamu buat sehingga audiens menjadi lebih tahu mengenai cerita di balik bisnis kamu. Bisa juga kamu buat studi kasus dan bagaimana produk kamu hadir sebagai solusi atas kasus tersebut.

 

4. Teknik Closing Penting Diterapkan!

Banyak penjual biasanya hanya membuat promo, promo, dan promo tanpa menerapkan teknik closing yang dapat meningkatkan penjualan dari promosi yang mereka lakukan. Prinsip yang bisa kamu lakukan sama seperti yang bisa dilakukan di media sosial.

Dalam dunia marketing ada suatu teknik yang dinamakan AIDA yakni Awareness, Desire, Interes, dan Action. Kamu bisa terapkan itu dari komunikasi konten kamu dengan perlahan membangun awareness melalui update berkala dan teaser yang membuat orang penasaran akan produk kamu. Bangun interest dengan cerita dan tampilkan proses di balik layar agar mereka semakin tertarik dengan produk kamu.

 

Dapatkan Konten Terbaru

Kami akan infokan kamu saat ada konten baru melalui WhatsApp.